All posts by rere

Lihat Aku

love

Aku mesti bilang apa?
Bilang ‘aku suka kamu’, keras-keras,
di puncak menara, biar semua tau?

Lalu, setelahnya bagaimana?
Apa kamu akan datang padaku
Atau malahan pergi jauh. malu.

Aku mesti gimana
Bikin tato bertuliskan nama kamu di punggungku?
Lalu seperti tato itu, kamu akan setia di dekatku.
Apa iya?

Aku maunya kamu ada.
Tapi kalau kamu ga mau.
Aku harus bagaimana?

——

#30HariMenulisSuratCinta
#2

Mencari Kamu

loveSeharian ini aku sibuk.
Mencari kamu di mana-mana.

Sudah bongkar lemari, rak buku, meja belajar, dapur, kamar mandi.
Tapi kamu tak ada.

Lalu aku terduduk sendiri. Letih.
Mengingat-ingat, di mana dulu kamu berjanji akan selalu hadir.

Malam dingin, angin menghentak-hentak pintu.
Aku masih disini, tak berubah posisi.
Berharap bisa menenangkan pikiran, lalu bisa menemukanmu perlahan.
Yang ada hanya kusut, ingatan tentangmu bercampur.

Duduk sendiri, mencoba mengayak butiran kenangan.
Berharap ada kamu di sisa-sisa serpihan.

Sudah malam.
Aku belum selesai mencari
Tapi aku sudah letih.

Besok, aku akan mengulangi hal yang sama seperti hari ini.
Aku berjanji akan berusaha lebih keras.
Kumohon jangan pergi,
aku belum menyerah.

——

#30HariMenulisSuratCinta
#1

Rindu Kamu


Aku sedang bingung.
Aku rindu kamu, selalu.
Padahal tiap hari bertemu.
Tapi rindu tak pergi lalu.

Ingin peluk kamu.
Lekat, ketat, hingga dadaku sesak.
Biar tubuh kita mulai rambut, perut, kelamin, dan jari-jari bersentuhan erat.

Memandangi wajahmu.
Menciumi matamu, belakang telinga, dan lehermu.
Merasakan dengusan nafasmu di telingaku.
Aku rindu.

Tadi, menikmati sore, dipeluk angin. Dingin.
Tahukah kau, hanya padamu, aku selalu. Ingin.


/salam rindu

Pekan Kondom Nasional, Untuk Siapa?

KONDOM DAN REMAJA adosex

Siapa yang perlu tau tentang kondom atau pekan kondom nasional? Saya, Anda, atau semua orang?

Sampai saat ini, pendapat masyarakat tentang kondom masih terbelah. Ada yang mendukung sosialisasinya, ada yang menolak sama sekali.

Ada pula orang/badan/lembaga yang begitu peduli hingga menghelat pekan kondom nasional tiap tahun. Tahun ini adalah pekan kondom nasional ke-6. Pekan Kondom Nasional 2012.

Kondom diartikan dengan seks bebas pada satu sisi, dan diartikan sebagai pengaman seks beresiko pada sisi lain. Saya menempatkan diri pada golongan orang yang mendukung penggunaan, sosialisasi, dan penyebaran informasi tentang kondom, seluas-luasnya. Tidak terbatas pada pengguna obat-obatan terlarang, penjaja seks, dan pelaku seks bebas.

gender_625x884px
Foto diambil dari http://www.unaids.org/

Tahun lalu saya menerima kabar dari seorang teman. Tiga anak perempuan usia sekolah menengah pertama ketahuan hamil, oleh pacarnya. Ketiga bocah perempuan itu terpaksa berhenti sekolah. Miris.

Konsentrasi saya bukan pada kehamilannya saja, tetapi pada kemungkinan yang bisa saja terjadi pada perilaku seks yang demikian. Masing-masing dari mereka mungkin tidak menyadari, banyak hal yang bisa terjadi selain hamil dan putus sekolah. Mereka bisa saja tertular penyakit kelamin atau terinveksi HIV/AIDS.

Tiga bocah perempuan itu, dua diantaranya tinggal di lingkungan yang berdekatan. Tidak! mereka tidak tinggal di gang kumuh dan jorok. Tetapi mereka tinggal dan besar di lingkungan penuh rumah tembok, bersih, dan ada satu rumah ibadah besar didekatnya.

Perilaku seks beresiko bisa dilakukan siapa saja, kapan saja. Lingkungan dan orangtua kadang hanya bisa melihat setelah hal itu terjadi. Tanda-tanda awalnya tak terlihat. Hening, lalu BOOM!

Tanggung jawab siapa?

——

HIV AIDS DI INDONESIA

Penularan virus HIV di Indonesia itu tinggi. Data dari UNAIDS menunjukkan jumlah orang yang terinfeksi HIV di Indonesia meningkat hingga lebih 25 persennya dalam kurun waktu 2001-2011.

Data dari UNAIDS.
Data dari UNAIDS.

Masih berdasarkan UNAIDS Report on The Global Aids Epidemic 2012, tercatat ada 380 ribu orang yang terinfeksi di Indonesia. Angka itu menempatkan Indonesia di nomor tiga terbanyak di ASIA setelah China dan Thailand, dan nomor 13 terbanyak dunia.www.unaids.org en media unaids contentassets documents epidemiology 2012 gr2012 JC2434_WorldAIDSday_results_en.pdf

Dalam Laporan Kementerian Kesehatan Triwulan III Tahun 2012 di sini disebutkan, sejak pertama kali ditemukan (1987) sampai dengan September 2012, kasus HIV-AIDS tersebar di 341  (71%) dari 497 kabupaten/kota di seluruh (33) provinsi di Indonesia.

Pada 1987, kasus ini ditemukan pertama kali di Bali, dan kasus terakhir yang dilaporkan pada 2011 berasal dari Provinsi Sulawesi Barat. Kasus HIV terbanyak di Indonesia ada di DKI Jakarta, kemudian disusul Jawa Timur, Papua, Jawa Barat, dan Sumatera Utara.

——

TENTANG HIV / AIDS

Definisi

HIV (human immunodeficiency virus) merupakan retrovirus yang menjangkiti sel-sel sistem kekebalan tubuh manusia dan menghancurkan atau mengganggu fungsinya. Infeksi virus ini mengakibatkan terjadinya penurunan sistem kekebalan yang terus-menerus, yang akan mengakibatkan defisiensi kekebalan tubuh.

Sedangkan AIDS (acquired immunodeficiency syndrome)  menggambarkan berbagai gejala dan infeksi yang terkait dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Tingkat HIV dalam tubuh dan timbulnya berbagai infeksi tertentu merupakan indikator bahwa infeksi HIV telah berkembang menjadi AIDS.

Dengan gaya hidup sehat, jarak waktu antara infeksi HIV dan menjadi sakit karena AIDS dapat berkisar antara 10-15 tahun, kadang-kadang bahkan lebih lama. Terapi antiretroviral dapat memperlambat perkembangan AIDS dengan menurunkan jumlah virus (viral load) dalam tubuh yang terinfeksi.

Bagaimana penularannya?

HIV ditularkan melalui seks penetratif (anal atau vaginal) dan oral seks; transfusi darah; pemakaian jarum suntik terkontaminasi secara bergantian dalam lingkungan perawatan kesehatan, dan melalui suntikan narkoba; dan melalui ibu ke anak, selama masa kehamilan, persalinan, dan menyusui. Jelasnya tentang metode penularan HIV bisa dibaca pada laman web Komisi Penanggulan Aids di sini.

Pencegahan

setia

Catatan : Informasi ini saya kutip dari web Komisi Penanggulangan AIDS.

Penularan HIV secara seksual dapat dicegah dengan:

  • berpantang seks
  • setia pada pasangan
  • seks non-penetratif
  • penggunaan kondom pria atau kondom wanita secara konsisten dan benar

Kondom yang kualitasnya terjamin adalah satu-satunya produk yang saat ini tersedia untuk melindungi pemakai dari infeksi seksual karena HIV dan infeksi menular seksual (IMS) lainnya. Ketika digunakan secara tepat, kondom terbukti menjadi alat yang efektif untuk mencegah infeksi HIV di kalangan perempuan dan laki-laki.

Tapi, agar efektif, kondom musti digunakan dengan benar. Seperti apa cara yang benar itu, simak keterangan di bawah ini.

IMG00487-20130107-2151

  • Kondom berpelumas lebih sedikit kemungkinan untuk robek saat dikenakan atau digunakan. Pelumas berbasis minyak, seperti vaselin, hendaknya tidak digunakan karena dapat merusak kondom.
  • Hanya buka bungkusan berisi kondom saat akan digunakan, kalau tidak kondom akan mengering. Berhati-hatilah agar kondom tidak rusak atau sobek ketika anda membuka bungkusnya. Bila kondom ternyata sobek, buang kondom tersebut dan buka bungkusan yang baru.
  • Kondom dikemas tergulung dalam bentuk lingkaran gepeng. Pasanglah kondom yang tergulung itu di ujung penis. Peganglah ujung kondom di antara ibu jari dan jari telunjuk untuk menekan udara supaya keluar dari ujung kondom. Tindakan ini akan menyisakan ruang untuk tempat cairan semen setelah terjadinya ejakulasi. Tetap pegang ujung kondom dengan satu tangan. Dengan tangan yang satunya, gulunglah sepanjang penis yang berereksi ke arah rambut kemaluan. Jika pria pemakai tidak disunat, ia harus menarik kulup ke arah pangkal penis sebelum menggulung kondom.
  • Bila kondom tidak cukup berpelumas, pelumas berbasis air (seperti silikon, gliserin, atau K-Y jelly) dapat ditambahkan. Bahkan air ludah dapat berfungsi dengan baik sebagai pelumas. Pelumas yang terbuat dari minyak-minyak goreng atau lemak, minyak bayi atau minyak mineral, jeli berbasis bahan turunan minyak bumi seperti vaselin dan olesan lainnya – hendaknya jangan digunakan karena dapat merusak kondom.
  • Setelah berhubungan seks, kondom perlu segera dilepaskan secara benar.
  • Segera setelah si pria pemakai mengalami ejakulasi, ia harus menahan pada ujung dekat pangkal penis untuk memastikan agar kondom tidak terlepas.
  • Kemudian, si pria harus menarik keluar penisnya selagi masih dalam keadaan ereksi.
  • Ketika penis mengecil kembali, lepaskan kondom dan buanglah kondom pada tempat yang tepat. Jangan membuang kondom ke dalam toilet dan menyentornya dengan air.
  • Bila anda akan melakukan hubungan seks lagi, gunakan kondom baru, dan ulangi proses di atas dari awal.

Catatan : Pencegahan penularan HIV/AIDS pada pelaku narkoba suntik, dari ibu ke bayi, dan saat dalam perawatan kesehatan bisa dibaca di sini.

——

KONDOM DAN KELUARGA SAYA

gambar dari sini
gambar dari sini

Saya adalah pengguna kondom aktif. Saat ini, fungsi kondom di keluarga saya lebih sebagai alat kontrasepsi. Saya dan suami sama-sama nyaman menggunakan teknologi kondom ketimbang metode lainnya.

Kondom, selain untuk kontrasepsi, juga bisa berperan sebagai dinding penghambat agar tidak terjadi pertukaran cairan, seperti darah, air mani atau cairan vagina antar pasangan yang melakukan hubungan seks. Cairan-cairan tersebut bisa mengandung bakteri atau virus HIV.

Pertukaran cairan itu bisa terjadi tidak hanya pada orang dewasa, tetapi juga bisa terjadi pada anak-anak. Seperti cerita saya di atas tadi. Bahkan, di seluruh dunia, setengah dari semua infeksi HIV baru dialami remaja berusia 15-24 tahun

Kebayang kan betapa banyak remaja yang aktif secara seksual pada usia dini, sering/pernah berganti pasangan, dan tidak menggunakan kondom secara teratur. Selain seks bebas, masanya remaja itu masanya coba-coba, nah coba-coba narkoba juga bikin mereka rentan terkena infeksi HIV.

Mereka ga tau banyak tentang HIV/AIDS, apalagi pencegahannya. Lalu, bikin mereka tau ini tanggung jawab siapa? Tanggung jawab kita yang udah gede-gede ini kan, ya?

pengaman

Sejujurnya, saya juga bingung untuk mulai mengenalkan kondom ke remaja. Empat keponakan sudah saya anggap layak mendapatkan pengetahuan seputar kondom dan HIV/AIDS. Tapi, memulainya itu, lho.

Sampai saat ini saya masih mencari cara dan bahasa yang layak supaya keponakan saya tidak menangkap makna yang berbeda dari yang saya inginkan. Nanti, kalau sudah berhasil cerita-cerita ke mereka, pasti akan saya tulis disini.

——

PEKAN KONDOM NASIONAL 2012

foto dari sini
foto dari sini (Country Manajer DKT Indonesia, Todd Callahan ; Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi)

Sejak 2007 lalu, pekan kondom nasional diadakan di Indonesia. Kegiatan yang digagas DKT Indonesia dan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional ini diadakan supaya informasi tentang kondom dan manfaatnya tersebar luas.

Melihat pergerakan virus yang demikian cepat, sepertinya sudah saatnya kita semua berpikiran terbuka, Tidak lagi memandang kondom sebagai ajakan untuk jadi pelaku seks bebas, tapi juga melihat sisi positifnya. Pake kondom itu, selain murah juga mudah untuk mencegah penularan HIV dan infeksi menular seksual.

Oh iya, budaya Indonesia yang “malu-malu” juga bisa jadi salah satu penyebab bertambahnya infeksi HIV. Bahkan saya, yang sudah emak-emak ini masih saja dipandangi penuh selidik saat membayar kondom di kasir supermarket.

Pernah juga ada pengalaman saat saya hendak membeli kondom, tetapi barangnya tidak nampak di display apotik, dan tidak ada pilihan lain selain menyebutkan nama, merk, dan ukuran kemasan kondom yang hendak saya beli. Hasilnya, beberapa pengunjung lain yang ikut antri memelototi saya dari kaki sampai kepala. 😐

Pada Pekan Kondom Nasional 5 Desember 2012 lalu, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan angka pengidap HIV/AIDS di Indonesia dari kalangan usia 20-29 tahun cukup tinggi. Hal itu dinilai memprihatinkan. Sebab, bisa disimpulkan penderita mulai terkena infeksi sejak lima tahun sebelumnya atau pada usia 15 tahun.

“Ini berarti dia terinfeksi saat remaja. Itulah pentingnya kita menyampaikan pemahaman kepada 65 juta generasi usia 15-24 tahun. Dari 65juta orang itu hanya 35 persennya yang memahami pentingnya kondom dalam berhubungan seks. Ini makanya angka HIV meningkat,” kata Nafsiah.

Todd Callahan, Country Director DKT Indonesia dalam kesempatan yang sama menyatakan, Pekan Kondom Nasional ini akan terus dihelat bersama KPAN, tujuannya mengingatkan masyarakat untuk saling berbagi pengetahuan dan kepedulian mengenai pencegahan penularan virus HIV dan infeksi menular seksual lainnya (IMS).

“Seperti kita ketahui bersama, penggunaan kondom merupakan salah satu cara pencegahan yang paling efektif. Untuk itu berbagai kegiatan kami lakukan dalam “Pekan Kondom Nasional 2012” guna dapat menyampaikan pesan tersebut,” ujar Todd.

——

TANGGUNG JAWAB SIAPA

Melambatkan pergerakan virus HIV tanggung jawab kita semua. Pelaku seks bebas mesti bertanggung jawab, tidak menularkan penyakitnya kepada orang lain, PAKAI KONDOM!  Tidak ada alasan absen pake kondom, toh sekarang ada kondom andalan dan kondom sutra, kondom berkualitas dengan harga terjangkau yang bisa dibeli dengan mudah di pasaran.

Lalu, pelaku narkoba suntik tidak boleh menggunakan jarum yang sama berulang kali, dan petugas kesehatan mengecek kembali peralatan/media yang digunakan sebelum melakukan tindakan.

Ethiopia saja bisa menurunkan infeksi baru hingga 90 persennya, kenapa kita tidak bisa?

Untuk kita yang rendah resiko tertularnya, boleh lho bagi-bagi informasi ke sekitar. Bisa lewat tulisan, gambar, atau ngobrol-ngobrol.

Saya, seperti yang sudah saya janjikan tadi, akan memulainya pada keluarga terdekat alias keponakan. 😀

/salam sehat.

Sumber

http://www.aidsindonesia.or.id/

http://www.dktinternational.org/country-programs/ethiopia/

http://www.dktinternational.org/wp-content/uploads/2012/01/Case-Study-Indonesia.pdf

http://www.unaids.org/en/media/unaids/contentassets/documents/epidemiology/2012/gr2012/20121120_UNAIDS_Global_Report_2012_en.pdf

Haru di Versailles & Notre Dame

Saya gak cengeng, dulunya. Tapi sejak punya anak – sepertinya ngeden plus kontraksi yang datang tak putus mirip ombak itu memutus syaraf tahan tangis saya – saya jadi terlalu perasa.

Saya ingat, dulu, serumah sibuk lap air mata waktu nonton film Kuch Kuch Hota Hai, saya adalah satu-satunya penonton yang tak menitikkan air mata. Saya sepakat filmnya sedih dan bagus, tetapi menangis? Nanti dulu!

Sekarang, jangankan nonton film, liat iklan layanan masyarakat “Que Sera Sera” aja, pipi saya udah banjir, basah.

——

11-13 Desember kemarin adalah hari yang bersejarah buat saya. Pertama kalinya saya ke luar negeri, dan ke Paris! Berkeliling Paris 3 hari itu ga cukup. Banyak sekali tempat yang mesti dikunjungi. Keinginan saya untuk leyeh-leyeh minum kopi + croissant di kafe kecil pinggir jalan, melihat lalu lalang, dan menikmati waktu berjalan pelan, tak kesampaian.

Waktu berjalan cepat di Paris. Saya lengah sebentar, hari sudah gelap. List tempat yang mesti dikunjungi masi berular panjang di kertas catatan saya.

Kemudian saya pasrah, dan menikmati yang bisa dan mampu saya nikmati saja. Kepasrahan terbukti baik, saya bisa menikmati Paris dengan seluruh indra, dari kepala sampai kaki.

——

Versailles adalah impian saya. Kemarin, sekejap saya merasakan tubuh saya bertransformasi, jadi satu dari ratusan putri-putri bangsawan yang tinggal di versailles. Jalan-jalan di taman yang maha luas, sambil lirik abang-abang bangsawan. 😀

taman di versailles, amboi luasnya..
taman di versailles, amboi luasnya..

Versailles terawat apik, meski bangunannya lama, tidak ada bau-bau apak tercium, tidak ada binatang-binatang kecil seliweran, tidak ada sarang laba-laba juga.

Tiap pengunjung yang datang ke Versailles dibolehkan meminta audio guide pada bagian informasi. Bisa pilih mau dengar pakai bahasa apa, ada 10 bahasa yang tersedia, French, English, German, Spanish, Italian, Russian, Mandarin Chinese, Japanese, Portuguese and Korean.

Tiket masuk ke Versailles berbeda-beda, mulai dari 15 euro hingga 20-an euro, tergantung kepada beberapa tempat yang akan dituju. Apakah istana dan taman saja, atau istana, taman, dan istana Maria Antoinette.

Sepertinya harga tiket masuk ini juga dibedakan berdasarkan musim.  Sama seperti Museum Louvre, anak-anak dan remaja di bawah 18 tahun dibebaskan dari tiket masuk.

——

ruangan cantik penuh lampu hias
ruangan cantik penuh lampu hias

Ini adalah ruangan favorit saya di Château de Versailles adalah Galerie des Glaces. Ruangan ini dikenal juga dengan The Hall of Mirrors.  Hall of Mirrors ini bukan main cantiknya, puluhan lampu hias, patung lilin, dan semuanya terawat. Super mewah.

——

Udah sampe Versailles, pasti penasaran kan sama tempat tidurnya ratu?

queen bedchamber
queen bedchamber

Ruang tidurnya ratu ini penuh nuansa emas. Tempat tidurnya tinggi.

Kalau ini, ruang makannya raja dan ratu.

versailles4

tampak depan versailles
tampak depan versailles

Saya nangis dengan sukses di versailles. Tanpa sebab.

——

Pemandangan malam
Pemandangan malam

Pulang dari Versailles kami menuju ke Notre Dame. Notre Dame de Paris adalah katedral berasitektur gothic di sebelah timur Île de la Cité di Paris, Perancis, dengan pintu masuk utama di barat. Selain tujuan wisata, gereja ini juga masih digunakan untuk tempat misa dan Uskup Agung Paris.

Pertama masuk ke Notre Dame, langsung ada tanda “dilarang berisik”. Meski bukan hari minggu, banyak yang sedang beribadah.

dilarang berisik
dilarang berisik

Ruang pengakuan dosa menarik perhatian saya. Ada beberapa ruangan besar yang tersedia. Satu orang pastur siap melayani pengunjung. Pada tiap ruangan, ada papan petunjuk tentang bahasa yang bisa digunakan.

notredame1

Perancis dan Spanyol
Perancis dan Spanyol

Mereka yang mengaku dosa, malahan saya yang nangis.

Omong-omong, karena Notre Dame ini gereja, masuknya ga pake bayar. Kalau mau menyumbang, tinggal beli lilin seharga 2Euro, hidupkan lalu letakan di tatakan lilin di hadapan patung-patung. Banyak spot-spot untuk beribadah di gereja ini, ga harus ke hall besar, di pinggir kanan-kiri juga bisa.

lilin
lilin

Ini hall besarnya. Langit-langitnya tinggi, yah..

Ini hall besarnya Notre Dame.
Hall besarnya Notre Dame.

Notre Dame ini indah, bukan hanya bangunannya, tapi juga suasana yang melingkupi. *lap aermata

——

Apa yang menarik dari Paris?

Arsitektur dan bahasa. Bangunan di sepanjang jalanan Paris itu cantik-cantik, terawat. Karena bangunannya yang hampir serupa, saya tidak bisa membedakan mana bangunan baru dan mana bangunan lama. Kemanapun mata memandang, indah.

Kalau ada orang paris yang berbicara, entah di MRT atau di pertokoan, saya menegakkan kuping tinggi-tinggi. Senang sekali mendengar mereka ngobrol, enak di telinga. 🙂

Aakkk, pingin ke Paris lagi.. :*

——

Ini tulisan ketiga saya tentang jalan-jalan ke Paris.  Tulisan sebelumnya bisa ditengok di link ini, dan link ini.

Note : Perjalanan saya ini terselenggara berkat menangnya saya main game di di fanpage-nya XL Rame:D

Ragam Gaya & Christmas Market di Avenue des Champs-Élysées

Champs de Elysees adalah jalan sepanjang 1,91km di Paris. Kanan-kiri jalan penuh toko, berbagai merk. Ada Adidas, Benetton, the Disney Store, Nike, Zara, H&M, Cartier, Gap, Sephora. Ada juga toko-toko dari brand wah macam Louis Vuitton, Hugo Boss, Lancel, Guerlain, dan Lacoste.

Kemarin, waktu kesana, saya cuma masuk ke toko H&M aja sih. Selain sadar diri, waktu juga terbatas. Masih jam 4 sore langit udah gelap, dingin udah nusuk-nusuk kulit.

Apa yang seru?

Fashion! Pilihan bajunya aneka rupa, jalanan jadi kayak catwalk yang panjaang.. Seneng deh. Sayangnya, karena jari-jari beku, motretnya goyang-goyang. Saya juga ga bisa capture banyak karena semua orang jalan kaki cepat sekali. 😀

Enjoy!

FRIENDS fashion1

fashion4

fashion9

fashion10

fashion15

COUPLES fashion2

fashion7

fashion11

fashion16

FAMILY fashion17

fashion13

fashion12

WOMEN fashion8

fashion6

GRANNY

without socks!
without socks!

fashion5

fashion3

Sangking seru dan kerennya pemandangan sekitaran jalan ini, ada pasangan yang poto prewedding, lho. 😀

mesti si kakak kedinginan deh..
mesti si kakak kedinginan deh..

Nah, kalau yang ini wajib ditengok. 😀

fashion
menuju champs elysees

Ini foto rombongan dua, ada saya, @chicme, @agannyi, @idcaancud, @ipungski,  Raj, dan Irfan. Rombongan lainnya menginap di hotel yang berbeda.

CHRISTMAS MARKET

Pasar Natalnya Champs Elysees ini rame, jualannya macem-macem. Ada minuman seperti coklat, kopi, hot wine. Ada juga cemilan kayak pizza, pasta, kue-kue. Ada boneka, sabun, asesoris.

Ada yang unik di toko boneka. Sebelum boneka dikasi ke yang beli, bonekanya dipanasin dulu di microwave sama yang jual. Supaya anget, mungkin. 😀

coklat dan macaroon
coklat dan macaroon
buah-buahan
buah-buahan
asesoris
asesoris
aneka sabun
aneka sabun
topi-syal
topi-syal-boneka
aneka teh
aneka teh
aneka keju
aneka keju
di sisi seberang juga ada
di sisi seberang juga ada
suasana.
suasana.

Saya jajan apa?

Ini, kemarin saya jajan kue manis penuh gula rasa blueberry, namanya streusel. Harganya kemarin per piece 2,50 Euro. Enak dimakan hangat-hangat, tapi manisnya itu lho, ga kuat.. 😀

manis...
manis…

Ngelewatin jalan ini, biar panjangnya ga sampe 2 km, ga cukup sejam. Selain isi tokonya lucu-lucu, yang jalan kaki di sekitarnya juga ganteng-ganteng.

Liat boneka, liat abang ganteng, liat sabun, liat abang ganteng, mau nyeberang jalan, liat abang ganteng. Ini kalo ke Indonesia, si abang-abang itu mesti jadi artis semua, deh. 😀

Eh, di jalanan ini ga cuma bisa wisata belanja plus wisata abang-abang, tapi bisa juga wisata sejarah. Ada beberapa gedung /monumen yang bisa ditengok,  Arc de Triomphe, Grand Palais, dan  Place de la Concorde.

Arc de Triomphe
Arc de Triomphe
Grand Palais (tampak samping)
Grand Palais (tampak samping
monumen di samping Grand Palais
monumen di samping Grand Palais

Oh iya, karena suasananya natal sekali. Hiasan lampu di jalan ini aduh sungguh cantiknya. Ada lampu-lampu yang ngebentuk boneka salju, bentuk pohon natal, bentuk binatang. Lampunya warna-warni, kalau malam pemandangannya jauh lebih cantik lagi, sih. 😀

Yuk, ke Paris..

/salam lan-jalan

Ini tulisan ke-dua saya tentang jalan-jalan ke Paris.  Tulisan sebelumnya bisa ditengok di link ini.

Note : Perjalanan saya ini terselenggara berkat menangnya saya main game di di fanpage-nya XL Rame. 😀

Paris, Mimpi yang Terwujud

Saya belum pernah ke luar negeri, selalu ada saja alasan untuk tidak ke luar negeri. Tetapi saya ingin, sangat ingin. Lalu kemudian ada kuis yang bisa diikuti di fanpage-nya XL Rame. Hadiahnya jalan-jalan ke Phuket, Jepang, dan Paris.

Saya ikut main gamenya, mulai 8 Oktober 2012-14 November 2012, setiap hari, tanpa putus. Setelah poin terkumpul, saya pilih destinasi Paris plus bikin satu tulisan (alasan) kenapa saya ingin ke sana.

Kemudian saya berdoa.

Saya sebelumnya pernah menulis soal keinginan dan harapan yang tak dinyana menjadi kenyataan. Keinginan yang jadi nyata ‘cuma’ bermodalkan harapan sekilas, keinginan sekilas.

Kali ini saya mengulangi kembali cara tersebut. Bedanya, saya tidak minta sekilas. Saya minta setiap hari dengan suara yang kencang. Saya bahkan menuliskan keinginan itu dalam bentuk postingan blog di sini dan di sana.

Semesta mengabulkan doa saya. Visa Schengen tertempel dengan cantiknya di paspor saya. Saya senang, sungguh.

——

10 Desember kemarin, saya tiba di Bandara pukul 14.00 WIB, sesuai instruksi yang disampaikan penyelenggara. Saya, dua pemenang lain, 3 tamu undangan, perwakilan dari XL dan agen yang mengurus perjalanan, terbang dengan Etihad Airlines dengan rute Jakarta – Abu Dhabi – Paris.

ke Abu Dhabi
ke Abu Dhabi

Penerbangan ke Abu Dhabi makan waktu sekitar 8 jam perjalanan. Transit 3 jam, trus masih ada 7 jam perjalanan lagi dari Abu Dhabi menuju Paris.

——

Apa rasanya ke luar negeri, Re?

Rasanya luar biasa. Selama ini naik pesawat paling jauh ke Indonesia Timur, transit Bali. Paling lama 5 jam perjalanan. Kali ini saya naik pesawat dengan waktu tempuh 3 kali lipatnya.

Jauh ya Paris itu?

Jauh sih, tapi untungnya saya sama sekali ga rasa bosan di pesawat. Soalnya ada hiburan yang bukan main asiknya di tiap bangku untuk tiap penumpang. Bisa pilih, mau nonton film, denger audio, liat maps, main game. Saya nonton beberapa film sepanjang perjalanan, kebanyakan sih film India.. *joged kelilingin pramugara ganteng.

aku cinta e-box
aku cinta e-box

Sampai di Paris jam 8 pagi. Kalau di Jakarta, udah kebayang kan ramenya kayak apa? Nah, di Paris jam segitu, pas winter gini, masih sepi pun gelap.

Keluar bandara langsung kerasa dingin, ga kuat kalo ga pake jaket. Jadi, dengan terpaksa, kayak uwak-uwak bongkar barang dagangan di pasar, saya bongkar koper di bandara, cari jaket dan sarung tangan. 😐

Taksi udah nunggu, saya dan yang lain dianter bapak sopir taksi yang kayaknya asli Paris itu ke Hotel Ibis Budget Paris Porte d’ Aubervilliers. Gak enak euy disopirin si bapak, agak mual-mual gimana gitu, rem dan gas seenaknya. Nanya ke temen di mobil sebelah, katanya gitu juga.

Gak, bapak sopir gak berhasil bikin saya bad mood. Ini senyum sama sekali ga lekang dari muka saya. Seneng.. 🙂

——

Abis masukin koper ke kamar plus ganti baju yang lebih hangat, saatnya cari sarapan.

Kami milih sarapan di dekat hotel, di Paris Saint-Ouen. Saya pilih sandwich ayam dan cappuccino. Sandwichnya pake roti perancis yang keras itu, lho. Pas pegang rotinya langsung deg-degan, bisa ga ya saya makan roti keras kayak gini. Ternyata, rotinya renyah. Gigitnya memang butuh perjuangan, tapi enak, kok.

Chicken Sandwich + Cappuccino
Chicken Sandwich + Cappuccino

——

Karena belum bisa memperkirakan kemampuan badan beradaptasi, saya pakai jaket tipis, dalamnya cuma baju ketat, ga pake kaos luaran lagi. Untuk kaki, saya turut saran beberapa teman yang bilang saya mesti pakai celana ketat + kaos kaki dua lapis.  Agak kedinginan sih, semestinya bisa lebih hangat kalau saya pakai kaos satu lapis lagi atau pakai jaket yang lebih tebal.

Hari pertama temanya free day, boleh kemana aja, lalu kami rame-rame ke Avenue des Champs-Élysées, surga belanja di Paris. Duh, itu kalo punya duit banyak, mesti kalap deh disana. Jalan sepanjang  1.91 km ini isinya toko semua. Ada LV, Disney, Zara, H&M, dll.

Karena pas kesana kemarin pas suasana Natal, di Champs Elysees dandan banget. Ada lampu warna-warni, hiasan/dekorasi natal, trus ada christmas market juga. Trus sepanjang jalan berubah jadi catwalk, ada yang gaya cakep banget, ada yang kayak ape-ape juga sih.

Di jalan ini juga ada 2 monumen yang bisa ditengok,  Arc de Triomphe dan  Place de la Concorde. Kemarin sih saya cuma mampir ke Arc de Triomphe, gegara hari cepat sekali gelap. Trus makin malem makin dingin, ga kuat euy. Kita semua balik kanan ke penginapan jadinya.

——

MRT yang Luar Biasa Keren

Pas di Paris itu pertama kalinya saya terkaget-kaget liat kereta (MRT/Metro) yang datengnya ga pake kecepetan/kelamaan. Semua tepat waktu. Ada papan elektronik yang kasi petunjuk berapa menit lagi sebelum keretanya datang. Pas menitnya berubah jadi NOL, pas itu pula keretanya muncul.

di stasiun kereta
di stasiun kereta

Harga satu kali perjalanan naik Metro di Paris adalah 1,70 Euro, sekitar Rp 21ribuan. Petugas loket ga selalu ada di tempat, jadi siap-siap uang receh untuk belanja tiket via mesin tiket.

Kalau punya rencana ngider-ngider seharian turun naik metro, bisa ambil paket full day yang harganya 10 Euro atau paket dua harian yang harganya 12,9 Euro.

Asal bisa baca, kemungkinan kesasar naik metro itu kecil. Peta selalu ada di tiap stasiun, gak cuma peta MRT, ada juga peta RAR (kereta luar kota). Tiap jalur dibedakan berdasarkan warna, ada juga penunjuk angkanya. Tipsnya, cari titik stasiun berangkat dan tujuan pada peta, susuri garis tujuan peta sampai ke ujungnya, catat nama dan nomornya (kalau ada).

PETA

Nanti kalau sudah masuk ke stasiun, tinggal cari kereta sesuai tujuan akhirnya itu. Penting sih ya untuk catat tujuan. Pertama, bahasa Perancis itu bukan bahasa ibu kita, tulisannya agak mirip-mirip, takutnya mata lihatnya A, ternyata tujuan kita B. Kedua, supaya ga bingung pas ketemu stasiun persilangan yang super gede dengan plang tujuan nempel di mana-mana.

——

Hari pertamanya lumayan sukses. Hari kedua kata mbak mas panitia, bakalan jalan-jalan dengan Open Tour.

ceritanya bersambung sih ini… ceritanya masih panjang soalnya. 😀

/salam jalan-jalan

Tentang Kehilangan

gambar dari sini
gambar dari sini

 

Fase ini memang harus saya lewati, sekarang atau nanti, tidak ada pilihan bagi saya selain memaklumi. Pasrah, dan mengikhlaskan si bayi tumbuh besar dan berkembang.

Sekarang dia sudah menolak menyusu pada payudara saya. Nanti, akan ada masanya saya kesakitan saat pelukan saya ditolak olehnya, kemudian telepon saya dianggap mengganggu, dan nasehat saya dianggap angin lalu.

Saya harus siap, sekarang atau nanti.

Masalahnya adalah, berat sekali membiarkan kebiasaan yang membuat saya dan bayi sama-sama nyaman, hilang begitu saja. Awalnya adalah kepergian saya untuk berlibur lima hari. Tiba di rumah, dia langsung menarik saya ke tempat tidur dan minta “nenen”.

Satu dua kenyotan, lalu dilepas. “ga enak,” katanya sambil menjauh.

Saya sadar, ketidakhadiran saya selama beberapa saat pasti ada efeknya. Tapi saya tidak menyangka si bayi akan lepas menyusu selekas ini.

Saya rindu.

Saya kesakitan.

Beberapa hari ini saya habiskan dengan bertanya pada beberapa teman perihal berhenti nenen. Beberapa saran seperti, “coba dikasi saat bayinya tidur” dan “jangan dipaksa, nanti dia mau sendiri”, sudah saya lakukan. Tapi belum ada hasilnya.

Lalu kemudian, seorang teman, sebut saja Bang Jensen memberi saran. “Mungkin harus makan makanan lokal lagi baru rasa asinya kembali seperti semula.” BINGO!

Malam ini saya hendak mencoba jalan ketiga, membuang semua air susu di payudara dan membiarkan tubuh saya memproduksi asi baru.

Semoga bayinya mau.

Karena, saya sudah kadung sangat rindu.

 

/salam menyusui

Pemenang Buku dari Rere

Dear teman semua yang sudah ikutan komentar di postingan giveaway perdana saya, terimakasih.

Akhirnya setelah menguatkan hati untuk memilih pemenangnya, tapi ternyata ga bisa juga, saya menyerah dan berpasrah pada Random.org

Jadi, inilah dia yang berhak mendapatkan buku dari Rere

Selamat untuk Billy, Chika, dan Hilal. Kamu mendapatkan masing-masing 1 buku Raising Drug Free Children karangan Veronica Colondam, pendiri Yayasan Cinta Anak Bangsa.

daaaaannn,

Selamat untuk Artha. Kamu mendapatkan 1 buku Eksplorasi Kreativitas Dua Dasawarsa Anne Avantie, karangan mba Alberthiene Endah.

———

Kepada pemenang, sila kirim Nama + alamat + no teleponnya untuk pengiriman hadiah ke reh.atemalem@gmail.com

Semoga senang dengan hadiahnya, ya..

/salam buku

Semua Karena Renesmee : Breaking Dawn 2

Breaking Dawn 2 bukan film pilihan saya. Komentar teman dekat tentang novelnya kurang lebih begini :  “uuhhh bikin mual”.  Saya dan teman saya punya selera yang hampir sama, jadi saya percaya pada penilaiannya.

Kemudian saya dapat tiket gratis, kebetulan pula film yang available waktu dan tempatnya adalah Breaking Dawn. Saya masuk ke ruang teater dengan ekspektasi yang sangat rendah.

Saya hanya sempat nonton film pertama dari lima film yang dirilis dari seri novel Twilight ini. Kesan saya, waktu nonton pertama kali adalah.. “Loohh, udah, gitu aja?”. Saya memutuskan tidak menonton film selanjutnya.

Jadi, saya nonton film pertama dan kelima ya. Menurut saya, film Breaking Dawn ini bisa ditonton berdiri sendiri, saya jamin anda tidak ketinggalan apa-apa dari film sebelumnya yang kira-kira kesimpulannya begini

Ada anak manusia bernama Bella Swan, jatuh cinta pada vampir keren bernama Edward Cullen. Pada saat yang sama ada manusia serigala bernama Jacob Black yang jatuh cinta pada Bella. Sekian

Oke, jadi di Breaking Dawn 2 ini diceritakan Bella punya anak dari Edward. Anaknya ini yang kemudian menjadi masalah dan inti cerita dari awal hingga akhir.

Bermula dari kesan Jacob terhadap si bayi, Renesmee, kemudian kesan sepupu jauh Jacob terhadap Renesmee, dan akhirnya pada kesan Aro (pimpinan vampir?) terhadap Renesmee.

Aro menganggap Renesmee sebagai ancaman dan harus dimatikan. Untuk menyelamatkan Renesmee keluarga Cullen kemudian mencari dukungan pada vampir-vampir lain di seluruh dunia.

gambar dari sini, dan sini

Pemandangan yang disajikan di film ini bukan main cantiknya. Saya suka pergerakan kamera yang begitu smooth saat adegan lari-lari ala vampir digeber di layar.

Selain pemandangan, mata saya juga dimanjakan aneka rupa pakaian vampir yang indah. Interior rumah keluarga vampir juga bagus, jadi pingin leyeh-leyeh di sana, deh. Ada adegan berantem-beranteman yang cihuy juga di sini.

Ada bonus buat kita, Super Tampan Manusia Serigala, Jacob Black, yang biasanya cuma buka baju aja, kali ini pemurah sekali, buka jaket, buka baju, buka sepatu, dan buka celana.. Awww…

Menurut saya, film ini layak tonton.

/salam serigala