Category Archives: Jalan-Jalan

Akan Kemana Saya di Paris

Sejak kecil, saya sudah menyukai cerita tentang kerajaan.

Bukan, bukan kerajaan yang di Indonesia sih. Tetapi kerajaan-kerajaan di sekitaran Eropa sana.

Apa yang membuat saya tertarik?
BAJUNYA!!

Setiap melihat baju-baju permaisuri/putri kerajaan Eropa, jantung saya berdebar kencang, mata saya bersinar.
Betapa sungguh, saya, ingin sekali saja selama kehidupan ini, diberi kesempatan menggunakan baju sedemikian.

Rasanya pasti super sekali ya, bisa pakai baju yang begitu indahnya… :’)

Maka dari itu, jika saya diberi kesempatan jalan-jalan ke Paris dan sekitarnya, saya akan berkunjung ke Château de Versailles 

dan Château de Vincennes. Rumahnya para putri/pangeran, permaisuri/raja dan anggota kerajaan lainnya.

Sekian abad sudah berlalu sejak baju-baju cantik itu berseliweran di jalanan kota Paris memang, tapi mestinya “rasa” tidak hilang kan ya..
Saya akan menghabiskan waktu di istana yang begitu megah itu, mencecap rasa yang ditinggalkan penghuni sebelumnya..

Mungkin, pada kehidupan sebelumnya, saya ini sepupunya Maria Antoinette, ya…

—–

Selepasnya dari istana, tujuan saya berikutnya adalah Notre Dame de Paris.

Notre Dame de Paris adalah katedral berasitektur gothic di sebelah timur Île de la Cité di Paris, Perancis, dengan pintu masuk utama di barat. Selain tujuan wisata, gereja ini juga masih digunakan untuk tempat misa dan Uskup Agung Paris. Notre Dame de Paris dianggap sebagai salah satu contoh terbaik dari arsitektur gothic Perancis.

Kebayang betapa bahagianya teman-teman yang bisa beribadah di katedral yang sebegitu cantik.. Berdoanya mungkin gak abis-abis, yah 🙂

—–

Oke, tujuan berikutnya adalah : Menara Eiffel

Belum ke Paris kalau belum mampir ke Menara Eiffel, yes?
Selain lokasi syuting banyak sekali film seperti ‘The 400 Blows’ dan juga salah satu film James Bond ‘A View to a Kill’ ada juga film Indonesia yang wangi Paris, inget ga? Bener banget, film “Eiffel I’m In Love” yang pemerannya Si ganteng Samuel Rizal dan Shandy Aulia.

—–

Saya cukup senang ke Museum, hanya saja saya agak penakut. Jangan tinggalkan saya sendirian di museum, please.. Saya takut salah satu benda purbakala itu tiba-tiba melihat ke arah saya dan mengedipkan matanya.. Aduh.. 😐
Sudah sampai di Paris dan pingin ke museum? Pas banget tuh mampir ke Museum Louvre.

Dari Wikipedia : Museum Louvre adalah salah satu museum terbesar, museum seni yang paling banyak dikunjungi dan sebuah monumen bersejarah di dunia. Museum Louvre terletak di Rive Droite Seine, Arondisemen pertama di Paris, Perancis. Hampir 35.000 benda dari zaman prasejarah hingga abad ke-19 dipamerkan di area seluas 60.600 meter persegi.

Museum ini bertempat di Istana Louvre (Palais du Louvre) yang awalnya merupakan benteng yang dibangun pada abad ke-12 di bawah pemerintahan Philip II. Sisa-sisa benteng dapat dilihat di ruang bawah tanah museum. Bangunan ini diperluas beberapa kali hingga membentuk Istana Louvre yang sekarang ini.

Pada tahun 1682, Louis XIV memilih Istana Versailles sebagai kediaman pribadi, meninggalkan Louvre untuk selanjutnya dijadikan sebagai tempat untuk menampilkan koleksi-koleksi kerajaan. Pada tahun 1692, di gedung ini ditempati oleh Académie des Inscriptions et Belles Lettres dan Académie Royale de Peinture et de Sculpture. Académie tetap di Louvre selama 100 tahun berikutnya. Selama Revolusi Perancis, Majelis Nasional Perancis menetapkan bahwa Louvre harus digunakan sebagai museum untuk menampilkan karya-karya bangsa.

Museum ini dibuka pada tanggal 10 Agustus 1793 dengan memamerkan 537 lukisan. Mayoritas karya tersebut diperoleh dari properti gereja dan kerajaan yang disita Pemerintah Perancis. Karena masalah struktural dengan bangunan, museum ditutup pada tahun 1796 hingga 1801.

Jumlah koleksi museum meningkat di bawah pemerintahan Napoleon dan museum berganti nama menjadi Musée Napoléon. Setelah kekalahan Napoleon dalam Pertempuran Waterloo, sebagian besar karya-karya yang disita oleh pasukannya kembali ke pemilik asli mereka. Koleksi museum ini ditingkatkan lagi selama pemerintahan Louis XVIII dan Charles X, dan selama masa Imperium Perancis Kedua, museum berhasil memperoleh 20.000 koleksi.

Koleksi museum terus bertambah dengan adanya sumbangan dan hadiah yang terus meningkat sejak masa Republik Perancis Ketiga. Pada tahun 2008, koleksi museum dibagi menjadi delapan departemen kuratorial: Koleksi purba Mesir, Timur Dekat, Yunani, Etruscan, Romawi, Seni Islam, Patung, Seni Dekoratif, Seni Lukis, Cetakan dan Seni Gambar.

—–
Lalu kemudian, setelah lelah jalan-jalan seharian, saya mau mampir ke Place des Vouges. Place des Vouges ini bentuknya areal persegi 140 m x 140 meter yang dikelilingi 35 bangunan. Areal ini dibangun oleh Raja Henri IV dari tahun 1605 hingga tahun 1612.

Piknik di taman, baca buku sambil nyemil croissant.. Wuh, indahnya dunia..

—–
Gak kerasa udah malam aja, waktunya ganti baju, dandan cantik dan wangi.. Pake baju ala-ala putri perancis, lalu duduk manis nunggu dijemput pangeran tampan.
Ya, kamu benar. Tujuan saya berikutnya adalah Palais Garnier! Mari kita nonton opera. 🙂

Saya mau sebelah tangan saya dituntun lelaki tampan dan sebelah tangan lainnya menjinjing ujung baju cantik pas naik tangga ituh.

—–

Menginap di mana?

Saya memang tidak bisa kembali ke masa lalu, tapi untuk merasakan masa lalu, termasuk dilayani serupa putri perancis, tentu saja bisa dilakukan.
Menginaplah di Four Season Hotel George V, Paris.

—–

Kalian, pingin ke Paris juga kayak saya?
Mmm, gimana ya? Kayaknya musti nabung dulu yang mungkin akan makan waktu bertahun-tahun..

Saya? Saya sih sekarang lagi ikut kuisnya di fanpage-nya XL Rame. Hadiahnya jalan-jalan ke Phuket, Jepang, dan Paris.
Mainin gamenya, terus kalau poinnya cukup bisa coba keberuntungan “beli” jalan-jalan impian.

Ada masing-masing 5 orang yang bakalan diterbangin ke Phuket dan Jepang, plus 3 orang ke Paris.

Eniwei, sudah sekitar semingguan ini saya menambahkan satu item lagi dalam doa saya.
Saya sih berharap Tuhan mau berbaik hati mendengarkan dan mengabulkan doa saya.

Karena, postingan blog juga adalah doa, demikian niat awal postingan ini ditulis.

/salam

sumber : kebanyakan wikipedia 🙂

Ada Apa di Social Media Festival

Hai hai, apa kabar semua? Selamat weekend, yah..

Pas weekend gini, pas waktunya jalan-jalan, kan. Sebenarnya, dari kemarin saya sudah hendak weekend duluan. Tujuannya gak jauh-jauh kok, cukup di Senayan.

Ada apa di Senayan, Re?

Di  Senayan lagi ada acara yang happening sekali. Judulnya Social Media Festival. Festival ini diadakan untuk mengakomodasi para kreator konten kreatif social media, komunitas keren, dan pengguna social media.  Mau belajar tentang social media atau mau cari partner kolaborasi, disini tempatnya.

