Buah Lokal, Lebih Murah dan Segar!

Sebagai emak-emak, fokus saya waktu beli buah untuk keluarga itu seringnya muter-muter di HARGA. Untuk saya, ga begitu penting untuk rotasi jenis buah yang dikonsumsi, sepanjang anak dan suami senang plus harganya terjangkau, saya pasti beli.

Buah favorit di rumah itu semangka, pepaya, pisang, salak, mangga, melon, manggis, dan anggur. Jenis buah yang saya sebut itu berbanding lurus dengan seberapa sering buahnya kami konsumsi. Semangka jadi yang paling sering ada di kulkas, dan anggur jadi buah yang paling jarang. Untuk menekan biaya beli buah (yang kami usahakan bisa setiap hari) ini, saya mengakali dengan membeli buah musiman. πŸ™‚Β 

Seperti sekarang nih, pas banget lagi musim semangka, ya Senin-Minggu makannya semangka, sesekali diseling dengan manggis atau salak. πŸ™‚
Bulan lain waktu musim mangga, saya bisa borong mangga dua kilo setiap hari. Mumpung harganya murah! πŸ™‚

Buah lokal yang berkilau-kilau
Buah lokal yang berkilau-kilau

 

Selain murah, si buah lokal ini pasti seger juga sih, ya. Soalnya kan dia ga pake pengawet atau lapisan lilin buat ngawetin buahnya. Jadi, bisa cuci bersih aja, ga perlu kuatir perut kemasukan zat aneh-aneh. πŸ™‚

Buah yang cukup jarang saya beli (buahnya aja) itu, jambu biji. Kalau lagi kepingin jambu biji, saya biasa beli jusnya di abang-abang gerobak depan minimarket. Segelas 7-9ribu.
Masalahnya muncul sewaktu saya berpikir, gula yang dipake buat nyampur jus itu gula beneran, bukan? Trus es batunya ini bersih ga? Duh!

Kayaknya besok-besok mesti beli buahnya aja langsung deh. Buang malas jauh-jauh ke timbuktu. πŸ™

Ada yang suka jambu biji? Kalau kata web sunpride ini, kandungan Vitamin di jambu biji itu luar biasa besar!

kandungan gizi jambu biji
kandungan gizi jambu biji

Vitamin C di jambu biji itu ternyata paling besar diantara buah-buah yang lain, kak! Jauh lebih besar daripada jeruk malahan. Pas banget dikonsumsi musim hujan begini, buat ningkatin daya tahan tubuh. Trus kandungan folat dan Vitamin A juga banyak. Plus kandungan seratnya yang pasti kita butuhin juga kan, ya. πŸ™‚

Ngolahnya memang lumayan PR, karena bijinya musti dibuang dulu, atau kalo ga mau repot, tinggal potong kecil-kecil trus abis diblender baru deh disaring supaya biji-nya ga ikutan kemakan. πŸ™‚

Dengan kelebihan-kelebihannya buah lokal yang segambreng itu, wajar kan ya kalo saja jadi Duta Buah Lokal? *ihik*

/salam nyemil buah!

2 thoughts on “Buah Lokal, Lebih Murah dan Segar!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *