Category Archives: #JuliNgeblog

Bayinya Sudah Sembuh

Pernah dengar Gastroenteritis? Gastroenteritis atau yang dikenal juga dengan nama GE ini sakit yang gejalanya muntah dan diare terus menerus. GE ini lumayan bikin perih hati orangtua dan lumayan bikin susut berat badan anak yang sakit.

Tidak ada angin, tidak ada hujan, setelah bangun tidur siang, bayinya kelihatan seperti linglung dan muntah banyak, bukan main banyaknya. Saya sempat bengong. Terpikirnya ini anak masuk angin. Biasanya kan habis muntah badan jadi plong dan seger lagi, nah waktu itu si bayi ga jadi seger, malahan kelihatan makin lemas dan lemah.

Sakit mulai Senin, 22 Juli 2013, 16.00 WIB

16.00 – 18.00
Diare   = 2 kali
Muntah  = 4 kali

18.00 – 24.00
Diare = 4 kali
Muntah = 10 kali

24.00 – 02.00
Diare = 2 kali
Muntah = 1 kali

Asupan sepanjang Sore-Malam = air putih setiap muntah, setengah gelas kecil(60ml) dan oralit sesesap

Saya dan suami udah minta ampun deg-degannya. Mau bawa ke rumah sakit udah malem, terus kok ya kepikirnya ini anak bisa diawasi di rumah, belum ada tanda-tanda yang nunjukin kegawatdaruratan sampe perlu dibawa ke RS.

Udah berusaha kuat, namanya orangtua, liat anaknya sakit emaknya jadi lebih sakit. Jadinya pesen tempat untuk konsultasi di Markas Sehat, dapetnya dengan dr. Purnamawati SpA(K).

——

Selasa, 23 Juli 2013

09.00-12.00
Muntah = 1 kali
Diare = 1 kali

12.00- 24.00
Diare = 7 kali
Muntah = 2

Asupan sepanjang pagi – malam = air putih setiap muntah, semangka setiap pup/pipis, 3 sendok oralit.

Kondisi anak 

Banyak tidur, tidak bersemangat, lemas, demam di kisaran 38-39 dercel.
Masih bisa menjawab kalau dipanggil, diare kebanyakan terjadi saat dia sedang tidur. (dibersihkan sambil dia tetap tidur).
Masih tidak berselera, suara parau.

Ketemu dokter jam 11 siang. Pemeriksaan fisik nunjukin kalo si bayi dehidrasi ringan. Diagnosanya Gastroenteritis dan diagnosa bandingnya Food Poisoning.

——

IMG01964-20130727-1101

Rabu, 24 Juli 2013

07.30-13.00
Muntah = 1 kali
Diare = 8 kali

13.00 – 21.00 
Muntah = 2 kali
Diare = 12 kali

21.00 – 24.00
Muntah = 1
Diare = 1

Asupan : susu ultra 60ml, air putih, tempe satu potong.
Oralit sama sekali tidak mau, sudah dicampur di macam-macam, anaknya sadar dan menolak.
Air putih terus menerus diberikan. Minum susu tak lama muntah.
Ada 2 potong semangka, 1 buah biskuit

Berat badan 23 Juli, 11.00 WIB = 11kg
Berat badan 24 Juli, 21.00 WIB = 10kg

Duh, kalau ditanya apa perasaan saya hari Rabu kemarin, jawabannya cuma satu kata. Hancur.
Liat bayi ga ada tenaga sama sekali, sepanjang hari tidur, matanya sayu, kalau diajak bicara jawabnya cuma ‘eehhh..’ ‘eehhh..’
*nangis*

Bunda Wati (ibu dokternya), syukurnya super sekali, memantau perkembangan si bayi dari awal, saya terus kirim-kirim email dan emailnya terus berbalas. Balasan Bunda Wati selalu menenangkan. Hati yang tadinya pecah-pecah, lumayan nempel lagi.

——

IMG01948-20130725-1741

Kamis, 25 Juli 2013
07-00 – 14.00
Muntah = 1
Diare = 6

16.00 – 24.00
Muntah = 2
Diare = 2

Asupan : Ayam satu gigit, kue sepotong, teh manis, nasi putih dua suap, bihun 3 suap, air putih terus menerus

Kondisi anak : Segar pagi – sore, malam mulai lemas dan tidak bersemangat, tidur gelisah dan menangis putus-putus. Tidak ada demam.

Si bayi bangun dan mengajak saya mengobrol. Itu kayaknya air mata udah di pelupuk, tinggal jatuh aja. Denger suaranya dan liat senyumnya jadi obat buat saya. Padahal kan ya, siapa coba yang sakit, mestinya saya yang jadi obat buat dia. Kejadiannya malah sebaliknya. :’)

Karena dia terlihat segar, sorenya saya ajak ke luar. Menjelang magrib si bayi gelendotan aja terus ke saya, ga mau lepas, lemas, matanya sayu (lagi). Saya semacam menyesal ajak dia ke luar. 🙁

——

Jumat, 26 Juli 2013 

07.00 – 13.00
Muntah = 4
Diare = 4

13.00 – 24.00
Muntah = 3
Diare = 2

Asupan : 1 butir telur rebus, 3 sendok sop makaroni, air putih terus menerus.

Kondisi : Anak lemas, tidur terus, respon baik – sadar kalau ditanya, bibir kering -mengelupas. mata cekung,
Waktu dia makan telurnya dan habis, saya kegirangan, tapi gak lama telurnya ke luar lagi, semuanya. :'(

Anaknya lemas lagi hari ini. Lebih banyak tidur dari kemarin. Saya email lagi Bunda Wati. Kata Bunda, kalau situasinya terus memburuk, baiknya di bawa ke RS.

——

IMG-20130728-01337

Sabtu, 27 Juli 2013

09.00-12.00
Muntah = 1 kali
Diare = 2 kali

12.00- 24.00
Diare = 2 kali
Muntah = 0

Bayinya terlihat lebih segar, mau makan sedikit. Ada 2 sendok nasi dan beberapa suap bihun rebus yang masuk ke perutnya. Minum air putihnya lancar.
Mata masih kering, bibir masih pecah-pecah, pipisnya lancar, kulit agak keriput sedikit.

Sorenya dia saya tinggal dengan bapaknya. Bapaknya bilang sepanjang sore-malam dia makan beberapa suap nasi dan tidak ada muntah! Yeayyy….

——

IMG01982-20130728-1036

Minggu, 28 Juli 2013

09.00-24.00
Muntah = 0 kali
Diare = 0 kali

Bangun tidur bayinya langsung ajak jalan muter komplek. Kayanya sih dia bosan beberapa hari di rumah aja. Jam 10an pagi kami ajak si bayi ke mal terdekat, katanya dia mau naik odong-odong.

Keliatannya bayinya sehat, tapi ternyata belum begitu sehat, jam 12.00an dia nangis minta pulang. Katanya “Ma, Embun ga enak badan.”. :'(
Sampe di rumah dia main-main, nyanyi-nyanyi dan rebahan.

Sore-nya si bayi saya titip embaknya sebentar. Ada yang mau saya beli di luar dengan bapaknya. Kata si embak sepanjang sore dia mau makan walaupun ga terlalu banyak.

——

Bubble Time!
Bubble Time!

Bubble Time!

Senin, 29 Juli 2013

09.00-17.30
Muntah = 0 kali
Diare = 0 kali

Hari ini bayinya sangat-sangat membaik. Dari pagi belum ada tidur, main-loncat-joged-nyanyi melulu. Masih agak rewel sedikit, ada nangis tanpa sebab beberapa kali, tapi kalau dilihat dari fisiknya sudah ga masalah.

Nafsu makan membaik, nafsu ngamuknya juga sudah balik. *lihat kaki bekas dicakar*

——

Pengalaman menjaga anak waktu GE itu luar biasa menyeramkan. Kami mesti jaga si bayi kejar-kejaran cairan, antara yang keluar dan yang masuk. GE gak ada obatnya, yang mesti diwaspadai waktu GE adalah ancaman dehidrasi.

Usahakan si bayi terus dapat asupan cairan. Rehidrasi terus menerus, dengan oralit lebih baik. Tapi kalau ga bisa, boleh cairan apa aja. Air bening, air sirup, air gula, teh manis, jus, es krim, es batu, buah tinggi air, sop cair, dll.

Makan sifatnya ditawarkan. Terus tawarkan, kalau-kalau anaknya mau nyoba sedikit. Kalau dia ga makan ya gak apa-apa, yang penting cairan, cairan, cairan.