Acara socmedfest tahun ini didukung oleh Acer, Kaskus, SalingSilang, DailySocial, Smartfrenworld, dan banyak lainnya. Jangan lupa mampir ke booth mereka ya, 🙂

Ini tahun kedua @SocMedFest digelar. Kamu bisa berkunjung langsung selama  12-14 Oktober 2012 di Gelanggang Renang Senayan.  Acaranya Free, alias gratis. Jadi, kalau kamu mau hore-hore, nonton acara musik keren, pingin lihat booth-booth komunitas, kopdar sesama pengguna social media. Langsung aja datang kesini, yah..

Seperti temanya tahun ini, “Create and Collaborate“, diharapkan pengunjung yang mampir ke socmedfest, baik pengisi acara, komunitas, media maupun brand dapat berkolaborasi untuk membentuk sesuatu yang bisa bermanfaat bagi mereka dan khayalak.

Bentuknya gimana, Re? Bisa bagaimana saja, dalam bentuk bagaimanapun. Intinya sih, buka pikiranmu. Ide bisa muncul dari mana saja, kan? Pas mampir ke kelas akademi berbagi, pas dapet ide untuk ngajarin ibu-ibu satu RT cara potong rambut sendiri, misalnya. Sekali lagi, bebaskan pikiranmu, selebar-lebarnya, seluas-luasnya. 😀

Data terbaru menunjukkan Indonesia menempati posisi nomor 4 pengguna Facebook dengan total pengguna 42.684.840 dan nomor 5 pengguna Twitter teraktif di dunia dengan total 19,5 juta pengguna sehingga Indonesia masih menduduki posisi 10 besar. Latar belakang ini yang membuat Social Media Fest. tetap ada dan menjadi acara tahunan.

Info aja,  tahun lalu, Social Media Festival (SocMedFest) diadakan di FX Mall, dengan melibatkan 60+ komunitas, 20+ media, 10 Startups, yang menghasilkan 100++ pengisi acara selama 3 hari pelaksanaannya. Acara tersebut mampu mengumpulkan 44.000++ pengunjung dan tercatat sebagai acara media terbesar di Asia pada tahun 2011. Rame, kaaan.. 🙂

ACARA FAVORIT

Hari ini saya sengaja berlama-lama di Socmedfest. Dari rumah saya sudah berencana hadir ke acara “WHEN LOVING HURTS – How To Stay Loving, Not Hurting!”. Talkshow ini bakal dibawain langsung oleh Lex Depraxis (Hitman System) dan Wulan Danoekoesumo (Lentera Indonesia).  Jelas sekali kan? Ini bukan obrolan biasa, ini adalah obrolan dewasa untuk orang-orang dewasa.

Apa sih healthy relationship itu? Apa tandanya hubunganmu dengan si dia tidak sehat. Apakah BBM lama dibalas, dimention lama dibales, DM dicuekin, dan telepon gak diangkat merupakan salah satu tanda hubungan yang tidak sehat?

Atau, dia gak mau ngaku sudah jadian sama kamu? Huih..

Galau di social media emang bukan hal yang luar biasa, semua orang pasti pernah galau. Tapi tahu ga sih kalau kegalauan itu ternyata bisa menjadi indikator sebuah hubungan yang ga sehat? Tahu ga sih kalau hal-hal kecil yang sering terjadi itu bisa jadi bibit penyakit yang akan melukai kamu? Bahaya banget kalo kamu menyepelekannya begitu aja ‘kan.

Jadi, tadi Mba Wulan Danoekoesumo bilang, perbuatan yang kelihatannya sepele, seperti #gakdianggep bisa jadi salah satu indikator kalau pasanganmu suatu saat nanti berpotensi melakukan kekerasan. “Tidak semua pelaku “pembiaran pasangan” akan jadi pelaku kekerasan memang, tapi minimal itu salah satu tanda kalau kamu itu tidak penting.”

Mba Wulan tadi bilang, usahakan jangan dibutakan cinta. hargai dirimu sendiri. Jangan pernah anggap perlakuan kasar itu tidak penting.

