Category Archives: Jalan-Jalan

Ada Apa di Social Media Festival

Hai hai, apa kabar semua? Selamat weekend, yah..

Pas weekend gini, pas waktunya jalan-jalan, kan. Sebenarnya, dari kemarin saya sudah hendak weekend duluan. Tujuannya gak jauh-jauh kok, cukup di Senayan.

Ada apa di Senayan, Re?

Di  Senayan lagi ada acara yang happening sekali. Judulnya Social Media Festival. Festival ini diadakan untuk mengakomodasi para kreator konten kreatif social media, komunitas keren, dan pengguna social media.  Mau belajar tentang social media atau mau cari partner kolaborasi, disini tempatnya.

Acara socmedfest tahun ini didukung oleh Acer, Kaskus, SalingSilang, DailySocial, Smartfrenworld, dan banyak lainnya. Jangan lupa mampir ke booth mereka ya, 🙂

Ini tahun kedua @SocMedFest digelar. Kamu bisa berkunjung langsung selama  12-14 Oktober 2012 di Gelanggang Renang Senayan.  Acaranya Free, alias gratis. Jadi, kalau kamu mau hore-hore, nonton acara musik keren, pingin lihat booth-booth komunitas, kopdar sesama pengguna social media. Langsung aja datang kesini, yah..

Seperti temanya tahun ini, “Create and Collaborate“, diharapkan pengunjung yang mampir ke socmedfest, baik pengisi acara, komunitas, media maupun brand dapat berkolaborasi untuk membentuk sesuatu yang bisa bermanfaat bagi mereka dan khayalak.

Bentuknya gimana, Re? Bisa bagaimana saja, dalam bentuk bagaimanapun. Intinya sih, buka pikiranmu. Ide bisa muncul dari mana saja, kan? Pas mampir ke kelas akademi berbagi, pas dapet ide untuk ngajarin ibu-ibu satu RT cara potong rambut sendiri, misalnya. Sekali lagi, bebaskan pikiranmu, selebar-lebarnya, seluas-luasnya. 😀

Data terbaru menunjukkan Indonesia menempati posisi nomor 4 pengguna Facebook dengan total pengguna 42.684.840 dan nomor 5 pengguna Twitter teraktif di dunia dengan total 19,5 juta pengguna sehingga Indonesia masih menduduki posisi 10 besar. Latar belakang ini yang membuat Social Media Fest. tetap ada dan menjadi acara tahunan.

Info aja,  tahun lalu, Social Media Festival (SocMedFest) diadakan di FX Mall, dengan melibatkan 60+ komunitas, 20+ media, 10 Startups, yang menghasilkan 100++ pengisi acara selama 3 hari pelaksanaannya. Acara tersebut mampu mengumpulkan 44.000++ pengunjung dan tercatat sebagai acara media terbesar di Asia pada tahun 2011. Rame, kaaan.. 🙂

ACARA FAVORIT

Hari ini saya sengaja berlama-lama di Socmedfest. Dari rumah saya sudah berencana hadir ke acara “WHEN LOVING HURTS – How To Stay Loving, Not Hurting!”. Talkshow ini bakal dibawain langsung oleh Lex Depraxis (Hitman System) dan Wulan Danoekoesumo (Lentera Indonesia).  Jelas sekali kan? Ini bukan obrolan biasa, ini adalah obrolan dewasa untuk orang-orang dewasa.

Apa sih healthy relationship itu? Apa tandanya hubunganmu dengan si dia tidak sehat. Apakah BBM lama dibalas, dimention lama dibales, DM dicuekin, dan telepon gak diangkat merupakan salah satu tanda hubungan yang tidak sehat?

Atau, dia gak mau ngaku sudah jadian sama kamu? Huih..

Galau di social media emang bukan hal yang luar biasa, semua orang pasti pernah galau. Tapi tahu ga sih kalau kegalauan itu ternyata bisa menjadi indikator sebuah hubungan yang ga sehat? Tahu ga sih kalau hal-hal kecil yang sering terjadi itu bisa jadi bibit penyakit yang akan melukai kamu? Bahaya banget kalo kamu menyepelekannya begitu aja ‘kan.

Jadi, tadi Mba Wulan Danoekoesumo bilang, perbuatan yang kelihatannya sepele, seperti #gakdianggep bisa jadi salah satu indikator kalau pasanganmu suatu saat nanti berpotensi melakukan kekerasan. “Tidak semua pelaku “pembiaran pasangan” akan jadi pelaku kekerasan memang, tapi minimal itu salah satu tanda kalau kamu itu tidak penting.”

Mba Wulan tadi bilang, usahakan jangan dibutakan cinta. hargai dirimu sendiri. Jangan pernah anggap perlakuan kasar itu tidak penting.

Gak dianggap, lanjut Mba Wulan lagi, merupakan pertanda suatu hubungan tidak sehat. Hubungan mestinya berjalan dua arah. “Apalagi kalau sampai terjadi kekerasan fisik/seksual, hati-hati”.

Lex Depraxis nambahin sering terjadi pasangan yang sudah dibutakan cinta merasa perlu menemani, dan berharap pasangannya bisa berubah. Boleh saja berharap demikian, tapi ketika pasanganmu melakukan abusive relationship, jangan coba menyembuhkannya sendirian. Jangan pula menyangkal. Pembiaran terhadap perlakuan kasar pasanganmu bukan bentuk cinta.

Intinya sih ya, dalam hubungan yang tidak sehat begitu, korban harus sadar lebih dulu. Baru kemudian ajak pelaku untuk mendapatkan pertolongan.


Kalau pelaku ga mau? “LEAVE” “LEAVE” “LEAVE”
Karena kamu tidak tahu kapan itu akan jadi lebih parah
.

Mba Wulan cerita, pernah ada kasus suami-istri. Suami lama-lama semakin menakutkan untuk dia, memang sih tidak pernah marah di depan anak-anak. Tapiiii… “jangan bertahan karena anak. Karena anak-anak tahu, merasa. Lebih baik menyelamatkan diri bersama anak.”. Seram ya, tapi begitulah kenyataannya. 😐

Eh, jangan kira kasus kekerasan itu cuma pukul-pukulan aja, ada juga kasus “pasangan yang melakukan financial domestic violance. “Gak mau kerja, gak mau kasi nafkah, itu juga kekerasan.”. Pembatasan terhadap potensi atau minat pasangan, posesif juga termasuk kekerasan.

Ada yang merasa tidak berdaya jika tidak bersama pasangannya. Itu kekerasan juga. Biasanya fase tidak berdaya dimulai dengan alienasi = penjauhan pasangan dari lingkungan/teman-temannya. Jadi, kalau pasanganmu bilang “gak boleh bertemen sama ini, sama itu. Gak boleh kesini, kesitu,” baiknya mulai hati-hati, yah. 🙁

Kenapa sih, seseorang bisa gak sadar kalau dia dalam hubungan yang gak sehat? Lex bilang, biasanya karena hubungannya eksklusif, gak terbuka terharap orang lain, meninggalkan teman. Pasangan yang eksklusif biasanya tidak berpijak pada realita.Bagaimana caranya supaya terhindar/tidak terjebak di hubungan demikian? Pertama, kamu musti percaya dulu, saat pasangan memaki/mukul, hal itu akan terulang kembali. Setiap ada kejadian ingatlah untuk mencatat/bilang ke temen terdekat/ingat dalam hati.

Terakhir, Lex bilang, kalau pasanganmu, calon pasanganmu, kecenganmu, menyulitkan, TOLONG MOVE ON.  Catet ya guys, dicatat di dalam hati, pikiran, notes, dan dinding. Jangan bikin susah diri sendiri. Trus Mba Wulan nambahin, kalau “HATI SUDAH BILANG TIDAK, MAKA ITU TIDAK!”

Ahh, talkshownya serius ya, memang serius kok. Kan udah dibilang tadi di awal, ini obrolan dewasa untuk orang-orang dewasa. 🙂

BOOTH FAVORIT

BOOTH ID BERKEBUN

Tadi saya sempat lama di booth-nya ID Berkebun. Ada yang belum tahu soal ID Berkebun? Indonesia Berkebun adalah komunitas yang bergerak melalui media jejaring sosial yang bertujuan untuk menyebarkan semangat positif untuk lebih peduli kepada lingkungan dan perkotaan dengan program urban farming. Simplenya sih, bagaimana memanfaatkan lahan tidur di kawasan perkotaan. Nah, lahan tidur itu dikonversi menjadi lahan pertanian/perkebunan produktif hijau.