Bikin tabel khusus untuk mencatat cairan yang masuk dan keluar. Kata Bunda Wati, jangan takut memberi minum, kalau dia muntah lagi-muntah lagi, ya gak apa-apa, yang penting sudah ada cairan pengganti yang masuk (walaupun sedikit) ke dalam tubuhnya.

Saya senang karena membiarkan tubuh si bayi mengalahkan sendiri virusnya. Dia anak hebat, dan saya belajar jadi ibu yang kuat demi dia.

Terimakasih sayang, buma bangga sama kamu. :’)

/salam bayi hebat!

Pemenang Rere’s Birthday Giveaway!

birthday giveaway

Yay, terimakasih banyak buat temen-temen yang udah ikutan giveaway daku di sini, yaaa.. 😀

Jadi, ini dia pemenangnya.

Untuk masing-masing pemenang nanti harus follow saya di @atemalem dan follow juga yang kasi hadiah ya. Nanti akan di DM untuk teknis pengiriman hadiahnya.

1. Kaos Sablon dari @quasablon-nya, @sarmetquas
@nengbiker.

2. Novel Labirin Rasa dari @ceritaeka.
@awardeean

3. Novel Sketsa Terakhir dari @keichirou dan @vannypn
@lindaersu

4. SEPULUH Paket Coba-Coba Gratis dari Dunia Inline Skate@duniainlinesk8
@venniem (3)
@nonaling (3)
@sabaiX (4)

5. Baju Lucu dari Leenkshop-nya @Lindaleenk
@meutiamansur (pink)
@unidzalika (putih

6. Hyuna dan BTOB (Born TO Beat) Mini Album dari @atemalem
@bapfinitez (Hyuna)
@reraay (BTOB – Born TO Beat)

7. Dua pulsa XL @50ribu dari @atemalem
@ciquinie
@idahceris

Sekali lagi, selamaaattt…

Semoga hadiahnya berguna bagi nusa dan bangsa.

/salam bagi-bagi hadiah

Seperti Hari Ini

Pernah ada saat-saat di mana saya berhenti berharap pada seseorang.
Seperti hari ini.

Tidak lagi mengucapkan keinginan dan memupuk harapan.
Seperti hari ini.

Melangkah riang dengan kaki panjang, menyongsong hari depan dengan penuh bahagia. Lalu kaki terseok, seseorang itu tidak melangkah sama panjang dan riangnya.
Seperti hari ini.

Otak, hati, tubuh, lelah berharap.
Seperti hari ini.

Merasa bodoh merasa diri tinggi, seakan-akan pasti diidamkan selamanya.
Seperti hari ini.

Menghapus kata. Mengurai kembali benang impian. Seandainya bisa menarik kata yang terucap.
Terlalu banyak impian, akan membunuhmu.
Seperti hari ini.

/salam lelah

Kalau Anak Sakit

Kalau anak sakit, kepala sampai kaki rasanya ikut lemas. Tak tega rasanya melihat si anak berjuang melawan sakitnya. Rasanya, kalau bisa, pingin minta sama tuhan supaya sakitnya si anak dipindahkan saja ke saya.

Jadi, setelah semalaman tak tenang melihat si bayi muntah dan diare terus-terusan, pagi-nya saya bawa dia ke dokter.

Dari omong-omong hampir setengah jam, kurang lebih dokternya mendiagnosis bayinya kena GE (Gastroenteritis acute). Dokter berharap saya tenang, terus perhatikan asupan cairan dan tanda-tanda kegawatdaruratan pada si anak. Tanda-tanda kegawatdaruratan itu merupakan petunjuk buat saya untuk segera membawa si anak ke rumah sakit (lagi).

Sementara saya hanya diminta observasi, menghitung asupan masuk, memperhatikan asupan keluar dan mengusahakan pengganti cairan tubuh (oralit) bisa masuk ke badannya si anak.

Oh iya, saya juga diminta untuk memperhatikan plan A dan plan B dari WHO untuk kasus acute gastroenteritis ini.

Sekarang anaknya masih lemes, ibunya apalagi.

Dia harus sembuh, dia pasti sembuh.

/salam emak risau

 

Menjelang Tiga Puluh

gambar pinjam dari sini
gambar pinjam dari sini

Apa ya rasanya tiga puluh tahun?

Teman saya bilang, kalau seseorang sudah mendapatkan undangan sunatan anak, akekahan anak, syukuran tujuh bulanan teman, artinya orang itu sudah tua!

Huhuhu, iya, memang sudah tua. Tapi semangatnya (kayaknya) masih cukup muda, sih. hahhaha

Quote hari ini dari Georges Clemenceau! 