Gak dianggap, lanjut Mba Wulan lagi, merupakan pertanda suatu hubungan tidak sehat. Hubungan mestinya berjalan dua arah. “Apalagi kalau sampai terjadi kekerasan fisik/seksual, hati-hati”.

Lex Depraxis nambahin sering terjadi pasangan yang sudah dibutakan cinta merasa perlu menemani, dan berharap pasangannya bisa berubah. Boleh saja berharap demikian, tapi ketika pasanganmu melakukan abusive relationship, jangan coba menyembuhkannya sendirian. Jangan pula menyangkal. Pembiaran terhadap perlakuan kasar pasanganmu bukan bentuk cinta.

Intinya sih ya, dalam hubungan yang tidak sehat begitu, korban harus sadar lebih dulu. Baru kemudian ajak pelaku untuk mendapatkan pertolongan.


Kalau pelaku ga mau? “LEAVE” “LEAVE” “LEAVE”
Karena kamu tidak tahu kapan itu akan jadi lebih parah
.

Mba Wulan cerita, pernah ada kasus suami-istri. Suami lama-lama semakin menakutkan untuk dia, memang sih tidak pernah marah di depan anak-anak. Tapiiii… “jangan bertahan karena anak. Karena anak-anak tahu, merasa. Lebih baik menyelamatkan diri bersama anak.”. Seram ya, tapi begitulah kenyataannya. 😐

Eh, jangan kira kasus kekerasan itu cuma pukul-pukulan aja, ada juga kasus “pasangan yang melakukan financial domestic violance. “Gak mau kerja, gak mau kasi nafkah, itu juga kekerasan.”. Pembatasan terhadap potensi atau minat pasangan, posesif juga termasuk kekerasan.

Ada yang merasa tidak berdaya jika tidak bersama pasangannya. Itu kekerasan juga. Biasanya fase tidak berdaya dimulai dengan alienasi = penjauhan pasangan dari lingkungan/teman-temannya. Jadi, kalau pasanganmu bilang “gak boleh bertemen sama ini, sama itu. Gak boleh kesini, kesitu,” baiknya mulai hati-hati, yah. 🙁

Kenapa sih, seseorang bisa gak sadar kalau dia dalam hubungan yang gak sehat? Lex bilang, biasanya karena hubungannya eksklusif, gak terbuka terharap orang lain, meninggalkan teman. Pasangan yang eksklusif biasanya tidak berpijak pada realita.Bagaimana caranya supaya terhindar/tidak terjebak di hubungan demikian? Pertama, kamu musti percaya dulu, saat pasangan memaki/mukul, hal itu akan terulang kembali. Setiap ada kejadian ingatlah untuk mencatat/bilang ke temen terdekat/ingat dalam hati.

Terakhir, Lex bilang, kalau pasanganmu, calon pasanganmu, kecenganmu, menyulitkan, TOLONG MOVE ON.  Catet ya guys, dicatat di dalam hati, pikiran, notes, dan dinding. Jangan bikin susah diri sendiri. Trus Mba Wulan nambahin, kalau “HATI SUDAH BILANG TIDAK, MAKA ITU TIDAK!”

Ahh, talkshownya serius ya, memang serius kok. Kan udah dibilang tadi di awal, ini obrolan dewasa untuk orang-orang dewasa. 🙂

BOOTH FAVORIT

BOOTH ID BERKEBUN

Tadi saya sempat lama di booth-nya ID Berkebun. Ada yang belum tahu soal ID Berkebun? Indonesia Berkebun adalah komunitas yang bergerak melalui media jejaring sosial yang bertujuan untuk menyebarkan semangat positif untuk lebih peduli kepada lingkungan dan perkotaan dengan program urban farming. Simplenya sih, bagaimana memanfaatkan lahan tidur di kawasan perkotaan. Nah, lahan tidur itu dikonversi menjadi lahan pertanian/perkebunan produktif hijau.

Siapa pelakunya? Tentu saja masyarakat dan komunitas sekitar, dong. Kamu mau ikutan? Infonya ada di sini ya. Kamu juga bisa langsung ikuti timeline komunitas ID Berkebun sesuai lokasi tinggalmu. Sekarang sudah ada 24 kota di Indonesia yang tergabung di kota berkebun, listnya bisa dilihat pada link ini.