Siapa pelakunya? Tentu saja masyarakat dan komunitas sekitar, dong. Kamu mau ikutan? Infonya ada di sini ya. Kamu juga bisa langsung ikuti timeline komunitas ID Berkebun sesuai lokasi tinggalmu. Sekarang sudah ada 24 kota di Indonesia yang tergabung di kota berkebun, listnya bisa dilihat pada link ini.

Mau tau aktivitasnya seperti apa? Bisa juga cek videonya di  http://www.youtube.com/user/IDberkebun

Oh iya, di ID berkebun kamu bisa dapet gudibek loh, cuma dengan twitpik di booth-nya. Isi gudibeknya ada teh kotak, bibit tanaman, dan tas kecil. 🙂

SUPER ACER

BOOTH ACER & SI TAMPAN ACER ASPIRE S3
LUCKY DIP DI BOOTH ACER + HADIAHNYA
Acer’s Aspire S7 Touchscreen Ultrabooks

Tadi sebelum muter-muter, saya sempet mampir ke boothnya ACER, niat awalnya sih cuci mata liat laptop-laptop keren. Tapi, sepertinya saya salah deh. Gegara liat laptop, saya kepingin punya laptop baru.. :'(

Saat ini, saya memang sudah berkekasihkan ACER AO 722. Saya mencintai kekasih saya, sungguh.. Tapi, kekasih saya ini mungil sekali. Kalau mesti mengetik berlama-lama di laptop, agak melelahkan. Saya kepingin deh punya laptop yang lebih lebar, tapi tetap ringan sih ya.. *urut-urut bahu.

Muter kanan-kiri, depan-belakang, mata saya lagi-lagi ketemu super slim ACER Aspire S3. Aduh, seksi ya dia, kalau diibaratkan laki-laki, dia itu semacam eksekutif muda yang sehat, aktif, dinamis, dan tetap stylish. Ganteng!

Ada sih yang lebih ganteng dari S3, namanya Acer Aspire S7. Acer S7 ini touch screen saudara-saudara, TOUCH SCREEN. Sayangnya saya kurang pintar pake touch screen, jadi sementara saya bercintanya sama keyboard saja yah.. 😀

Ini nih, foto jelas calon pacar saya berikutnya.. *berharap ada yang ngasih.. 🙂

gambar pinjem dari sini

Yuk ah, mumpung masih ada satu hari lagi, segera aja dateng kemari. Sekali lagi, acaranya FREE. Kamu bebas bawa temen sebelah rumah, gebetan, atau keluarga.

…..
TIPS buat kamu yang bakalan berhari Minggu di Socmedfest

1. Pakai baju yang nyaman, t-shirt akan lebih baik
2. Hindari selop tinggi aka high heels. Bukannya kenapa-kenapa sih, cuma takut kamu kecapean aja disana. Sayangkan kalau kamu mesti skip beberapa booth cuma gegara kakinya pegel. 🙂
3. Kalau suka topi, bolehloh topinya dipake.
4. Gunakan pelindung wajah ber-SPF. Gaul sih gaul aja, tapi wajah ganteng/cantikmu jangan sampai gosong, yah.
5. Bawa botol minum sendiri. Bukan botol air kemasan yah. Botol minummu bisa direfill gratis di boothnya Earth Hour Indonesia (@EHIndonesia).

/salam social media

Sumber :

5 Tempat Menyenangkan di Ciputat dan Sekitarnya

Posting ini dibuat untuk ngerame-in #seminggusatu. Apa itu seminggu satu, bisa dibaca di sini ya 😀

Minggu ini, topik seminggu satunya adalah, tempat menyenangkan di kota anda. Kedengarannya gampang kan? Tapi, udah sejam lebih tulisannya gak rampung-rampung nih. Tetiba bingung gitu aja. hihi.

Padahal, sebagai penghuni tetap kampung Ciputat per 1 Januari 2009, saya harusnya sudah tidak perlu mikir lagi kalau hanya sekedar menulis tentang tempat, bukan?

Oke, jadi setelah mikir panjang, lebar, kali tinggi, berikut ini lima tempat yang saya anggap paling menyenangkan di kampung saya tercinta, Ciputat dan sekitarnya. Ihiyy..