Everything I know I learned after I was thirty.

/salam tiga puluh!

My Birthday Giveaway!

Selamat ulang tahun, Rere!

Ulang tahunnya masih 10 hari lagi, sih. Tapi giveaway-nya dibikin sebelumnya aja, deh. Supaya hadiah-hadiahnya bisa dikirim semua sebelum lebaran.

Terimakasih pada tuhan yang baik luar biasa, masih kasih napas, kasih rejeki tak putus-putus, kasih kesehatan. Terimakasih juga pada orangtua yang saya yakin sampai hari ini ga pernah berhenti doain anaknya. Plus berterimakasih juga sama si abang yang stok sabarnya masih penuh di gudang. 😀

Terimakasih pada semua teman yang mau jadi sponsor di birthday giveaway kali ini. Semoga rejeki kalian ditambahkan terus, yaa… *peluk*

Jadi, ini dia hadiah buat teman-teman,

1. Kaos Sablon dari @quasablon-nya, @sarmetquas

Jadi, nanti salah satu pemenang giveaway bisa dapat 1 buah kaos sablon dengan desain khusus. Sablonnya bisa dengan gambar milik sendiri atau boleh juga kirim foto, nanti fotonya akan dibikin karikatur dan dicetak langsung di kaosnya. Saya udah pesen juga sih buat kembaran bareng si abang dan embun. Nanti kalo kaos pesanan saya udah jadi, saya poto, deh. 🙂

Keren kan, kaosnya nanti cuma kita yang punya. 😀

quasablon1

2. Novel Labirin Rasa dari @ceritaeka.

Untuk diketahui beramai-ramai, teman saya ini baru aja nulis novel perdana-nya, LABIRIN RASA. Ada quote yang uhuk banget nih di Labirin Rasa, “Jatuh cinta itu nggak perlu rumus. Cukup dua hati yang berpendar penuh rasa.”

Di novelnya ada tokoh yang namanya Kayla. Si Kayla ini cewek tomboi yang pacarannya sama motor, ciumannya sama gunung. Kalo kamu suka jalan-jalan, mungkin bakalan nostalgia sama tempat-tempat seru yang diceritain di novel ini. Kalo kamu belum sempet jalan-jalan, ya nanti dibawa jalan-jalan deh pas baca novelnya. 😀

Siap jalan-jalan bareng Labirin Rasa?

labirinrasa1

3. Novel Sketsa Terakhir dari @keichirou dan @vannypn

Novelnya tentang cinta yang tepuk-tepukan sendirian. Nah, yang dikasi kode gak sadar-sadar euy. Buat yang pernah jatuh cinta sendirian, novel ini mungkin bakal bikin kamu nangis, ya. Buat yang cintanya selalu bersambut, novel ini layak baca, supaya kalian bisa mengerti perasaan kami-kami ini. Lho, malah curhat. 😀

Di dalam novel ada tokoh-tokoh yang namanya Tio Ananta, Drupadi (Dru), dan Renata (Rena). Dulunya mereka bertiga teman kuliah. Tio dari dulu udah suka sama Rena, tapi Rena-nya biasa aja, yang suka sama Tio malahan Dru.

Layak baca banget sih ini.

sketsaterakhir1

4. SEPULUH Paket Coba-Coba Gratis dari Dunia Inline Skate @duniainlinesk8

Hadiah dari Dunia Inline Skate ini sayangnya cuma bisa dikasi ke teman-teman yang lokasinya di Jabodetabek. Soalnya nanti lokasi belajarnya cuma ada di Tamini Square sama Keong Mas TMII.

Kalo menang, kamu bisa janjian langsung dengan @duniainlinesk8 untuk nentuin jam dan tanggalnya. Nanti kamu bakalan dapet materi awal dari DIS Skate School, dipinjemin inlineskate dan safety gear, terus boleh main sepuasnya. Gak perlu bawa apa-apa, cukup kaos kaki aja dari rumah. 😀

Oh iya, kelas coba-coba ini terbuka untuk siapa saja, mulai usia sekitar 3 tahun dengan nomor kaki minimal 26, ya. Lebih lengkap tentang Dunia Inline Skate, bisa cek langsung di blognya, yah. 🙂

Yuk, intip video kelasnya

5. Baju Lucu dari Leenkshop-nya @Lindaleenk

Linda ini suka banget sama batik. Sangking sukanya dia belajar jahit, bikin desain baju batik, dan jualan baju batik di fanpage Leenkshop. Kamu bisa minta tolong jahitin baju dengan bahan batik yang kamu punya, atau tinggal pilih dari bahan batik yang sudah ada di Leenkshop. Kamu bisa kasi gambar desain baju sesuai keinginan atau kasitau aja detailnya ke Linda, nanti Linda yang bikin sketsa-nya.