Mau tau aktivitasnya seperti apa? Bisa juga cek videonya di  http://www.youtube.com/user/IDberkebun

Oh iya, di ID berkebun kamu bisa dapet gudibek loh, cuma dengan twitpik di booth-nya. Isi gudibeknya ada teh kotak, bibit tanaman, dan tas kecil. 🙂

SUPER ACER

BOOTH ACER & SI TAMPAN ACER ASPIRE S3
LUCKY DIP DI BOOTH ACER + HADIAHNYA
Acer’s Aspire S7 Touchscreen Ultrabooks

Tadi sebelum muter-muter, saya sempet mampir ke boothnya ACER, niat awalnya sih cuci mata liat laptop-laptop keren. Tapi, sepertinya saya salah deh. Gegara liat laptop, saya kepingin punya laptop baru.. :'(

Saat ini, saya memang sudah berkekasihkan ACER AO 722. Saya mencintai kekasih saya, sungguh.. Tapi, kekasih saya ini mungil sekali. Kalau mesti mengetik berlama-lama di laptop, agak melelahkan. Saya kepingin deh punya laptop yang lebih lebar, tapi tetap ringan sih ya.. *urut-urut bahu.

Muter kanan-kiri, depan-belakang, mata saya lagi-lagi ketemu super slim ACER Aspire S3. Aduh, seksi ya dia, kalau diibaratkan laki-laki, dia itu semacam eksekutif muda yang sehat, aktif, dinamis, dan tetap stylish. Ganteng!

Ada sih yang lebih ganteng dari S3, namanya Acer Aspire S7. Acer S7 ini touch screen saudara-saudara, TOUCH SCREEN. Sayangnya saya kurang pintar pake touch screen, jadi sementara saya bercintanya sama keyboard saja yah.. 😀

Ini nih, foto jelas calon pacar saya berikutnya.. *berharap ada yang ngasih.. 🙂

gambar pinjem dari sini

Yuk ah, mumpung masih ada satu hari lagi, segera aja dateng kemari. Sekali lagi, acaranya FREE. Kamu bebas bawa temen sebelah rumah, gebetan, atau keluarga.

…..
TIPS buat kamu yang bakalan berhari Minggu di Socmedfest

1. Pakai baju yang nyaman, t-shirt akan lebih baik
2. Hindari selop tinggi aka high heels. Bukannya kenapa-kenapa sih, cuma takut kamu kecapean aja disana. Sayangkan kalau kamu mesti skip beberapa booth cuma gegara kakinya pegel. 🙂
3. Kalau suka topi, bolehloh topinya dipake.
4. Gunakan pelindung wajah ber-SPF. Gaul sih gaul aja, tapi wajah ganteng/cantikmu jangan sampai gosong, yah.
5. Bawa botol minum sendiri. Bukan botol air kemasan yah. Botol minummu bisa direfill gratis di boothnya Earth Hour Indonesia (@EHIndonesia).

/salam social media

Sumber :

5 Tempat Menyenangkan di Ciputat dan Sekitarnya

Posting ini dibuat untuk ngerame-in #seminggusatu. Apa itu seminggu satu, bisa dibaca di sini ya 😀

Minggu ini, topik seminggu satunya adalah, tempat menyenangkan di kota anda. Kedengarannya gampang kan? Tapi, udah sejam lebih tulisannya gak rampung-rampung nih. Tetiba bingung gitu aja. hihi.

Padahal, sebagai penghuni tetap kampung Ciputat per 1 Januari 2009, saya harusnya sudah tidak perlu mikir lagi kalau hanya sekedar menulis tentang tempat, bukan?

Oke, jadi setelah mikir panjang, lebar, kali tinggi, berikut ini lima tempat yang saya anggap paling menyenangkan di kampung saya tercinta, Ciputat dan sekitarnya. Ihiyy..

1. Teras Kota

Teras kota adalah mal kecil yang berlokasi di Bumi Serpong Damai (BSD). Teras Kota ini terdiri dari 4 lantai, kebanyakan tenantnya adalah restoran. Apa sih yang saya suka dari teras kota? Teras kota itu lengkap, ada bioskop (blitz), toko buku (gramedia), warung makan, live entertainment, dan sering bikin bazaar diskonan di lantai dasarnya. Ada juga pusat kebugaran loh (sayangnya saya gak punya budget untuk ikut-ikutan ng-gaya di gym).. hihi.

Oh iya, ada juga playground buat anak-anak. Meski lokasinya di BSD, tiket playgroundnya masih terbeli lah buat saya yang warga ciputat.

2. Taman Kota BSD

BSD punya dua taman kota. Taman Kota 1, dan Taman Kota 2. Taman Kota 1 posisinya ada di pinggir jalan yang lumayan ramai, jadi kalau niat selingkuh disana, hati-hati, mungkin saja pasangan anda kebetulan lewat. Kalau Taman Kota 2, posisinya agak minggir sedikit. Jalanan menuju ke lokasi relatif sepi, plus banyak spot buat mojok berdua. Mau piknik seperti saya juga boleh.

Taman Kota 2, BSD

3. Pasar Ciputat

Pasar Ciputat ini biang macet! Pedagang, pembeli, angkot, bus kota, tumpah jadi satu. Macet kok menyenangkan, Re? hehe..

Jadi, buat ibu rumah tangga seperti saya, pasar ciputat itu udah kayak departemen store yang bukan main luasnya. Mau beli apa aja ada, semacam one stop shopping :D. Bumbu masak dasar sampai bumbu masak spesial, kaos dalam sampai abaya, setrikaan sampai AC, handphone, makanan, springbed, dll. Intinya sih, jangan lupa bawa dompet.

Sebenarnya, kondisi pasar ciputat dulu jauh lebih mengenaskan. Kalau hujan pasti banjir, macetnya sulit terurai. Sekarang sih, sudah dibangun flyover yang cukup panjang. Sayangnya, masih banyak warga pengguna pasar dan jalan yang abai aturan, macetnya jadi tak habis-habis.

foto dari http://poskota.co.id/

4. Pusat Jajanan di depan perumahan Gria Jakarta, Pamulang.

Entah kapan mulanya, jalan masuk perumahan Gria Jakarta Pamulang kalau malam berubah jadi pusat jajan yang super ramai. Jajanan favorit saya disana adalah martabak! Pedagang yang mangkal terbagi dua jenis, pedagang tenda dan pedagang gerobak. Jenis makanannya lengkap. Sate, Bakso, Bakmi, Dimsum, Siomay, Otak-Otak, Gorengan, Unggas-Unggasan, Makanan ala Jepang, Pizza, dll. Kalau sekeluarga punya selera makan yang beda-beda, bolehlah datang kemari. Harga makanannya sangat bersahabat.

5. RS Eka Hospital

Yang paling saya senangi dari RS ini adalah fasilitas UGD-nya. Saya pikir, gerak cepat perawat dan dokter saat menyambut pasien UGD itu hanya di film saja. hehe. Begitu turun dari kendaraan, satpam UGD lekas menyambut dan bertanya, “perlu bed atau kursi roda”. Sekian detik kemudian mas-mas perawat lekas membantu bapak satpam memapah/menggendong pasien menuju bed/kursi. Lalu dokter lantang bersuara “yang sakit lekas masukkan ke bed nomor sekian”.

Dokter datang, memeriksa, memberi pengurang rasa sakit (bila perlu), menghubungi dokter spesialis (bila perlu), melakukan rontgen (bila perlu), dll. Semuanya dilakukan tanpa menyinggung biaya lebih dulu. Segera setelah kondisi pasien stabil, pengantarnya baru diminta mengurus administrasi di ruang berbeda.

———

Apa yang menyenangkan buat saya, belum tentu menyenangkan buat anda. Jadi, daripada misuh-misuh tidak sepakat, boleh loh anda ikutan posting tempat favorit. Yuk.. yuk…

/salam senang selalu

Tulisan dari teman-teman blogger lainnya: Mas Zam, Mas Pitra, Mas Suprie, Mas Alya, dan Mas Karmin,