Category Archives: Cerita

Cara Tepat Mencuci Piring

Saya ga begitu suka nyuci piring. Belum apa-apa udah males ngebayangin mesti bebersih sisa-sisa bumbu, lemak, minyak. Kalo masak ala Sumatera apa lagi, kan menunya segala gulai, sayurnya bersantan pula, Eeww..

Tapi, ga ada alasan untuk menghindar. Bisa sih ditumpuk berhari-hari, tapi lama-lama kan kebauan sendiri. Trus alat masak abis, piring abis, gelas abis, terpaksa minum air pake mangkok. Nah lho! 😀

Jadi, cara mencuci piring yang benar ini, menurut saya penting untuk ditulis. Semoga bisa bantu bikin proses mencuci piring jadi ga terlalu menyiksa, ya. ^^ Continue reading Cara Tepat Mencuci Piring

Kalau AC Bermasalah

Air Conditioner atau bahasa kerennya AC itu, semacam udah jadi kebutuhan pokok rumah tangga. Apalagi buat kita-kita yang tinggal di Jakarta yang lebih banyak panasnya ketimbang ademnya, yes! 😀

Di rumah, saya pakai 1 AC, iya cukup satu aja. AC biasanya hidup sekitar jam 8 malam dan mati setelah saya bangun tidur, yang biasanya uhmmm jam 7 pagi. Dududu.. Tidur pakai AC kan nyaman banget yaa, jadi suka kebablasan deh bangunnya.  *alesan

Setelah hampir 6 tahun punya AC, ada beberapa masalah yang saya temui. Apa aja? Continue reading Kalau AC Bermasalah

Selamat Ulang Tahun, Rere

Sehari kemarin, saya mengambil jarak dari semuanya. Dari keluarga, teman, juga bayang-bayang kemarin. Saya berusaha mengenal lebih baik diri saya sendiri. Memberikan waktu untuk berpikir tanpa interupsi.

Perubahan itu hal yang pasti. Beberapa menyenangkan, beberapa lagi tidak. Tumbuhnya jerawat baru atau flek-flek hitam di bokong adalah kejadian menyebalkan. Naik pangkat, dapet transferan, atau sekadar disapa laki-laki idaman, sebaliknya. Continue reading Selamat Ulang Tahun, Rere

Ekspektasi dan Realitas

Seorang teman, beberapa bulan lalu sempat ‘mengajarkan’ saya soal ekspektasi dan realitas. Saat itu saya cukup mengerti, memahami, dan mengamini apa yang dia katakan. Dengan besar hati, kesadaran penuh, saya memutuskan untuk mengurangi sedikit ekspektasi saya untuk semua hal.

Ya, untuk semua hal.

Belakangan, keputusan saya itu tinggal dongeng saja.

Sejak kecil, saya yang sudah harus berbagi hidup dengan lima saudara kandung, hidup berdasar atas kompetisi. Apapun yang saya lakukan pasti punya tujuan, saya biasa membayangkan tujuan itu dengan detail. Saya akan puas ketika tujuan itu tercapai, dan akan sedih habis-habisan jika ekspektasinya gagal. Continue reading Ekspektasi dan Realitas

Catatan: Berjuang Demi ASI

Soal menyusui, setiap orang pasti punya cerita masing-masing. Ada yang semacam mudah sekali, seperti keran dengan stok air yang melimpah, cukup buka lalu mengucur deras. Ada juga yang susah, mesti bolak-balik main ke konselor laktasi, belajar cara menyusui yang benar, pelekatan yang benar, baru bisa.

Iya, beda-beda. Bedanya bahkan bisa sangat ekstrim. Ada yang menyusui mukanya cerah, ada yang putingnya berdarah, ada yang menyusui sambil marah-marah, ada yang ketika sesi menyusui datang bawaannya kesal ke bayi merah. Macam-macam.

gambar dari fimela
gambar dari fimela

Continue reading Catatan: Berjuang Demi ASI

Perkara Beli Barang di Asongan

Saya kurang pandai memberi pada pengemis. Sewaktu bertemu pengemis, otak saya segera saja bilang tidak – ketimbang iya. Beberapa kali hati saya menyerah dan memberikan beberapa rupiah, tapi kebanyakan tidak.

Lain lagi kalau berbelanja lewat pedagang asongan. Biasanya saya lemah hati dan memutuskan berbelanja meskipun kurang butuh dengan dagangannya. Saya selalu berpikir, “toh suatu saat nanti belanjaannya bisa saja terpakai”. 

asongan 1 Continue reading Perkara Beli Barang di Asongan

Selatan Jakarta usai Teror Sarinah

Kabar soal bom / bom bunuh diri / penembakan saya dapatkan dari timeline twitter. Tidak sampai semenit kemudian, semua grup whatsapp berdenting, menampilkan notifikasi pembicaraan baru, satu tema, BOM SARINAH.

Informasi membiak macam anak kelinci. Cepat dan tidak terkendali. Tetiba banyak teman yang berubah profesi jadi analis teror. Beberapa orang menuding Gafatar, beberapa menuding ISIS, beberapa lagi menuding semua ini hanya pengalihan isu dari berita yang sedang marak belakangan (Penangkapan anggota legislatif oleh KPK, deadline divestasi freeport, kasus Mirna yang meninggal saat sedang ngopi, klinik Chiropractic, dll).

Banyak orang yang kemudian menyebarkan gambar seram, ada yang menggelimpang di jalan, ada genangan darah, dll.

Saya mual. Takut. Merasa tidak aman. Continue reading Selatan Jakarta usai Teror Sarinah

Mamah Muda dan Ruang Menyusui

Sejak punya anak, saya punya dua syarat untuk tempat-tempat yang akan dikunjungi, yaitu toilet yang memadai dan nursing room yang nyaman. Saya ga perlu toilet yang mewah dengan lantai berkarpet ala hotel bintang 5, cuma perlu toilet yang bersih, ada air, dan tissue.

Nah, kalau nursing room, syaratnya cuma ada sofa yang enak buat duduk menyusui, ada air untuk bilas-bilas si dedek, dan ruangan yang tertutup. Continue reading Mamah Muda dan Ruang Menyusui