Nah, dari Leenkshop ada dua baju yang mau dibagi-bagi.

Baju pink itu midi dress untuk anak-anak umur 7/8 tahun, kalo baju putih itu atasan lurik top untuk ukuran badan S/M.

leenkshop1

6. Hyuna dan BTOB (Born TO Beat) Mini Album dari @atemalem

Kalau kamu suka K-Pop, salah satu dari dua album ini layak koleksi dong, ya. 🙂

minialbum1

7. Dua pulsa XL @50ribu dari @atemalem

Siapa yang butuh pulsa? Yang mau hadiah ini mesti pake XL, ya. Nanti hadiah pulsanya ditransfer langsung ke nomor yang kamu pakai. 🙂

XL-Logo1

——

Untuk dapetin salah satu dari beberapa giveaway itu, kamu hanya harus tinggalkan komentar di box komen yang isinya :

Nama + email + twitter (kalo ada) + link blog (kalo ada)

Terus jawab pertanyaan ini….

1. Ini ulang tahun saya yang keberapa, hayooo? Kalo butuh contekan, bisa ke sini, yah. 🙂

2. Di blog ini, tulisan saya yang tema-nya apa yang paling kamu suka, kenapa?

3. Doa ulang tahunnya jangan lupa, yaaa…

4. Trus tulis kamu pingin dapet hadiah yang mana, boleh satu, dua, atau tiga (berurutan sesuai skala kepengenan). 🙂

Udah, gitu aja, sih.

Kalo udah baca, langsung tinggalin komen, jangan kabur… Hehehe.. Ditunggu sampai tanggal 27 Juli, ya. 🙂

Semoga beruntung!

/salam ulang tahun, semoga panjang umurrrr….

Baju Anak Itu Mahal, Komandan!

gambar pinjam di sini
gambar pinjam di sini

Jelang-jelang lebaran adalah waktunya bebas belanja. Tangan meminta kesempatan seluas-luasnya untuk membuka dompet. Sebagian membeli kue, sebagian membeli tiket, sebagian oleh-oleh, ada bagian anggaran untuk asisten rumah tangga, dan sebagian (banyak) lagi untuk membeli pakaian.

Dari dulu saya sudah sadar kalau pakaian anak itu memang bukan main mahalnya. Sepotong kecil kaos/dress merk premium harga termurahnya 100ribu rupiah. Kalau harga celananya bisa lebih mahal lagi, 150ribuan per potongnya.

Bayangkan! Bayangkan, hayooo bayangkan.

Itu kalo beli beras, udah dapet 10kg, bisa untuk makan satu rumah hampir sebulan!

Kata teman saya, yang punya usaha bikin baju anak, baju anak itu bisa mahal karena proses pembuatannya yang lumayan ribet. Pola baju anak yang kecil-kecil itu membutuhkan ketelitian lebih banyak ketimbang pola baju dewasa. Waktu proses penjahitan dilakukan, keribetan berikutnya datang. Pola yang kecil-kecil itu mesti disatukan kembali jadi baju yang super kiyut. Ribet, kata dia.

Yahh, biar dia menjelaskan ini-itu ke saya, tetap saja saya masih sesak membayangkan harga baju anak yang lebih mahal dibandingkan baju emak dan bapaknya. *tarik napas*

Untuk pakaian sehari-hari, saya memilih membeli baju di ITC/pasar. Kalau beli baju anak, saya menetapkan persyaratan, antara lain harus menyerap keringat karena aktivitas (bermain) mereka yang padat, anaknya senang, dan emaknya senang.

Menyenangkan emaknya ini lumayan gampang, sih. Beri saya baju-baju bagus dengan harga murah. 😀

Oh iya, di ITC biasanya ada baju anak merk premium dengan harga diskon besar. Mereka ini menjual baju-baju anak sisa ekspor. Karena baju sisa, waktu membeli pakaian kita musti memperhatikan baik-baik, kadang ada baju yang sedikit bolong, jahitannya lepas, jahitannya kurang rapih, atau cuttingnya salah. Kalau belanja di toko-toko demikian, musti titi teliti, deh.