1. Teras Kota

Teras kota adalah mal kecil yang berlokasi di Bumi Serpong Damai (BSD). Teras Kota ini terdiri dari 4 lantai, kebanyakan tenantnya adalah restoran. Apa sih yang saya suka dari teras kota? Teras kota itu lengkap, ada bioskop (blitz), toko buku (gramedia), warung makan, live entertainment, dan sering bikin bazaar diskonan di lantai dasarnya. Ada juga pusat kebugaran loh (sayangnya saya gak punya budget untuk ikut-ikutan ng-gaya di gym).. hihi.

Oh iya, ada juga playground buat anak-anak. Meski lokasinya di BSD, tiket playgroundnya masih terbeli lah buat saya yang warga ciputat.

2. Taman Kota BSD

BSD punya dua taman kota. Taman Kota 1, dan Taman Kota 2. Taman Kota 1 posisinya ada di pinggir jalan yang lumayan ramai, jadi kalau niat selingkuh disana, hati-hati, mungkin saja pasangan anda kebetulan lewat. Kalau Taman Kota 2, posisinya agak minggir sedikit. Jalanan menuju ke lokasi relatif sepi, plus banyak spot buat mojok berdua. Mau piknik seperti saya juga boleh.

Taman Kota 2, BSD

3. Pasar Ciputat

Pasar Ciputat ini biang macet! Pedagang, pembeli, angkot, bus kota, tumpah jadi satu. Macet kok menyenangkan, Re? hehe..

Jadi, buat ibu rumah tangga seperti saya, pasar ciputat itu udah kayak departemen store yang bukan main luasnya. Mau beli apa aja ada, semacam one stop shopping :D. Bumbu masak dasar sampai bumbu masak spesial, kaos dalam sampai abaya, setrikaan sampai AC, handphone, makanan, springbed, dll. Intinya sih, jangan lupa bawa dompet.

Sebenarnya, kondisi pasar ciputat dulu jauh lebih mengenaskan. Kalau hujan pasti banjir, macetnya sulit terurai. Sekarang sih, sudah dibangun flyover yang cukup panjang. Sayangnya, masih banyak warga pengguna pasar dan jalan yang abai aturan, macetnya jadi tak habis-habis.

foto dari http://poskota.co.id/

4. Pusat Jajanan di depan perumahan Gria Jakarta, Pamulang.

Entah kapan mulanya, jalan masuk perumahan Gria Jakarta Pamulang kalau malam berubah jadi pusat jajan yang super ramai. Jajanan favorit saya disana adalah martabak! Pedagang yang mangkal terbagi dua jenis, pedagang tenda dan pedagang gerobak. Jenis makanannya lengkap. Sate, Bakso, Bakmi, Dimsum, Siomay, Otak-Otak, Gorengan, Unggas-Unggasan, Makanan ala Jepang, Pizza, dll. Kalau sekeluarga punya selera makan yang beda-beda, bolehlah datang kemari. Harga makanannya sangat bersahabat.

5. RS Eka Hospital

Yang paling saya senangi dari RS ini adalah fasilitas UGD-nya. Saya pikir, gerak cepat perawat dan dokter saat menyambut pasien UGD itu hanya di film saja. hehe. Begitu turun dari kendaraan, satpam UGD lekas menyambut dan bertanya, “perlu bed atau kursi roda”. Sekian detik kemudian mas-mas perawat lekas membantu bapak satpam memapah/menggendong pasien menuju bed/kursi. Lalu dokter lantang bersuara “yang sakit lekas masukkan ke bed nomor sekian”.

Dokter datang, memeriksa, memberi pengurang rasa sakit (bila perlu), menghubungi dokter spesialis (bila perlu), melakukan rontgen (bila perlu), dll. Semuanya dilakukan tanpa menyinggung biaya lebih dulu. Segera setelah kondisi pasien stabil, pengantarnya baru diminta mengurus administrasi di ruang berbeda.

———

Apa yang menyenangkan buat saya, belum tentu menyenangkan buat anda. Jadi, daripada misuh-misuh tidak sepakat, boleh loh anda ikutan posting tempat favorit. Yuk.. yuk…

/salam senang selalu

Tulisan dari teman-teman blogger lainnya: Mas Zam, Mas Pitra, Mas Suprie, Mas Alya, dan Mas Karmin,