All posts by rere

Megahnya Karnaval Wayang di Tugu Yogyakarta

Saya lupa-lupa ingat kapan persisnya pertama kali nonton wayang. Tapi, saya samar-samar ingat momennya. Waktu itu siaran televisi hanya TVRI, dan wayang dijadikan hiburan pada malam hari, beberapa saat setelah acara Dunia dalam Berita berakhir.

Tarian dengan tokoh wayang Rama – Shinta

Continue reading Megahnya Karnaval Wayang di Tugu Yogyakarta

Embun dan Agama: Mengenalkan Beda, Meluaskan Cinta

Sebelum Embun lahir, tanggung jawab agar bisa menemani dia jadi besar sudah saya sadari, sesadar-sadarnya. Saya tau, manusia yang akan numpang lahir dari badan saya ini nantinya akan jadi bagian masyarakat dunia. Saya, mendapatkan tugas istimewa, berjalan bersama untuk kemudian melepaskan dia terbang sendirian.

Continue reading Embun dan Agama: Mengenalkan Beda, Meluaskan Cinta

Pengalaman Klaim Kacamata dengan BPJS

Saya mendaftar keanggotaan BPJS pada 2014, beberapa bulan setelah diluncurkan pemerintah. Kenapa ikutan BPJS? Karena dulu itu ada rumor yang bilang kalau BPJS akan jadi wajib. Momennya pas pula dengan kondisi saya yang pekerja lepas, tanpa kantor, tanpa asuransi.

Meski sudah jadi anggota, sebisa mungkin saya ga pakai BPJS sih. Siapa pula yang mau sakit kan ya. Nah, setelah 4 tahun lebih jadi anggota, kali ini saya memutuskan untuk coba klaim kacamata. Berhasil atau nggak yaa?

Continue reading Pengalaman Klaim Kacamata dengan BPJS

Wewey Wita, Silat, dan Cintanya untuk Indonesia



Segala hal tentang hidupku serupa paradoks.
Aku seorang perempuan. Aku berdarah Tionghoa dan papaku warga negara Singapura. Aku bertarung untuk Indonesia.

Ada sebuah streotipe di negara ini bahwa orang-orang Tionghoa pasti mapan dan berada. Tentu saja itu omong kosong. Percayalah, jika situasi ekonomi setiap keluarga ibarat garis start bagi anak-anak yang terlahir darinya, aku mulai jauh, jauh, dari belakang.

Continue reading Wewey Wita, Silat, dan Cintanya untuk Indonesia

Fajar – Rian, dan Niat Baik yang Dikabulkan

Perhelatan Asian Games 2018 kemarin menyisakan banyak sekali cerita, kenangan menyenangkan, dan rasa gemas yang tak ada ujungnya. Gemas yang paling saya ingat ada di pertandingan bulu tangkis, saat Jonathan Christie (Jojo) plus dua sesi persembahan lepas kausnya, juga saat pertandingan ganda putra, all Indonesian, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melawan Kevin Sanjaya Sukamulja/Marcus Fernaldi Gideon di partai final.

Fajri (Fajar-Rian) dalam laga final Asian Games. Foto dari TopSkor.

Continue reading Fajar – Rian, dan Niat Baik yang Dikabulkan