Eh, lupa, kalau memungkinkan, saat membeli pakaian ajak sekalian anaknya untuk menghindari salah ukuran. Saya sering salah ukuran, jadinya baju yang rencananya mau dipakai kondangan minggu depan terpaksa disimpen dulu di lemari buat dipakai kondangan tahun depan. 😀

Satu lagi, membeli baju online itu boleh banget, lhoo.. Pilih penjual yang terpercaya. Saya sarankan beli di toko yang baju-baju anaknya dilengkapi dengan ukuran detil. Waktu mengukur anak, yang diukur baju yang “pas” ukurannya, bukan badannya, yaa..

Soal baju anak ini nanti saya update lagi, deh. Sekarang saya mau browsing toko-toko baju online dulu, mau cari-cari baju lebaran buat Embun. 🙂

/salam baju

Tafsir Al Misbah : Kisah Nabi, Ormas, Sukses, dan Hidayah

Tulisan ini ada karena janji saya pada postingan sebelumnya di sini.  Hari ke-4 Ramadhan, saya dapat rejeki bisa bangun pagi, bisa sahur dengan perasaan lebih bahagia dari hari sebelumnya, dan bisa nonton Tafsir Al Misbah. 😀

Untuk mengaji, saya termasuk pilih-pilih. Sangking pemilihnya, saya jarang sekali mengaji. Tidak cocok dengan pemateri, tidak sesuai cara membawakan, tidak sreg di hati, dan yang paling sering saya pakai adalah alasan capek/malas.

Pak Quraish Shihab adalah salah satu guru yang saya sukai, selain Aa Gym dan Cak Nun. Ketiganya membawakan materi kurang lebih serupa. Santun, menggunakan kalimat sederhana yang mudah dimengerti dan jauh dari jerit-jerit. Entah kenapa ceramah yang disampaikan dengan suara jerit-jerit sampai urat leher kelihatan itu tak nyangkut di otak saya.

Ini kali ke-2 saya mendengarkan Pak Quraish Shihab di bulan Ramadhan. Dalam satu sesi Tafsir Al Misbah, biasanya dikaji hanya beberapa ayat dalam Al Quran, hari ini ada 10 ayat yang dibahas tentang Nabi Nuh, nabi yang jadi rasul pertama.

——

Ringkasan hari ini :

Kisah Nabi :

Saat ini sulit sekali menemukan kisah tentang nabi-nabi. Anak kecil jarang tau kisah tentang Nabi dan Rasul. Kalaupun tau, sekedar, Nabi Musa membelah lautan, Nabi Yusuf itu super tampan, Nabi Sulaiman bisa berbicara dengan binatang, dan beberapa kisah nabi yang mencolok lainnya.

Pak Quraish Shihab menjelaskan kalau memang benar, Al Quran tidak merinci banyak kisah nabi, tetapi hanya episode-episode singkatnya saja. Cerita terpanjang tentang nabi yang ada di Al Quran adalah kisah Nabi Yusuf. Walaupun kata Pak Quraish Nabi Yusuf itu punya cerita terpanjang, saya hampir tidak tau apa-apa tentang dia, kecuali dia tampannya luar biasa. 😀

Kata Pak Quraish lagi, kisah nabi paling banyak ada di kitab perjanjian lama. Eh tapi perjanjian lama kan bukan kitabnya orang muslim? Nah, begini, kalau kisah di perjanjian lama sesuai dengan Quran, ambil. Kalau bertolakbelakang, jangan diambil. Trus, kalau bingung, ya gunakan akal/logika.

Kitab perjanjian lama dan perjanjian baru, menurut @Didut, digunakan oleh umat Katolik. Kisah perjanjian lama, kata dia isinya banyak kisah nabi. Kalau perjanjian baru lebih banyak bercerita tentang Yesus Kristus. Ada kisah nabi juga di perjanjian baru, tapi lebih sedikit.

Selintas :

Soal ormas yang mengaku islam, tapi melakukan tindakan kekerasan. Pak Quraish berpendapat kalau Islam tidak merusak. Islam memperbaiki apa-apa yang rusak. Jika ada yang merusak, maka dia bukan Islam.

“Jangan melalukan perusakan di bumi, setelah Allah memperbaiki.”

Soal hidayah dan petunjuk, kapan ya mereka datang? Begini kata beliau, “Hidayah itu datangnya dari allah. Tetapi dia tidak memberi kecuali hambanya menghendaki.”

Jadi, kalau kepingin sesuatu, ya mesti dari dalam hati kita dulu yang minta, serius mintanya. Katanya kalau kita serius, minta sungguh-sungguh, berdoa, berusaha, allah akan memberikan.

Soal sukses. Tentang sukses ini saya sudah dua kali mendengar beliau bicara serupa. Katanya, orang sukses dinilai bukan karena kedudukan/harta/titel sekolahnya, tapi dinilai dari keluhuran budi dan kebaikan hati.

——

Segitu dulu dari saya, ehhh dari Pak Quraish dink..

Sampai jumpa di postingan Tafsir Al Misbah berikutnya (kalau dapat rejeki bangun sahur)

/salam sayang

Turis Pemula : Best Mango Stickyrice!

Saya jalan-jalan ke Phuket akhir bulan lalu. Perjalanannya 3 hari, tapi di Phuket cuma satu hari saja, karena mesti transit di Singapura 10 jam waktu penerbangan pergi dan transit lagi 12 jam di Singapura waktu perjalanan pulang.

Singapura dan Phuket adalah negara Asia pertama yang saya kunjungi. Senang. 😀

Seperti saya tulis di judul, saya adalah turis pemula. Jadi sebagai turis pemula yang baik, saya memutuskan untuk melakukan perjalanan suci ini dengan panduan buku perjalanan dan blog turis-turis senior.

Di Phuket, selain perjalanan dengan speedboat ke phi-phi island, pulau monyet, dan lain-lain, saya inginnya wisata kuliner. Karena keuangan juga terbatas, saya gak muluk-muluk, cuma ingin icip makanan yang super terkenal di Thailand, Mango Stickyrice.

Sejatinya, mango stickyrice itu cuma ketan putih yang dimasak dengan santan, dihidang dengan mangga segar, disiram kuah santan yang rasanya agak asin-manis.

Keluarga saya cukup sering masak ketan. Biasanya kami buat ketan kuning dengan umbu kelapa manis dan ketan kuah kinca durian. 

Nah, kalau ketan ditambah mangga, saya belum pernah. Tak terbayang sama sekali paduan rasanya akan bagaimana. Tapi, tidak ada satupun review jelek tentang penganan ini. Semua bilang, ENAK!

Di Phuket, saya menikmati Mango Stickyrice dari dua warung yang berbeda, warung pertama menjual Mango Stickyrice ukuran S (small) seharga 80 bhat, warungnya ada di sederetan jalan seberang Hotel Ibis Patong. Duh, saya lupa nama warungnya, tapi warung itu direkomendasikan karena menjual makanan halal, dan enak.

Sayangnya, makanan utamanya biasa saja, dan mahal. Padahal semua orang bilang Phuket itu murah. Mango Stickyrice-nya pun mengecewakan. Ketannya keras, kuahnya encer. Omong-omong saya bisa bilang begini setelah mencoba mango stickyrice yang kedua. Hehehehe..

Karena belum pernah mencoba mango stickyrice sebelumnya, saya sudah cukup puas. Sekedar tau, dan kalau ada yang tanya, saya bisa dengan bangga bilang, “pernah, dong!” 😀

——

Malam berikutnya, menjelang pulang, saya jalan ke luar cari makan malam dan beli mie instan rasa tom yam pesanan si abang di seven eleven.

Saya sudah pernah baca review tentang warung ini sebelumnya di beberapa blog. Semuanya bilang akan kembali lagi ke warung itu kalau suatu saat mampir ke Phuket. Sayangnya, petunjuk arah menuju warung ini hampir tidak ada. Warungnya lumayan kecil, petunjuk namanya dalam aksara thailand. Hampir mustahil menemukan toko ini.

Saya tak mencari, tapi menemukan, tak sengaja. Saya bilang ini jodoh.

Mangostickyrice1

Ada 3 pilihan ukuran, Small = 60baht, Medium = 110baht, Large = 160baht. Saya beli yang S, karena uangnya juga tinggal S. :p

Mangostickyrice2

Begitu penampakannya. Rasanya luar biasaa, ketannya lembut berasa kukusan santannya, mangganya tebal dan super manis, kuahnya kental ada rasa asin dan manisnya. Taburan wijen bikin spesial, bikin makanannya seakan renyah. 😀

Duh, saya jadi pingin lagi. Kata teman-teman yang lain, mango stickyrice di Bangkok lebih murah, dijual di pinggir jalan dengan gerobak. Mmm, kapan ya bisa ke Bangkok.

Ini penampakan warungnya :

bagian depan
bagian depan
bagian dalam
bagian dalam

Di dinding-dindingnya banyak tulisan kenang-kenangan dari turis yang mampir makan. Waktu saya mau beli, ibu-ibunya agak bingung, terus manggil pemilik warungnya.

Pemilik warungnya nanya, saya mau bawa pulang, kan? Terus saya jawab, kalau saya mau makan di tempat aja. Terus dia bilang, lebih baik kalau saya makan dibawa. Terus saya ngotot, saya mau makan di tempat.

Waktu itu saya lumayan bingung, kenapa diusir, ya. Nah, jawabannya baru ketemu belakangan ini. Jadi, si warung itu kan juga jual Pork Rice, Chicken Rice, sama Pineapple Rice. Mungkin si ibu memikirkan kehalalan alat makan yang dipakai, ya.

Kemarin saya kurang nyambung sih ya, otaknya. Hihihi..

Kalau teman mau mampir juga, ini petunjuknya. Warungnya terletak satu deretan Hotel Ibis Patong. Letaknya diantara Hotel Ibis Patong dan Jungceylon Mal. Letaknya kurang lebih di seberang pertigaan Bangla Road.  Semoga berjodooohhhh! 😀

/salam

 

 

Hore-Hore di Gymboree

Sebenarnya anak kecil itu mestinya disekolahin atau ga, ya?

Pertanyaan di atas itu bolak-balik saya tanyakan ke diri saya sendiri, sering. Jawabannya belum pasti juga sampai sekarang, kadang saya berpikir “buat apa dia sekolah, toh di rumah juga saya bisa stimulasi kemampuannya”, lain hari saya berpikir “anak bayi ini memang mestinya disekolahkan saja, supaya dia tidak ketinggalan dari teman-teman sebayanya”.

Soal sekolah tidak sekolah ini jadi penting karena makin kesini persaingan sudah semakin dini. Kalau jaman dulu kita berebut universitas, anak-anak sekarang udah mulai berebut bangku sekolah dasar!

kelas parenting
kelas parenting

Hari Minggu kemarin saya diundang Great Eastern Indonesia @GreatEastern_ID, untuk hore-hore bareng anak di Gymboree Kemang. Ga cuma hore-hore, orangtua juga dikasi kesempatan buat belajar soal parenting bareng Ibu Linda, ownernya Gymboree @gymboree_ind.

Ibu Linda bilang, yang paling penting buat anak itu bukan sekolah atau tidak sekolah, tapi bagaimana kita menanamkan memori yang menyenangkan di otaknya.

“Jangan pernah menekan anak, karena tujuan pembelajaran adalah mengeluarkan karakter si anak. Kalau tertekan, si anak akan menjadi anak buatan orangtuanya, tidak menjadi dirinya sendiri”

Bangun karakter gimana caranya? Bisa pake banyak cara, contohnya main, olahraga, nyanyi, atau joged!

belajar sesuai usia dan minat
belajar sesuai usia dan minat

Intinya sih, belajar itu boleh dan baik, tapi jangan dipaksa-paksa. Cari cara belajar yang menyenangkan buat anak dan orangtua. Misal mau belajar bunyi-bunyian, bisa ambil aja peralatan rumah tangga yang berbeda-beda, terus suruh anaknya pukul pakai sendok kayu. Setiap kali memukul, si anak akan belajar kalau tiap benda akan menimbulkan bunyi yang berbeda. Seru, kan? 😀

Terus, terus, belajar itu bisa di mana aja, ga mesti di ruang kelas tertutup. Jalan bareng orangtua ke pasar, misalnya, bisa sekalian belajar nama dan bentuk buah-buahan.

Ya gitu sih, ya. Orangtua mesti kreatif aja. Semua benda di sekitar bisa dipakai untuk belajar atau main. Terus komunikasi aja sama si anak supaya pemahamannya bertambah terus.

Embun seneng banget ketemu mainan segambreng. :D
Embun seneng banget ketemu mainan segambreng. 😀

Terus, terus, anaknya mau disekolahin ga, Re?

*brb, mau mikir lagi*

😀

/salam emak-emak