Cari Kenyang di Singkawang

Jalan-jalan itu ga lengkap kalo ga sambil makan-makan, bukan begitu? 🙂

Postingan ini saya khususkan buat menjembreng aneka pilihan kulineran kalau teman-teman nanti mampir ke Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Mohon maaf kalau setelah ini teman-teman sudah kelaperan, padahal belum waktunya makan (lagi).

kuliner singkawang

Enjoy!

Mie Tiaw Asu

Mie Tiaw ini disajikan pakai piring imut, saya yang kemarin itu super lapar sempat pandang-pandang piringnya tajam trus berujar ke diri sendiri, “kayanya abis ini mesti mesen porsi tambahan, deh”

mi tiaw asu
mi tiaw asu

Pas udah mulai makan, eh ya ternyata ini mie padet gitu, porsinya gede, beberapa teman malah ga sanggup ngabisin.

Mie Tiaw Asu ini cukup terkenal di Singkawang, berbeda dengan mie tiaw di Jakarta yang campurannya sayur sawi hijau, di sini mie tiawnya pakai daun cengkok manis dan tauge. Penelitian mendalam saya tentang daun cengkok manis ini membuahkan hasil kalau si daun, di kota lain, dikenal juga dengan nama daun katuk. Yes, si daun pelancar ASI ituh.. 😀

daun mie tiaw asu

Mie Tiawnya sudah pakai telur orak-orik, tapi buat yang butuh tambahan protein, boleh banget pesen telur ceplok ke Asu (paman) yang masak. ^^

Bubur Gunting

bubur gunting
bubur gunting

Bubur gunting ini enak banget buat sarapan aaakkk.. Apalagi kalo pas ujan-ujan gerimis lucu gitu.. Duh, makin selera makannya. Namanya bubur gunting, tapi isinya tuh sebenernya cakue yang digunting-gunting trus disiram bubur kacang ijo kupas. Rasanya manis-manis seger.

Kacang ijonya ini, karena udah dikupas-jadi ga keliatan kulit ijonya lagi- sempet jadi bahan tebak-tebakan. Ada temen yang bilang kacang kedelai, ada juga yang bilang kacang tanah. 😀

Bubur gunting ini salah satu varian bubur yang cukup terkenal, entah ada apalah dengan Singkawang dan bubur, macam bubur di kota ini banyak betul.  😀

Mau icip bubur gunting yang enak? Sila mampir ke gerobak abang-abang yang mangkal di Jalan Antasari. Gerobak bubur gunting tanpa judul ini acap disebut sebagai “Bubur Gunting Di Bawah Pohon Rindang”. Ssst, jangan bangun kesiangan kalau mau icip kuliner yang satu ini, karena biasanya jam 10 buburnya sudah tandas tak bersisa. 🙂

Bubur Paddas / Bubur Pedas

bubur paddas / bubur pedas
bubur paddas / bubur pedas

Bubur pedas ala Singkawang ini mirip dengan bubur pedas dari Medan dan bubur pedas dari Manado (bubur tinotuan). Bahan utama bubur ini adalah beras dan aneka sayuran yang diiris kecil. Isi sayurannya ada jagung, pakis, kangkung, tauge, ada taburan teri goreng, dan taburan kacang tanah goreng.

Rasanya segar, sedikit ada rasa asam dari perasan jeruk, dan gurih. Tidak seperti namanya yang “pedas”, rasa buburnya di mulut saya hanya asin-asin menggelitik saja. Kami sempat icip bubur pedas ini di  Rumah Makan Benareh. 🙂

Bubur Tahu

Bubur Tahu

Ini dia bubur lainnya dari Singkawang!
Bubur tahu ini kalo di rumah saya sih namanya kembang tahu. Rasanya hampir sama dengan kembang tahu di Jakarta, cuma yang berbeda, mereka sedia dua pilihan kuah untuk pelengkapnya. Penyuka manis, bisa minta kuah air gula, sedang yang suka hangat bisa minta kuah air jahe. 🙂

Mie Kering Haji Aman

mie kering haji aman
mie kering haji aman

Mie Kering Haji Aman ini enyaakk.. Untung aja kemarin saya pesen yang spesial pakai daging ayam dan daging sapi, jadi enaknya beneran nampol!

Sejatinya, mie kering ini dimakan ala-ala mie goreng gitu. Tapi karena saya #timkuah yang suka betul makan segala-gala yang basah berkuah, saya memilih menuang kuah kaldu ke dalam mienya. 🙂

Kalau mampir ke Singkawang lagi, saya mau makan ini dua kali! 😀

Choi Pan / Chai Kue

Ini cemilan wajib coba di Kalimantan Barat. Harganya murah, isinya macem-macem, ada sayuran, ada daging, ada seafood. 🙂

choi pan / chai kue
choi pan / chai kue

Penganan ini disajikan dalam dua pilihan, kukus atau goreng. Choi pan boleh dipilih sebagai oleh-oleh, tapi sayangnya ga awet, hanya mampu bertahan 24 jam saja di suhu ruang. Oh iya, Choi pan ini lumayan gampang didapatkan di Singkawang dan Pontianak.

Masih banyak kuliner lain yang bisa dicoba sebenarnya, sayang karena waktu beberapa kuliner kenamaan, salah satunya Bakso 68, mesti diskip. Semoga ada kesempatan mampir lagi nanti… *kosongin perut* 🙂

/salam kenyang di Singkawang

Cerita lain soal kuliner di Singkawang bisa dibaca di:

  1. Satya => Kuliner Singkawang Yang Bikin Lidah Bergoyang.
  2. Simbok Venus => Icip-icip Kuliner Lokal Singkawang.
  3. Teh Nita => Makan Apa di Singkawang

 

——————————————————-

Catatan: Foto-foto di blog ini hasil karya @satyawinnie, teman seperjalanan saat kemarin ke Singkawang. Silakan mampir ke blognya untuk mendapatkan informasi menarik soal traveling. 🙂

Perjalanan ini adalah undangan dari Kementerian Pariwisata Indonesia. Silakan mampir ke Twitter dan Instagram dengan hashtag #PesonaSingkawang #PesonaPontianak #PesonaIndonesia untuk melihat oleh-oleh dari para blogger yang diundang. 

9 thoughts on “Cari Kenyang di Singkawang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *