Rekomendasi Bedak Tabur Lokal di Bawah 50 Ribu

Saya sebenarnya ga begitu suka dandan. Kalau ga terlalu penting, saya biasa ke luar rumah tanpa makeup sama sekali, alias muka seada-adanya, alias bare face.

no make up

Tapi seperti peribahasa, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung, saya tidak bisa terus-menerus semaunya begitu. Kadang-kadang saya harus menyesuaikan penampilan dengan tempat berkunjung. Ke undangan acara/resepsi misalnya, ga mungkin saya datang polosan,kan. Minimal saya pakai BB cream, bedak dan lipstik, plus kalau rajin ditambah eyeliner

BB cream dan lipstik di rumah ada beberapa macam. Saya biasanya pakai gantian tergantung mood. Khusus untuk lipstik belakangan saya suka pakai yang liquid dan matte. Nah, kalau untuk bedak saya biasanya cuma punya satu aja, dan beli lagi kalau sudah benar-benar habis.

Bedak terakhir yang saya pakai itu mereknya Sariayu Two Way Cake. Bedaknya enak dipakai, ringan, dan menyerap tambang minyak di wajah dengan sempurna. Sayangnya dia terpaksa pensiun dini karena kesenggol, jatuh, dan pecah. Saya udah coba aneka trik menyatukan bedak padat yang pecah, tapi gagal semua.

Patah hati yang disusul kegagalan beruntun itu membuat saya memutuskan berpindah ke bedak tabur. Sebelum beli, saya sempat baca ulasan produk bedak tabur di beberapa blog dan kepincut dengan salah satu produk impor. Tapi lalu, setelah berbagai pertimbangan, saya akhirnya memilih produk lokal dengan anggaran maksimal Rp 50.000 saja!

Dari banyaaakkk sekali referensi, ini dia 4 bedak yang sempat masuk ke keranjang belanja saya di Shopee:

Wardah Everyday Luminous Face Powder

Saya belum pernah pakai bedak tabur Wardah sebelumnya, tapi ulasan baik tentang produk ini cukup menggoda niat belanja. Harga bedaknya Rp 35.000 saja. Asyiknya produk ini punya kemasan refiil model sachet yang dibanderol mulai Rp 17,000!

Di website Wardah, bedak ini diklaim dapat menghasilkan makeup yang matte dan ringan. Terdiri dari butiran-butiran halus non-comedoenic, bedaknya dapat digunakan setelah atau tanpa foundation.

Sariayu Bedak Jerawat Energizing Aromatic

Saya tertarik dengan produk ini karena jualannya yang nyenggol-nyenggol jerawat. Sungguhlah meski udah umur segini banyak, jerawat belum bosan main-main ke muka. Saya ga pernah jerawatan banyak sih, tapi sebiji aja udah bikin tangan gatal pingin garuk-garuk. Jerawat biasanya baru muncul agak rame pas udah dekat siklus menstruasi.

Di official store-nya, bedak yang katanya bisa membantu membunuh bakteri penyebab jerawat, melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar matahari dan radikal bebas, dan menjaga kelembaban kulit serta memberikan aroma yang menyegarkan ini dijual Rp26,000 saja! Murah banget ya… πŸ˜€

La Tulipe Acne Loose Powder

Sama seperti produk Sariayu di atas, saya memasukkan La Tulipe Acne Loose Powder jadi salah satu pilihan karena ada embel-embel acne (jerawat). Produk yang dijual Rp 38.000 ini kata iklannya diformulasikan khusus untuk kulit berjerawat. Kandungan keratolitik dan anti-septik ringannya dapat menjaga kulit dari minyak dan jerawat.

Belasan tahun yang lalu saya pernah pakai produk perawatan kulit dan wajah dari La Tulipe. Seingat saya sih cukup oke dan ga ada masalah dengan kulit waktu rutin pakai produknya. Karena sudah kenal cukup lama, saya jadi tertarik untuk membeli.

Marcks VENUS Loose Powder


Produk terakhir yang masuk ke list saya adalah Venus Loose Powder. Tahu bedak Marcks yang warnanya kuning? Dulu saya pakai bedak itu. Bedaknya ringan dan nyaman untuk kulit kalau dipakai sehari-hari. Setelah Marcks, VENUS adalah merek produk makeup berikutnya yang dikeluarkan Kimia Farma.

Keterangan di website bilang Venus Loose Powder ini bisa melindungi kulit dari paparan sinar matahari, mengandung anti Iritasi, menjaga kelembapan, menutupi noda pada area kulit wajah, menghaluskan kulit, dan menyerap keringat. Harga produknya Rp42.000 dan tersedia kemasan refill-nya.

Setelah berpikir panjang, saya akhirnya beli Venus Loose Powder buat gantiin bedak Sariayu yang pecah. Sudah pakai kurang lebih dua bulan dan rasanya cocok-cocok aja di kulit. Bedaknya ringan dan bisa menyerap minyak. Seandainya ada kemasan yang lebih kecil untuk dibawa traveling, bedak ini bakal oke banget sih. 

Sekian review ala-ala dari saya. Semoga bermanfaat!

/salam bedak

17 thoughts on “Rekomendasi Bedak Tabur Lokal di Bawah 50 Ribu”

  1. Wkwkwk review ala ala yg berbobot sih kataku. Dan ke 4 merk itu pasti banyak digunakan wanita di luar sana termasuk aku yg pakai Venus taburnya. Bisa juga ya foto no makeup kayak gitu mbak xixi. Eits percaya ga mbak, tambang minyak di wajah itu justru bikin awet muda lho 😍

  2. Aku justru pakai ponds bedak tabur yang pink itu Ka Re, hasil akhirnya matte dan menyerAp minyak. Ringan juga sih, dan lebih menyatu sama kulitku yang sawo sawoan ini.

    Harga ga jauh beda sama venus koq hehehe.

  3. Wah boleh dicatet nih rekomendasinya, mbak… πŸ˜€

    Tapi dari pengalamanku, klo kulitnya sensitif mending menghindari produknya La Tulipe. Saya sempet bruntusan parah habis pakai La Tulipe. Padahal pakenya cuma 1 kali doang… Hiks…

    Malah sebaliknya, Marcks recommended banget. Aman banget buat kulit sensitif ataupun berjerawat. Sampe sekarang aku selalu pakai Marcks yg tutupnya kuning itu

    Kalau mau yg tradisional, bisa juga nyoba Saripohatji mbak. Tapi sedikit ribet karena harus diremes2 dulu biar hancur butirannya hehe

    1. Makasi banyak lhoooo komennya.
      Saripohatji ini sering baca juga ulasannya, tapi sampai saat ini aku belum serajin itu ternyata.

      Marcks adalah idola kita semua!!

Leave a Reply to Anne Adzkia Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *