Category Archives: Lomba Blog

Cinta Menguar dari Banjar

Pernah dengar istilah banjar? Bukan, ini bukan cerita soal Kota Banjar yang ada di Jawa Barat, tapi ini cerita soal banjar yang ada di Bali.

Banjar merupakan pembagian wilayah administratif di Provinsi Bali, berada di bawah Kelurahan atau Desa, dan setingkat dengan Rukun Warga. Di Bali, Banjar menjadi kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah.

pendeta dan banjar
pendeta dan acara adat di pura

Continue reading Cinta Menguar dari Banjar

Nostalgia

“Memories warm you up from the inside. But they also tear you apart.” 
― 
Haruki MurakamiKafka on the Shore

Hampir satu bulan di Medan, baru di minggu terakhir saya memanfaatkan waktu dengan tujuan khusus, nostalgia.

Mencoba semuanya persis sama seperti dulu. Angkutan umum, celoteh anak sekolahan, inang-inang dengan belanjaan. Bapak-bapak perokok dengan dua kancing kemeja terbuka, klakson ribut, sopir yang ugal-ugalan.  Continue reading Nostalgia

#DiBalikSecangkirKopi – Mamak dan Kopi

Saya selalu mengandalkan kopi pada masa-masa genting kehidupan.

Mamak menyeduhkan saya kopi sewaktu bermalam-malam begadang menuju ujian masuk perguruan tinggi negeri. Saya belajar bukan main tekunnya karena semata-mata tidak ada pilihan lain selain lulus.  Mamak bilang tak ada dana untuk menguliahkan saya di kampus swasta.  Dulu, uang kuliah di kampus negeri memang jauh lebih murah, saya hanya membayar 300-an ribu rupiah per semester.  Continue reading #DiBalikSecangkirKopi – Mamak dan Kopi

Mau Jadi Great Eastern Financial Planner Specialist?

Financial Planner alias perencana keuangan, denger namanya aja orang udah mikirnya jauhh banget. Buat golongan menengah yang tengah bulan gajinya udah mepet kaya saya, mungkin bakalan mikir, keuangan mana yang mau direncanakan, wong ga ada sisa, udah abis buat bayar ini-itu.

Uhm, saya termasuk salah satu yang berpikir seperti itu, sih. Jasa Perencana Keuangan, dalam pikiran saya, mesti kudu dipake sama orang-orang yang duitnya banyak dan bertebar di beberapa rekening, punya aset di sana-sini, plus orang berharta banyak yang bingung duitnya mau dikemanain lagi selain masuk tabungan.  Continue reading Mau Jadi Great Eastern Financial Planner Specialist?

Kopdar Keliling Indonesia, di Jakarta!

taman mini Indonesia map 1

Di Jakarta yang indah ini, kadang kita suka ngerasa cape, lelah, butuh hiburan, dan kopi darat dengan teman-teman. Rehat sejenak dari aktivitas rutin bisa jadi obat mujarab. Persis seperti charger yang bisa kasi energi baru, begitu juga kopdar yang bisa kasi kita semangat baru.

Kopdar sama siapa? Ya bisa sama siapa aja, kalo gada yang ajak, ya kita yang jadi inisiatornya. Mulai ajak satu orang, nanti setelah terkumpul 2-3 orang yang pasti oke, baru ajak beberapa orang lainnya. Makin rame makin seru kan? 🙂

——

Kopdar Suka-Suka

Kalau saya ditanya, tempat kopi darat paling seru di Jakarta itu dimana? Saya pasti jawab Taman Mini Indonesia Indah aka TMII.

Kenapa? Karena TMII itu luar biasa! Banyak banget pilihan yang tersedia buat kopdar. Pilihannya suka-suka, bisa disesuaikan dengan waktu yang tersedia, cuaca, usia, uang di dompet, dan maunya gimana. Di TMII semua ada solusinya.

Buat teman-teman yang masih muda, contohnya, bisa mulai dari pagi, KELILING INDONESIA, masuk ke anjungan satu ke anjungan lain, museum satu ke museum lain sampai sehabisnya waktu. Untuk yang masih kecil bisa main rumah-rumahan balon yang gedenya luar biasa.

Trus kalo yang udah jompo kaya saya, bisa duduk-duduk aja di taman, makan-makan, duduk lagi, tiduran, gitu terus sampe sore. Surga dunia! 😀

——

Tempat Kopdar Itu, Harus….

Waktu masih gadis, belum punya tentengan bayi, saya oke aja diajak jalan. Ke mana aja ga masalah, sepanjang masih bisa dijangkau kaki dan duit. Kalau sekarang saya cenderung pilih-pilih tempat kopdar. Tempat kopdar yang oke menurut saya adalah yang memenuhi beberapa kriteria ini

1. Biayanya cukup 100ribuan per orang. Ini bukannya pelit, ya. Tapi karena sekarang ini kalo piknik jumlah personilnya udah tiga orang, kebayang kan berapa banyak uang yang bakalan habis kalau ga dibatesin dari awal. :p

2. Ada toiletnya. Pipis bayi bisa ditampung pake popok sekali pakai, nah kalo emak-bapaknya yang mau pipis gimane? Toilet is a must!

3. Harga makanannya murah. Mmm ya paling nggak, bisa terjangkau lah.. Ga terlalu mahal sampe bikin mangap kaget, yang standar aja.

4. Ada angkutan umum yang mengarah ke lokasi kopdar. Saya belum punya mobil, jadi ke mana-mana tergantung sama motor. Kalau sudah terlalu jauh dan naik motor dipastikan bikin badan linu, ya kendaraan umum solusinya.

5. Ramah untuk anak-anak. Saya kepingin ke tempat kopdar yang kalau sampe ketempatnya, anak saya bisa senyum gembira ria, ga pasang tampang kesal atau bosan. Jadi, emaknya senang ketemu teman, anaknya senang jalan-jalan. Gitu. 🙂

6. Wajib dapet sinyal! Sinyal telepon itu hukumnya fardhu a’in, wajib tidak bisa ditawar. Saya dan suami punya keluarga besar yang tinggal di luar kota, satu keluarga besar di Medan, dan satu keluarga besar lagi di Lampung.  Jadi kami selalu harus dalam posisi siap menerima kabar dari jauh. Semoga aja kabar yang datang selalu baik. Amiiin ya Allah.

——

Tentang TMII

Nah, TMII ini memenuhi semua kriteria di atas.  Harga tiket masuknya cuma Rp. 9ribu,- Kalau bawa mobil biayanya Rp 10ribu,- Motor tiket masuknya Rp 6ribu,- dan sepeda cuma Rp 1ribu. Duuhh, hari ini seribu dapet apa kan, ya?

Toiletnya banyak, kalau males nyari tinggal tanya aja sama petugas kebersihan yang suka lalu-lalang. Harga makanannya masuk akal, Rp 20ribu perorang udah dapet nasi ayam + kerupuk + es teh. *hemat pangkal kaya*

Kelapa Muda, 7000 saja!
Kelapa Muda, 7000 saja!

Nah, sekarang soal angkutan umum. Pilihannya juga ada banyak, tinggal cari rute yang lewat. Ini dia list rute angkotnya :

1. KWK S15A trayek Ragunan – Pintu 2 TMII
2. KWK T02 trayek Cilitan – Cipayung
3. KWK T05 trayek Cililitan – Setu
4. KWK P15 trayek Cililitan – Cilangkap
5. KWK K40 trayek Bekasi – Kampung Rambutan
6. KWK S19 trayek Depok – Pinang Ranti
7. KWK AL 28 trayek Kampung Rambutan – Sumir
8. KWK T40 trayek Kampung Rambutan – Pekayon

Kalau males ngangkot bisa naik Trans Jakarta Busway, naik Koridor X trayek Tanjung Priok – Cililitan lalu turun di Pusat Grosir Cililitan, habis itu sambung angkot T02 berhenti tepat di pintu gerbang TMII, atau bisa juga naik Trans Jakarta Koridor IX trayek PinangRanti – Pluit.

Taman Mini ini ramah anak, tau betul memang dunianya anak-anak ya bermain. Ga jauh dari loket tiket ketemu kolam renang salju alias snowbay, di depan snowbay ada abang-abang jualan balon & mainan tradisional seperti baling-baling, di depannya lagi ada rumah balon. Huihh, ngeliat begitu banyak pilihan, senyum si bayi langsung terkembang ga putus-putus! 😀

Terakhir soal sinyal. Kemarin ke Taman Mini saya pakai XL. Sampai sekarang sih tetap pakai XL. :D.
Sinyalnya XL yang OK bisa bikin edisi pamer di twitter lancar jaya sih pastinya. Ahoy!

——

Pilihan Wisata di Taman Mini

Taman mini itu semacam toko wisata serba ada. Pilihannya banyak, istilahnya “apa yang lo mau, gue ada”, gitu…  Emang, ada apa aja sih, Re?

1. Ada Museum

Pilihan museumnya ada banyak. Ada Museum Indonesia, Museum Purna Bhakti Pertiwi, Museum Keprajuritan, Museum Prangko Indonesia, Museum Pusaka, Museum Transportasi, Museum Listrik & Energi Baru, Museum Penerangan, Museum Telekomunikasi, Museum Olahraga, Museum Asmat, Museum Komodo & Taman Reptilia, juga ada Pusat Peragaan IPTEK, dan Museum Istiqlal.

Aturan utama di Museum adalah, perhatikan tanda larangan. Jika dilarang memegang, ya jangan dipegang. Untuk tiket masuk museumnya sendiri ada yang Rp 2ribu, Rp 3ribu, Rp 5ribu, Rp 7ribu, dan Rp 10ribu.

2. Ada Anjungan Daerah

Di anjungan daerah kita bisa lihat sekilas budaya, adat, hasil karya, hasil alam, informasi potensi daerah. Kalau beruntung, kita bisa juga lihat pertunjukan budaya seperti tari-tarian dan musik. 🙂

3. Ada Theater.

Pilihan theater di taman mini ada 2, Keong Mas dan 4 Dimensi. Di Theater Keong Mas pemutaran filmnya lebih lama ketimbang di 4 Dimensi. Sebelum masuk ada beberapa film yang bisa dipilih, usahakan jangan sampai salah masuk, yah. 🙂

Di theater Keong Mas ini juga ada Dunia Inline Skate, tempat belajar main sepatu roda gitu. Peralatan udah disediakan, tinggal bawa badan, duit, dan niat yang kuat. 🙂

4. Ada Istana Anak-Anak Indonesia.

Ini surganya anak-anak!!! Ada kereta api kelinci, mandi bola, kolam renang, bumper car, airplane, monorail, komedi putar, roda tamasya, kiddy boat, battery car, dan giring ombak. Untuk tiap permainan kita mesti bayar terpisah, harga tiketnya mulai dari Rp 5ribu-Rp 15ribu.

istana anak

6. Ada Taman dan Dunia Binatang.

Untuk taman pilihannya ada Taman Kupu-Kupu, Taman Prasasti APEC, Taman Apotik Hidup, Taman Reptilia, Monumen Persahabatan Non Blok, Taman Budaya Tionghoa, Taman Melati, Taman Kaktus, Taman Bunga Keong Emas, Dunia Air Tawar & Serangga, juga Taman Burung & Bekisar. Tiketnya mulai Rp 5ribu. 🙂

7. Ada Snowbay!

Snowbay ini direkomendasikan kalo kita masuk keluarga ikan, alias suka main air plus tahan lama-lama di air. Saya paling suka main hurricane. Bisa naik lagi-lagi, dan lagi. Tapi naik tangga dan antri-nya cape. :'(

Oh iya harga tiket Snowbay-nya Rp 120ribu untuk wikdey dan Rp 150ribu untuk wiken (dewasa). Kalo anak-anak tiketnya Rp 100ribu untuk wikdey dan Rp 120ribu untuk wiken.

HURRICANE!!!!!
HURRICANE!!!!!

8. Ada Kereta Gantung.

Kereta gantung ini semacam wahana wajib kalau ke taman mini. Kalau naik kereta gantung nanti kita diajak keliling Indonesia dari atas. Mmm, ga beneran keliling Indonesia sih, tapi bisa lihat pulau-pulau kecil yang dibentuk mirip pulau-pulau yang ada di Indonesia di danau buatan.

Danau berpulau itu letaknya di tengah taman mini, tepat di bawah alur jalannya kereta gantung.

gambar pinjam dari sini
gambar pinjam dari sini

——

Kami Pilih ke…

Terakhir ke Taman Mini saya datang dalam rombongan yang cukup besar. Ada 6 keluarga yang ikut kopdar, lengkap dengan anak-anaknya. Ramee… 😀

kopdar rame

Tujuan kami dimulai dari naik Kereta Gantung, lalu setelah itu lanjut ke Theater IMAX Keong Emas. Nah di depan keong mas ini biasanya ada banyak badut, kalau suka boleh berfoto dengan mereka. Jangan lupa berikan tips usai foto-foto, ya. 🙂

Jelang tengah hari kami cari tempat nyaman untuk duduk-duduk dan makan siang, ketemu satu lokasi keren namanya Plaza Arsipel. Pas udah kenyang, kami lanjut muter Taman Mini ke Teater 4 Dimensi dan habis itu naik Kereta Api Mini.

Ga kerasa harinya udah sore, waktunya pulang. Hari kopdar yang menyenangkan itu kemudian ditutup dengan makan-makan lagi di warung makan sekitaran Museum Transportasi. Hehehe..

Total pengeluaran per orang sekitar Rp 110 ribuan. Totalnya bisa lebih murah untuk anak-anak karena ada beberapa lokasi di TMII yang harga tiket anaknya berbeda dengan harga dewasa. Ada juga yang gratis kalau anaknya belum sampai tinggi badan jumlah tertentu. Yippie! *emak bahagia*

jalanhore

——

Tempat Favorit Saya!

Ini yang paling penting! Seperti yang saya bilang di awal tadi, kadang saya ga kepingin kemana-mana, pinginnya kalo kopdar itu ya duduk, bengong, ngobrol, makan, tiduran, trus duduk, bengong, ngobrol, makan, tiduran lagi.

Tempat yang memfasilitasi kemalasan saya adalah… eng ing eng… PLAZA ARSIPEL!

Plaza Arsipel itu semacam taman yang luaaass, posisi persisnya ada di antara Anjungan Maluku dan Sulawesi Selatan. Di depannya ada Istana Anak Anak Indonesia. Luasnya 2 ha, kalau mau guling-guling pun dijamin puas! Sambil guling-guling bisa manjain mata dengan liat koleksi bunga anggrek.

Kalau mau ada konser besar, Plaza Arsipel biasanya digunakan. Plazanya bisa nampung sekitar 10ribu penonton. Untuk akhir tahun ini rencananya ada pesta malam tahun baru yang bakal diramaikan musik dangdut Sagita, plus pertunjukan kembang api tentunya. Minat?

taman hijauLihat, lihat! Tamannya luas, bersiihh pula. 🙂

IBUBisa gelar tiker buat makan dan tidur-tiduran, lho.. 😀
*foto ini pinjam dari Mas Sani*

Kalau bawa kartu, bisa juga gelar lapak di pojok taman, mau hunting foto orang pacaran, kembang atau spot-spot lucu juga bisa. Kalo ga mau ngapa-ngapain juga boleh, silakan aja.

——

TIPS

Karena Taman Mini sangat luas, sekitar 150 ha totalnya, sebaiknya sebelum datang kita :

1. Menetapkan tujuan.

Misal nih, ya.. Kita mau berangkat jam 7 pagi dari rumah dan akan ada di TMII sampai jam 5 sore. Berarti ada waktu main sekitar 8-9 jam, termasuk untuk makan siang dan ibadah.

Jadi bisa bikin rencana misalnya mau main air dulu di Snowbay 3 jam, lanjut nonton di Keong Mas dan naik Aeromovel, kemudian pulang. Ga suka dengan rencana pilihan saya? Bisa banget bikin rencana perjalanan sendiri, sesuka hati.

Untuk menentukan perjalanan bisa lihat-lihat panduannya di sini. Jangan lupa setel alarm, ga lucu kalau niatnya jalan jam 7 pagi tapi kamu baru bangun jam 11 siang. :p

Agar mantap, sebelum berangkat, ingat yaaa, sebelum berangkat, bisa juga tanya-tanya soal jam tayang/jam operasional tempat wisata TMII di  info@tamanmini.co.id atau telepon ke salah satu nomor ini (021) 87795616, 8409163, 87792078, 8414567, 8409461, 8409432, 29369593.

2. Sesuaikan budget.

Setiap orang punya prioritas masing-masing. Untuk kopdar tanpa sponsor bisa dibicarakan dulu budget yang dibutuhkan kira-kira sekitar berapa. Buat antisipasi aja sih, kasian kan kalau ada yang pingin main tapi uangnya kurang. Moga ga ada ya kejadian seperti itu, Amiiinn!  Eh hampir lupa, kalau datang dalam rombongan yang cukup besar, bisa juga cek harga paket wisatanya di sini.

3. Pakai baju yang nyaman.

Lokasi antar anjungan yang cukup jauh pasti bikin keringetan kalau jalan kaki. Kebayang kan kalo pake baju rumbai-rumbai bahan satin atau pakai kebaya pas badan bakalan gimana rasanya? Jadi pake baju yang nyaman itu, penting!

Memang sih, selain jalan kaki bisa juga naik kendaraan sendiri, sewa sepeda atau naik mobil keliling, tapi ya kalau siang tetap aja panas. Hindari baju-baju yang ga menyerap keringat, pakai alas kaki yang enak dipake, high heels ditinggal dulu ya, kak…. Bisa bawa topi dan kaca mata muka biar makin hietz! Oh iya, siapkan baju ganti dan payung kalau dirasa perlu.

4. Bawa bekal makan.

Tips ini khusus untuk ibu-ibu dan bapak-bapak hemat di dunia. 😀

——

Ini bonus video, buat yang ragu mau main ke Taman Mini bisa nonton dulu, dijamin besok bangun pagi dan langsung bikin kopdar dadakan di sana. *iya, ini berlebihan* 😀

——

Jadi, kakak Kopdar Jakarta, kapan kita kopdar?

/salam mini, ehh.. maxi.. :p

Catatan : Postingan ini saya ikutkan di Lomba Blog Ulang Tahun ke-5 Kopdar Jakarta. Mohon didoaken supaya menang, yaa.. *injek-injek bumi tujuh kali* *tabur kembang tujuh rupa* *minum air dari tujuh sumur*

OPPO N1, Handphone Impian!

Adek : Kak, aku mau beli handphone baru, merknya OPPO. Tolong browsingin dong, bagus ga?
Saya : OPPO yang mana?
Adek : OPPO N1, kak… Sekalian tolong liatin harganya ya.
Saya : Lho, OPPO ada yang baru lagi?
Adek : Iya, kak. Baru aja launching bulan lalu. 🙂

main-1

Di rumah, saya ini semacam jadi batu senderan buat keluarga saya. Dikit-dikit minta tolong browsing-in ini, browsing-in itu. Kata adik dan kakak saya, percuma saya online terus kalau ga bisa dimintain tolong cek ini itu. Hehe, iya juga sih ya.. 🙂

Oke, karena saya kakak yang baik dan pastinya kepingin si adik belanja produk yang baik, saya ikhlas cari informasi tentang OPPO N1. Dari webnya OPPO di sini, kelihatan kalau OPPO punya delapan produk handphone yang sudah dilempar ke pasaran. Yang paling anyar ya OPPO N1 ini.

OPPO products

Nah, OPPO N1 punya kelebihan dibanding produk OPPO lainnya, kameranya bisa diputar 206 derajat! Jago banget, kan? Dengan kamera yang bisa muter kaya gitu, dijamin deh poto rame-rame bareng temen ga bakal ribet lagi. Taruh aja kameranya, putar kamera ke arah depan, dan klik!

Eh, klik?

Iya…. Tau ga kalau mau motret pake OPPO N1, kita bahkan ga perlu pegang handphone-nya langsung. Kita bisa potoan pake O-Click, kak…

Hah? O-Click itu apaan? Semacam mouse yang tersambung ke handphone? Bukan, dong, kalau mau tau lanjut baca ke bawah, yak. 🙂

——

O-Click, Teknologi Yang Wajib Dilirik

O-Click
O-Click

Pernah ngalamin handphone keselip, ga? Duh, saya ini makhluk tuhan yang bakat pelupanya lumayan banyak banget. Dikit-dikit cari handphone, ketemu sebentar, terus handponenya hilang lagi. Gitu terus, seharian. Kadang badan sampai merinding kalau udah nyari handphonenya kelamaan. Kebayangnya itu handphonenya hilang/jatuh. *hiks*

Dengan O-Click, segala merinding disko itu bisa hilang dalam sekejap, lho. Si O-Click ini bisa bantu cari handphone dalam radius 50 meter! Ga usah takut kalo handphonenya ketinggalan di kosan temen atau rumah tetangga, tinggal klik aja pake O-Click! 🙂

Bisanya cuma buat nyari handphone aja, Re?

Enggak, dong! Kan udah dibilang tadi kalau Si O-Click ini bisa bantu buat ngambil foto dari jarak jauh. Sering kan ya, kejadian kalau foto rame-rame, temen-temen maunya difoto aja, jarang yang mau motoin. Iyaa, saya juga gitu, soalnya kalo kebagian tugas jadi tukang foto, saya jadi ga ikutan tampil yak. Hehe..

Ini saran aja, O-Click bisa kamu jadiin gantungan kunci atau dikasi tali yang lucu, supaya ga ikutan nyelip. 🙂

——

O-Touch,  Navigasi Kini Bisa Lewat Belakang

o-touch1

Lagi ribet nyemil keripik kentang, tapi penting banget buat browsing harga laptop terbaru? Duh, itu remah-remah keripik kan mesti dibersihin dulu, ya. Kalau ga ada tissue, masa lap ke baju? 🙂

Kalau pakai OPPO N1, ga perlu takut handphone-nya jadi kotor. Kamu bisa lanjut browsing pakai fasilitas O-Touch!
O-Touch ini inovasi teknologi terbaru dari OPPO yang diperkenalkan di OPPO N1.

O-Touch Panel memungkinkan navigasi layar OPPO N1 dilakukan dengan menggerakan jari pada bagian belakang ponsel. Karena navigasi dilakukan di belakang, tampilan layar depan tidak terganggu/terhalang oleh sapuan jari. Huhuhu, KEREN!

o-touch

Kalau mau tau liat lebih lagi gimana kerennya pengoperasian O-touch.  Yuk nonton videonya. 🙂

Sejujurnya, nonton dua video di atas bikin air mata saya berlinang. *malu*

——

Rotating Camera, Fitur Andalan

Cara baru mengambil gambar.
Cara baru mengambil gambar.

Pernah liat temen yang ambil foto sampai melengkung-melengkung, jongkok-berdiri, nyender, tiarap? Fitur kamera yang mampu berputar dari OPPO N1 ini seperti obat buat semua. Ga ada lagi pose aneh waktu motret. Lo bisa tetap cool dan sekaligus dapat foto berkualitas sesuai angle yang diharapkan.

Kuatir kameranya lekas rusak karena sering diputar? Jangan kuatir, fitur kamera OPPO N1 sudah melawati uji 100 ribu rotasi. Artinya kameranya aman untuk diputar-putar 40 kali sehari selama 7 tahun. WOW!

Kamu bisa lihat lebih jelas fitur kamera dan proses pembuatan OPPO N1 di video ini. Saya ga tanggung jawab kalau kamu jadi ngidam OPPO N1, ya.. 🙂

——

OPPO, Pesaing Tangguh di Pasar Telepon Selular

Omong-omong, dari tadi ngomongin OPPO N1, udah tau belum OPPO ini brand dari negara mana?

OPPO itu produsen elektronik yang markasnya ada di Dongguan, Guangdong, China. Sebelum memproduksi telepon selular di tahun 2008, OPPO sudah lebih dulu memproduksi barang elektronik lain seperti MP3 players dan portable Media players.

Sepanjang karirnya, OPPO sudah berhasil mendapatkan beberapa penghargaan, antara lain dari banyak penghargaan diantaranya About.com Readers’ Choice WinnerUniversal Network, 3D Blu-ray Player ReviewedBest Of 2013 Blue Note Equipment Awards, dan Award: Universal Blu-ray Player.

Menggebrak Indonesia dengan teknologi terkini, OPPO OPPO Finder yang dirilis pada pertengahan 2012 merupakan smartphone tertipis pada saat itu, dengan tebal hanya 6,65mm. Belum puas, menjelang 2013, OPPO merilis salah satu smartphone paling diantisipasi: OPPO Find 5. OPPO Find 5 mengusung layar 5inci 1080p dan kamera 13 megapiksel bertumpuk sensor CMOS, OPPO Find 5 merupakan smartphone pertama di dunia dengan perangkat keras yang didukung HDR.

——

OPPO N1, Teknologi Canggih Dalam Genggaman.

Udah punya banyak prestasi, ga membuat OPPO jalan di tempat. Teknologi terus dikembangkan dan kemudian diusung di produk terbarunya, OPPO N1.

Launching perdana smartphone OPPO N1 sudah dilakukan di dua kota, yaitu Beijing, China pada 23 September dan 16 Oktober kemarin di Jakarta.

Launching OPPO N1
OPPO announced the launch of the OPPO N1, 

Spesifikasi lengkap dari OPPO N1

OPPO N1 Specs

Layar OPPO N1 lebarnya 5,9 inch. Pastinya puas banget kalau mau dipakai browsing, ber-socmed, dan foto-foto. Layarnya didesain super sensitif, jadi bisa dioperasikan walaupun disentuh dengan sarung tangan. Asik nih bawa OPPO N1 kalau lagi jalan-jalan ke luar negeri. Bisa tetap buka handphone dan foto-foto salju. *norak* 😀

Ga cuma dalemannya yang keren, desain luar OPPO N1 juga diperhatikan dengan seksama. Tiap-tiap OPPO N1 perlu 20 hari proses produksi, dan 14 langkah pembuatan yang rumit dan rinci. Bahannya sendiri yaitu full metal aluminium alloy. 

OPPO N1 ini akhirnya rilis setelah kerja keras OPPO selama setahun. Awalnya ada 20 desain dan berakhir dengan OPPO N1 yang sekarang.
——

OPPO N1, Return to Innovation!

Udah nulis panjang lebar tentang OPPO N1, bohong banget kalau saya bilang saya ga kepingin punya kan? Saya jadi ingin punya, saya ngidam OPPO N1. *keruk-keruk tanah*

Kalau punya OPPO N1, saya bakalan foto-foto sampai bosen! Hasil fotonya OPPO N1 itu cantik, cantik, cantik..

hasil foto

foto1OPPO N1 memungkinkan saya berselancar dengan nyaman lewat fitur O-Touch dan berfoto jadi menyenangkan dengan O-Click. OPPO N1 juga bisa membantu menemukan ponsel yang terselip entah dimana, meminimalkan resiko hilang dan tertinggal.

Tak berlebihan kalau saya bilang, OPPO N1 layak duduk di barisan depan smartphone unggulan. Viva OPPO!

Oh iya, sekarang lagi ada penawaran khusus untuk OPPO N1, kamu bisa beli OPPO dengan cicilan selama 12 bulan plus dapet bluetooth stereo headset juga. Asik, kan? 🙂

Pre Order
Pre Order

Yuk, ah, kita jajan OPPO!

——

Sumber

http://www.oppomobile.co.id

http://lazada.co.id

Tentang Saya dan Blackberry

  

Aplikasi Si Onyx
Aplikasi Si Onyx

Saya tak bisa hidup tanpa blackberry. Tidak mengapa kalau kamu bilang saya berlebihan. Nyata-nyatanya memang benar begitu, Blackberry adalah hidup saya, teman yang paling setia selalu ada di sekitar jangkauan tangan, pelipur lara, penghapus duka, teman saat bosan, sedih maupun gembira. Blackberry adalah paket lengkap.

——

Pekerjaan Baru Berkat Blackberry

gambar pinjam dari http://goo.gl/nmeOM
gambar pinjam dari http://goo.gl/nmeOM

Dua tahun lalu saya terpaksa berhenti bekerja dari kantor. Berhentinya saya ini semacam sakit dan suka sekaligus. Sakit karena saya mesti kehilangan penghasilan tetap bulanan, kesempatan untuk menghirup kebebasan minimal delapan jam setiap hari, dan saya juga mesti kehilangan waktu untuk kumpul hore bersama teman-teman.

Sukanya adalah, saya punya waktu 24 jam penuh, 7 hari seminggu, tanpa putus, untuk bayi yang baru saja saya lahirkan Januari 2011 lalu. Bayi itu punya kesempatan mengenal ibunya sebanyak yang dia mau, sampai dia bosan dan memilih main bersama teman-temannya sendiri.

Masalahnya adalah, saya tidak bisa begitu saja berhenti bekerja. Ada cicilan yang mesti dibayar setiap bulan dan suami pasti akan kerepotan kalau harus menanggung semua beban sendirian. Solusinya adalah, saya mesti mencari pekerjaan yang bisa dikerjakan dari rumah.

Saat itulah Blackberry berperan besar dalam hidup saya. Satu kesempatan kerja datang dan mewajibkan calon pekerja baru memiliki Blackberry. Rupa-rupanya, kantor itu menggunakan fitur BBM (Blackberry Messenger) Group untuk komunikasi antar karyawan.  Kalau mau lihat kantor yang persentasi pengguna Blackberry-nya paling banyak,  yuk ah silakan ke kantor saya. 😀

——

BENCI RINDU BBM

Blackberry Messenger
Blackberry Messenger

Blackberry Messenger adalah fitur dari Blackberry yang tidak pernah alpa saya gunakan. Beragam informasi terbaca oleh saya dari sana. Ada berita baik, ada juga berita buruk. BBM juga memudahkan saya berkomunikasi dengan keluarga di rumah, kirim-kirim foto, voice note, jadi pelipur rindu.

Hal yang menyenangkan dari BBM adalah : saya selalu update. Harga cabai naik, tetangga sebelah mengabari ; keponakan berantem di sekolah, adik saya mengabari ; komplek mau bikin acara agustusan dan setiap warga diminta sumbangan seikhlasnya, kabarnya juga beredar via BBM.

Saya pribadi merasakan, lebih mudah mengontak teman/keluarga via BBM, lebih cepat dibalas ketimbang lewat SMS. Saya jarang melakukan panggilan telepon ke orang lain selain keluarga dekat karena kuatir telepon saya mengganggu. Jadi, kalau mau telepon penting, ya BBM dulu, dong!

Satu lagi yang seru dari BBM adalah autotext-nya. Suka deh pake emot-emot lucu untuk BBM-an. Lebih kerasaaa emosinya.

vScreenshot_1362107094061

Hal yang menyebalkan dari BBM adalah : Broadcast Message dan Test Contact. Duh biyung, bahkan keluarga saya saja sering annoying, bikin naik darah. Saya tidak mengerti pentingnya berbagi informasi via broadcast message, apalagi jika infonya tidak valid.

Tidak semua broadcast message yang masuk menyebalkan memang, tapi sayangnya sebagian besar orang yang ada di daftar contact BBM saya masih kurang paham tata tertibnya. Saya sesungguhnya tidak butuh lelucon garing atau broadcast message bernada SARA.

Soal test contact, saya pikir akan menyenangkan kalau Blackberry punya sistem baru soal ini. Lumayan sering saya menerima BBM bertuliskan “test contact, no reply”. Lama-lama bosan juga.

——

WORDPRESS FOR BLACKBERRY

vScreenshot_1362107279265

Saya senang sekali ngeblog. Buat saya, menulis itu makanan buat jiwa. Saya adalah penulis kambuhan, penulis yang hanya menulis saat ide muncul tiba-tiba di kepala saya. “Ting”, lalu semestinya saya segera menuliskan kata-kata yang bermunculan dan mengalir deras ke layar komputer.

Tak mungkin buat saya membawa laptop/komputer kemana-mana. Jadi, solusinya adalah saya mesti menulis di kertas. Tapi, kertas dan pulpen itu old school sekali, kakak… Pernah juga saya berusaha menyimpan ide yang muncul di otak saya untuk beberapa waktu, rencananya ditulis di rumah. Sayangnya, setelah sampai rumah, ide yang sebelumnya terasa terang benderang itu kok malah jadi biasa saja, tak menarik..

Karena saya menggunakan platform wordpress untuk ngeblog, saya bisa pakai aplikasi wordpress for blackberry.  Tinggal unduh aplikasinya sebentar, untuk kebahagiaan panjang kemudian.

Dari wordpress for blackberry ini banyak postingan lahir. Ada cerita seru, lucu, senang, sedih juga kesal.  Setelah dua tahun dipenceti, keyboard BB saya mulai mengulah. Mengetiknya musti hati-hati, kalau terlalu semangat, hurufnya malah jadi dobel-dobel.

Tak enaknya pakai wordpress for blackberry itu, aplikasinya terasa berat untuk Onyx saya, kadang waktu lagi seru-serunya ngetik, jam pasirnya muncul muter-muter di layar blackberry. Hadoh!

——

NARSIS DENGAN BLACKBERRY

Supaya mudah narsis, saya pakai paket blackberry dong, ah. Saya bisa foto-foto, lalu langsung upload ke twitter atau facebook, langsung kirim ke email, BBM Contact atau BBM Group juga bisa. Selain foto-foto, Si Onyx juga sering saya pakai untuk rekam video.  Lumayan buat dokumentasi dan kenang-kenangan kalau si bayi sudah besar.

Sebagian hasil videonya bisa dilihat di kanal youtube saya.  Kalau hasil fotonya ada di facebook saya.

——

PUSH EMAIL

vScreenshot_1362108701744

Buat saya, teknologi push email dari blackberry ini sungguh luar biasaaa.. Emailnya cepat sekali masuk, terkadang lebih cepat daripada versi webnya sendiri.

Push email ini bikin saya jadi orang terupdate semesta, deh. Kalau ada undangan event seru saya jadi cepat tau dan bisa segera daftar.  “Tring, tring”, tuh emailnya baru aja masuk lagi. 😀

——

PAKET BLACKBERRY & BLACKBERRY ROAMING

XMARTPLAN

Supaya saya bisa menggunakan semua fasilitas yang ada di blackberry, saya berlangganan paket internet khusus blackberry dong, ya. Untuk operatornya saya pilih XL, paketnya saya pilih Xmartplan. Paket Xmartplan yang 30 hari harganya Rp 99ribu, termasuk BIS dan free 200 SMS  dan 200 menit telepon, ke pelanggan XL. Iya, kadang-kadang saya masih telepon dan sms, jadi paket Xmartplan udah yang paling oke buat saya.

Sekali-kalinya dapat kesempatan jalan-jalan ke luar negeri, saya tetap bawa blackberry. Asiknya pake kartu XL di blackberry adalah, saya dapet free roaming internasional dong. Free roamingnya bervariasi, ada yang 1 dan 3 hari. Promo ONE Tariff ini berlaku untuk roaming di semua mitra operator yang sudah bekerja sama dengan XL prabayar dan pascabayar di 33 negara.

Karena sistemnya ONE Tariff, mau nelpon atau sms juga murah, menelepon/terima telepon ke/dari Indonesia cukup Rp 3.500 per menit (semua operator), SMS juga sama.  Kalo terima SMS sih tarifnya NOL saja. 😀

Tapiii, kalau mau pakai promo ONE Tariff, kamu sudah harus berlangganan paket blackberry sebelumnya, yaaa…

Gak perlu ganti kartu operator lokal. Pake XL aja tetep bisa xlalu update social media.
Gak perlu ganti kartu operator lokal.  Cukup pake XL aja, tetep bisa xlalu update twitter/facebook di luar negeri

 

Keterangan : Setelah kuota GRATIS Data Roaming habis, akses selanjutnya dikenakan tarif dasar:
• Pasca Bayar: Rp. 350,-/10 KB sampai dengan maksimum Rp. 25.200,-/hari, lalu GRATIS SEHARIAN
• Prabayar: Rp. 350,-/10 KB sampai dengan maksimum Rp. 50.050,-/hari, lalu GRATIS SEHARIAN
——

ZUPER BLACKBERRY

Biar tetangga, teman, saudara punya handset lain yang secara fitur lebih canggih, saya tetap setia sama blackberry. Kok bisa gitu? Bisa dong!

Token M-banking
Token M-banking

Menurut saya, intinya ada pada kebutuhan masing-masing orang. Bagi saya, blackberry sudah menjawab kebutuhan saya sekarang, bisa menulis dokumen, bisa  terima dan buka attachment email, bisa sms-telpon, bbm-an, chatting. Oh iya, Si Onyx juga saya jadikan token untuk m-banking, lho. Kurang berjasa apa coba dia pada saya? *peluk erat*

gambar pinjam dari sini
gambar pinjam dari sini

Minusnya blackberry ya itu, setelah buka-pasang baterai, loadingnya lama sekali, kalau ada momen tertentu yang mesti dicapture, hilang deh. Trus fitur jam pasirnya itu, bikin sering elus dada.

—–

BLACKBERRY Z10

Smartphone BlackBerry Z10 - Touch Phone BlackBerry 10 - Indonesia

spesifikasi

sorotan

fitur

Kemarin saya dapat kabar, kalau ada seri terbaru blackberry yang mulai dijual, namanya Z10.  Mereka-mereka yang udah nyobain sih bilangnya Z10 ini bukan main kerennya. Karena belum punya kesempatan lihat langsung bentuknya gimana, jadi saya lihat previewnya aja dulu di video ini.

Yuk ah, ngences rame-rame.

——

Jadi, ya begitu itu, cerita saya sama Blackberry, banyak yang happy pastinya. Selama ini saya menjaga dia supaya tetap oke sih, tapi, ya karena blackberry saya sudah tua, tentu saja banyak bekas-bekas perjuangan dong ya. Tutup belakangnya sudah tak ada, sempat juga dia dilempar anak saya-akibatnya sebagian layarnya jadi menghitam. Covernya juga sudah mulai mengelupas sedikit, supaya tak tambah banyak rusak akhirnya saya pakaikan cover tambahan di luarnya.

Biar jelek, dia yang paling berperan bikin saya melek selama ini. Melek informasi, gampang ber-social media, dikit-dikit kalo ada perlu tinggal browsing. Tapi, kalau ada yang kasihan, boleh lho kasih hadiah BB baru buat saya. 😀

/Sekian dan terima BB Z10.

Pekan Kondom Nasional, Untuk Siapa?

KONDOM DAN REMAJA adosex

Siapa yang perlu tau tentang kondom atau pekan kondom nasional? Saya, Anda, atau semua orang?

Sampai saat ini, pendapat masyarakat tentang kondom masih terbelah. Ada yang mendukung sosialisasinya, ada yang menolak sama sekali.

Ada pula orang/badan/lembaga yang begitu peduli hingga menghelat pekan kondom nasional tiap tahun. Tahun ini adalah pekan kondom nasional ke-6. Pekan Kondom Nasional 2012.

Kondom diartikan dengan seks bebas pada satu sisi, dan diartikan sebagai pengaman seks beresiko pada sisi lain. Saya menempatkan diri pada golongan orang yang mendukung penggunaan, sosialisasi, dan penyebaran informasi tentang kondom, seluas-luasnya. Tidak terbatas pada pengguna obat-obatan terlarang, penjaja seks, dan pelaku seks bebas.

gender_625x884px
Foto diambil dari http://www.unaids.org/

Tahun lalu saya menerima kabar dari seorang teman. Tiga anak perempuan usia sekolah menengah pertama ketahuan hamil, oleh pacarnya. Ketiga bocah perempuan itu terpaksa berhenti sekolah. Miris.

Konsentrasi saya bukan pada kehamilannya saja, tetapi pada kemungkinan yang bisa saja terjadi pada perilaku seks yang demikian. Masing-masing dari mereka mungkin tidak menyadari, banyak hal yang bisa terjadi selain hamil dan putus sekolah. Mereka bisa saja tertular penyakit kelamin atau terinveksi HIV/AIDS.

Tiga bocah perempuan itu, dua diantaranya tinggal di lingkungan yang berdekatan. Tidak! mereka tidak tinggal di gang kumuh dan jorok. Tetapi mereka tinggal dan besar di lingkungan penuh rumah tembok, bersih, dan ada satu rumah ibadah besar didekatnya.

Perilaku seks beresiko bisa dilakukan siapa saja, kapan saja. Lingkungan dan orangtua kadang hanya bisa melihat setelah hal itu terjadi. Tanda-tanda awalnya tak terlihat. Hening, lalu BOOM!

Tanggung jawab siapa?

——

HIV AIDS DI INDONESIA

Penularan virus HIV di Indonesia itu tinggi. Data dari UNAIDS menunjukkan jumlah orang yang terinfeksi HIV di Indonesia meningkat hingga lebih 25 persennya dalam kurun waktu 2001-2011.

Data dari UNAIDS.
Data dari UNAIDS.

Masih berdasarkan UNAIDS Report on The Global Aids Epidemic 2012, tercatat ada 380 ribu orang yang terinfeksi di Indonesia. Angka itu menempatkan Indonesia di nomor tiga terbanyak di ASIA setelah China dan Thailand, dan nomor 13 terbanyak dunia.www.unaids.org en media unaids contentassets documents epidemiology 2012 gr2012 JC2434_WorldAIDSday_results_en.pdf

Dalam Laporan Kementerian Kesehatan Triwulan III Tahun 2012 di sini disebutkan, sejak pertama kali ditemukan (1987) sampai dengan September 2012, kasus HIV-AIDS tersebar di 341  (71%) dari 497 kabupaten/kota di seluruh (33) provinsi di Indonesia.

Pada 1987, kasus ini ditemukan pertama kali di Bali, dan kasus terakhir yang dilaporkan pada 2011 berasal dari Provinsi Sulawesi Barat. Kasus HIV terbanyak di Indonesia ada di DKI Jakarta, kemudian disusul Jawa Timur, Papua, Jawa Barat, dan Sumatera Utara.

——

TENTANG HIV / AIDS

Definisi

HIV (human immunodeficiency virus) merupakan retrovirus yang menjangkiti sel-sel sistem kekebalan tubuh manusia dan menghancurkan atau mengganggu fungsinya. Infeksi virus ini mengakibatkan terjadinya penurunan sistem kekebalan yang terus-menerus, yang akan mengakibatkan defisiensi kekebalan tubuh.

Sedangkan AIDS (acquired immunodeficiency syndrome)  menggambarkan berbagai gejala dan infeksi yang terkait dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Tingkat HIV dalam tubuh dan timbulnya berbagai infeksi tertentu merupakan indikator bahwa infeksi HIV telah berkembang menjadi AIDS.

Dengan gaya hidup sehat, jarak waktu antara infeksi HIV dan menjadi sakit karena AIDS dapat berkisar antara 10-15 tahun, kadang-kadang bahkan lebih lama. Terapi antiretroviral dapat memperlambat perkembangan AIDS dengan menurunkan jumlah virus (viral load) dalam tubuh yang terinfeksi.

Bagaimana penularannya?

HIV ditularkan melalui seks penetratif (anal atau vaginal) dan oral seks; transfusi darah; pemakaian jarum suntik terkontaminasi secara bergantian dalam lingkungan perawatan kesehatan, dan melalui suntikan narkoba; dan melalui ibu ke anak, selama masa kehamilan, persalinan, dan menyusui. Jelasnya tentang metode penularan HIV bisa dibaca pada laman web Komisi Penanggulan Aids di sini.

Pencegahan

setia

Catatan : Informasi ini saya kutip dari web Komisi Penanggulangan AIDS.

Penularan HIV secara seksual dapat dicegah dengan:

  • berpantang seks
  • setia pada pasangan
  • seks non-penetratif
  • penggunaan kondom pria atau kondom wanita secara konsisten dan benar

Kondom yang kualitasnya terjamin adalah satu-satunya produk yang saat ini tersedia untuk melindungi pemakai dari infeksi seksual karena HIV dan infeksi menular seksual (IMS) lainnya. Ketika digunakan secara tepat, kondom terbukti menjadi alat yang efektif untuk mencegah infeksi HIV di kalangan perempuan dan laki-laki.

Tapi, agar efektif, kondom musti digunakan dengan benar. Seperti apa cara yang benar itu, simak keterangan di bawah ini.

IMG00487-20130107-2151

  • Kondom berpelumas lebih sedikit kemungkinan untuk robek saat dikenakan atau digunakan. Pelumas berbasis minyak, seperti vaselin, hendaknya tidak digunakan karena dapat merusak kondom.
  • Hanya buka bungkusan berisi kondom saat akan digunakan, kalau tidak kondom akan mengering. Berhati-hatilah agar kondom tidak rusak atau sobek ketika anda membuka bungkusnya. Bila kondom ternyata sobek, buang kondom tersebut dan buka bungkusan yang baru.
  • Kondom dikemas tergulung dalam bentuk lingkaran gepeng. Pasanglah kondom yang tergulung itu di ujung penis. Peganglah ujung kondom di antara ibu jari dan jari telunjuk untuk menekan udara supaya keluar dari ujung kondom. Tindakan ini akan menyisakan ruang untuk tempat cairan semen setelah terjadinya ejakulasi. Tetap pegang ujung kondom dengan satu tangan. Dengan tangan yang satunya, gulunglah sepanjang penis yang berereksi ke arah rambut kemaluan. Jika pria pemakai tidak disunat, ia harus menarik kulup ke arah pangkal penis sebelum menggulung kondom.
  • Bila kondom tidak cukup berpelumas, pelumas berbasis air (seperti silikon, gliserin, atau K-Y jelly) dapat ditambahkan. Bahkan air ludah dapat berfungsi dengan baik sebagai pelumas. Pelumas yang terbuat dari minyak-minyak goreng atau lemak, minyak bayi atau minyak mineral, jeli berbasis bahan turunan minyak bumi seperti vaselin dan olesan lainnya – hendaknya jangan digunakan karena dapat merusak kondom.
  • Setelah berhubungan seks, kondom perlu segera dilepaskan secara benar.
  • Segera setelah si pria pemakai mengalami ejakulasi, ia harus menahan pada ujung dekat pangkal penis untuk memastikan agar kondom tidak terlepas.
  • Kemudian, si pria harus menarik keluar penisnya selagi masih dalam keadaan ereksi.
  • Ketika penis mengecil kembali, lepaskan kondom dan buanglah kondom pada tempat yang tepat. Jangan membuang kondom ke dalam toilet dan menyentornya dengan air.
  • Bila anda akan melakukan hubungan seks lagi, gunakan kondom baru, dan ulangi proses di atas dari awal.

Catatan : Pencegahan penularan HIV/AIDS pada pelaku narkoba suntik, dari ibu ke bayi, dan saat dalam perawatan kesehatan bisa dibaca di sini.

——

KONDOM DAN KELUARGA SAYA

gambar dari sini
gambar dari sini

Saya adalah pengguna kondom aktif. Saat ini, fungsi kondom di keluarga saya lebih sebagai alat kontrasepsi. Saya dan suami sama-sama nyaman menggunakan teknologi kondom ketimbang metode lainnya.

Kondom, selain untuk kontrasepsi, juga bisa berperan sebagai dinding penghambat agar tidak terjadi pertukaran cairan, seperti darah, air mani atau cairan vagina antar pasangan yang melakukan hubungan seks. Cairan-cairan tersebut bisa mengandung bakteri atau virus HIV.

Pertukaran cairan itu bisa terjadi tidak hanya pada orang dewasa, tetapi juga bisa terjadi pada anak-anak. Seperti cerita saya di atas tadi. Bahkan, di seluruh dunia, setengah dari semua infeksi HIV baru dialami remaja berusia 15-24 tahun

Kebayang kan betapa banyak remaja yang aktif secara seksual pada usia dini, sering/pernah berganti pasangan, dan tidak menggunakan kondom secara teratur. Selain seks bebas, masanya remaja itu masanya coba-coba, nah coba-coba narkoba juga bikin mereka rentan terkena infeksi HIV.

Mereka ga tau banyak tentang HIV/AIDS, apalagi pencegahannya. Lalu, bikin mereka tau ini tanggung jawab siapa? Tanggung jawab kita yang udah gede-gede ini kan, ya?

pengaman

Sejujurnya, saya juga bingung untuk mulai mengenalkan kondom ke remaja. Empat keponakan sudah saya anggap layak mendapatkan pengetahuan seputar kondom dan HIV/AIDS. Tapi, memulainya itu, lho.

Sampai saat ini saya masih mencari cara dan bahasa yang layak supaya keponakan saya tidak menangkap makna yang berbeda dari yang saya inginkan. Nanti, kalau sudah berhasil cerita-cerita ke mereka, pasti akan saya tulis disini.

——

PEKAN KONDOM NASIONAL 2012

foto dari sini
foto dari sini (Country Manajer DKT Indonesia, Todd Callahan ; Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi)

Sejak 2007 lalu, pekan kondom nasional diadakan di Indonesia. Kegiatan yang digagas DKT Indonesia dan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional ini diadakan supaya informasi tentang kondom dan manfaatnya tersebar luas.

Melihat pergerakan virus yang demikian cepat, sepertinya sudah saatnya kita semua berpikiran terbuka, Tidak lagi memandang kondom sebagai ajakan untuk jadi pelaku seks bebas, tapi juga melihat sisi positifnya. Pake kondom itu, selain murah juga mudah untuk mencegah penularan HIV dan infeksi menular seksual.

Oh iya, budaya Indonesia yang “malu-malu” juga bisa jadi salah satu penyebab bertambahnya infeksi HIV. Bahkan saya, yang sudah emak-emak ini masih saja dipandangi penuh selidik saat membayar kondom di kasir supermarket.

Pernah juga ada pengalaman saat saya hendak membeli kondom, tetapi barangnya tidak nampak di display apotik, dan tidak ada pilihan lain selain menyebutkan nama, merk, dan ukuran kemasan kondom yang hendak saya beli. Hasilnya, beberapa pengunjung lain yang ikut antri memelototi saya dari kaki sampai kepala. 😐

Pada Pekan Kondom Nasional 5 Desember 2012 lalu, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan angka pengidap HIV/AIDS di Indonesia dari kalangan usia 20-29 tahun cukup tinggi. Hal itu dinilai memprihatinkan. Sebab, bisa disimpulkan penderita mulai terkena infeksi sejak lima tahun sebelumnya atau pada usia 15 tahun.

“Ini berarti dia terinfeksi saat remaja. Itulah pentingnya kita menyampaikan pemahaman kepada 65 juta generasi usia 15-24 tahun. Dari 65juta orang itu hanya 35 persennya yang memahami pentingnya kondom dalam berhubungan seks. Ini makanya angka HIV meningkat,” kata Nafsiah.

Todd Callahan, Country Director DKT Indonesia dalam kesempatan yang sama menyatakan, Pekan Kondom Nasional ini akan terus dihelat bersama KPAN, tujuannya mengingatkan masyarakat untuk saling berbagi pengetahuan dan kepedulian mengenai pencegahan penularan virus HIV dan infeksi menular seksual lainnya (IMS).

“Seperti kita ketahui bersama, penggunaan kondom merupakan salah satu cara pencegahan yang paling efektif. Untuk itu berbagai kegiatan kami lakukan dalam “Pekan Kondom Nasional 2012” guna dapat menyampaikan pesan tersebut,” ujar Todd.

——

TANGGUNG JAWAB SIAPA

Melambatkan pergerakan virus HIV tanggung jawab kita semua. Pelaku seks bebas mesti bertanggung jawab, tidak menularkan penyakitnya kepada orang lain, PAKAI KONDOM!  Tidak ada alasan absen pake kondom, toh sekarang ada kondom andalan dan kondom sutra, kondom berkualitas dengan harga terjangkau yang bisa dibeli dengan mudah di pasaran.

Lalu, pelaku narkoba suntik tidak boleh menggunakan jarum yang sama berulang kali, dan petugas kesehatan mengecek kembali peralatan/media yang digunakan sebelum melakukan tindakan.

Ethiopia saja bisa menurunkan infeksi baru hingga 90 persennya, kenapa kita tidak bisa?

Untuk kita yang rendah resiko tertularnya, boleh lho bagi-bagi informasi ke sekitar. Bisa lewat tulisan, gambar, atau ngobrol-ngobrol.

Saya, seperti yang sudah saya janjikan tadi, akan memulainya pada keluarga terdekat alias keponakan. 😀

/salam sehat.

Sumber

http://www.aidsindonesia.or.id/

http://www.dktinternational.org/country-programs/ethiopia/

http://www.dktinternational.org/wp-content/uploads/2012/01/Case-Study-Indonesia.pdf

http://www.unaids.org/en/media/unaids/contentassets/documents/epidemiology/2012/gr2012/20121120_UNAIDS_Global_Report_2012_en.pdf

Mengeruk Laba Lewat Social Media

Dulu, jamannya masih muda, mamak saya adalah pedagang ikan. Mamak adalah pedagang ikan yang setia. Lebih 20 tahun mamak berjualan ikan dengan pola yang kurang lebih hampir selalu sama.

Bangun pukul 12 malam, minum segelas teh, berangkat pukul 1 pagi ke tempat pelelangan ikan, sampai di lokasi lalu putar-putar, pilih-pilih, belanja-belanja langsung di nelayan, dan lalu ikut lelang jika kebetulan ada ikan yang diminati di tempat lelang.

Selesai belanja sekitar pukul 3-4 pagi, menunggu teman-teman dan mobil pengangkut, lalu sekitar pukul 5 berangkat ke pasar untuk berjualan. Ikan sudah rapi dan siap dijual di kios ikan mamak saya (yang hanya berupa meja batu)  pukul 6 pagi.

Mamak berjualan mulai pagi hingga siang atau sore hari. Pulang ke rumah, makan, bicara-bicara sedikit, tidur sekitar jam 8 malam, lalu kembali bangun pukul 12 malam. Begitu terus, sampai 20 tahun.

Mamak saya adalah pedagang konvensional. Hampir seluruh waktu di kehidupannya digunakan untuk berdagang. Mamak tidak mengenal cara berdagang lainnya, dan mamak percaya cara berdagang yang digunakannya adalah cara berdagang yang terbaik yang bisa dilakukannya.

Cara berdagang konvensional yang dilakoni mamak saya puluhan tahun sukses mengantarkan kami (anak-anaknya) lulus kuliah.

Lalu saya berpikir, memangnya mamak saya bisa berdagang bagaimana lagi?

Barang jualannya, yakni si ikan basah, tidak memungkinkan untuk disimpan dalam waktu lama. Kalau bisa, malahan, agar kualitasnya tidak turun, ikan habis dalam satu hari saja.

Mamak saya tidak pernah mengenal internet, dan mungkin kalau dikenalkan sekarang dia akan misuh-misuh, malas berpikir, merasa sudah tua, tak perlu tahu dan ikut perkembangan jaman.

Tapi, anaknya harus tahu, bukan?

Sayangnya, anak mamak, yaitu saya, kurang berbakat, atau malas berjualan online. Pernah mencoba, tapi enggan mengembangkan. Barang jualan saya sampai berdebu, saya simpan, gulung-gulung, lempar di atas lemari.

—————

TIDAK DEMIKIAN DENGAN TEMAN SAYA!

Teman saya, Hana, dan 4 orang temannya mengaku punya minat yang sama. Yakni FASHION. Mereka cantik, muda, punya uang, dan gaya. Selama ini untuk memenuhi kebutuhan bergaya, mereka membeli pakaian dari butik busana muslimah yang terkenal dan mahal.

Pada Mei 2012, kelima amatir ini bersepakat, membuat line busana sendiri. Mengumpulkan Rp 3 juta per orang dan menggunakannya sebagai modal awal usaha bisnis pakaian “NoorElHana”.

Kami, Hana, Bunga, Dini, Sefi, Yasaka, suka shopping, awalnya iseng, karena kami berhijab dan merasa sulit cari baju yg simple, tapi tetep gaya dan pastinya harganya terjangkau. Karena kita suka beli produk-produk di Mosaicht, tapi itu mahal. Jadi kita pingin bikin sendiri dan jual dgn harga yang lebih terjangkau. Model-model baju yg kita bikin juga simple, edgy, tapi tetep manis. Karena kita semua amatir, setiap proses mengandung pembelajaran.

Mereka memang anak sekarang, anak internet, terbiasa menggunakan internet, dan kali ini berniat menjajal internet untuk bisnis. Lima kepala jadi satu, kemudian meluncurlah koleksi pertama dari NoorElHana pada 24 Juli 2012 lalu. Koleksi pertama ini terdiri dari Rok (wing skirt & umbrella skirt), celana harem, blouse (strip blouse & wavy blouse, dress, dan chiffon shawl.

Koleksi ini langsung dipajang di Facebook, Multiply, Pasar Dino, dan Toko Bagus. Menurut Hana, founder yang namanya juga digunakan untuk nama toko itu, penjualan paling tinggi saat ini ada di Facebook. Oh iya, agar nyaman, mereka sengaja tidak berjualan di akun masing-masing pendiri, tapi membuat halaman khusus untuk jualan.

Promosi, kata Hana, awalnya dilakukan mulai dari mengirimkan BlackBerry Messenger (BBM) pada teman masing-masing untuk berkunjung ke FB page NoorElHana.

Kemudian, tantangan kedua adalah, mengenalkan akun twitter @NoorElHana. Karena followernya masih sedikit, setiap tweet harus di RT oleh foundernya. Alasannya, supaya orang-orang tertarik membaca timeline dan mau follow.

Pelanggan awal NoorElHana kebanyakan teman. Setelah membeli, mereka diminta berfoto dengan produk dan setiap foto dan testimonialnya kemudian dipajang di Page NEH. “Tujuannya untuk mendapatkan kepercayaan dari calon pembeli,” kata Hana lagi.

Modal awal sudah habis sekitar Rp 4juta, dan omsetnya sudah mencapai Rp 7,5juta. Tidak semua barang laku. Untuk barang yang tidak laku kemudian dijual offline di bazaar dengan harga lebih murah. Tantangan bagi NEH saat ini adalah mencari penjahit dengan harga masuk akal tapi berkualitas.

Bayangkan, mereka hampir berhasil melipatduakan modal, itupun masih ada koleksi yang belum terjual. Dan, penjualannya dilakukan online. Artinya, tidak ada biaya sewa kios, gaji karyawan, uang keamanan.

Semua dilakukan via internet, bahkan ongkos kirim pun ditanggung pembeli.

—————

Keberanian menjajal sosial media sebagai media bisnis mestinya bukan hanya milik teman saya semata, tetapi juga milik pebisnis desa.

Awal bulan lalu saya berkunjung ke Desa Bobung, Gunungkidul, Yogyakarta. Desa Bobung adalah desa wisata penghasil topeng. Selain pertanian, sumber utama penghasilan warga Desa Bobung adalah kerajinan kayu.

Ada dua macam kayu yang digunakan sebagai bahan baku kerajinan, yaitu kayu pule (alstonia scholaris), dan kayu sengon (albasia).

Secara kualitas, hasil kerajinan dari Kayu Pule akan tampak lebih halus dan harga jualnya lebih tinggi. Jika batang kayu pule digunakan untuk kerajinan, maka bagian kulitnya digunakan untuk bahan jamu ghodok.

Kayu gelondongan yang siap diolah jadi kerajinan

Sayangnya, pertumbuhan kayu pule relatif lambat, sehingga warga menggunakan kayu sengon sebagai pendamping bahan baku.

Proses pembuatan topeng cukup panjang. Dimulai dari membelah kayu seukuran kerajinan yang akan dibuat. Jika peruntukannya untuk topeng, tentu saja ukurannya akan berbeda dengan mangkuk.

Di bengkel, kayu yang sebelumnya tanpa bentuk itu dipahat. Ada yang berbentuk topeng, binatang, dan lainnya. Bentuk-bentuk ini dibuat sesuai permintaan. Pekerja akan mendapatkan upah harian.

Di bengkel ini, kayu gelondongan dibentuk sesuai pesanan.

Setelah selesai dipahat, kayu yang telah berbentuk kemudian direbus selama tiga jam dengan bahan pengawet. Lalu dioven selama 2 hari. Setelah benar-benar kering, kayu dipindahkan ke bagian pengamplasan.

Jika di bengkel pahat semua pekerja laki-laki, di bagian pahat ini sebaliknya. Hampir semua pekerjanya perempuan. Saya pikir ini masalah tenaga ya. Memotong dan mencungkil kayu pasti membutuhkan energi yang cukup besar.

Pengamplasan mesti dilakukan hati-hati. Kalau terlalu semangat bisa-bisa bentuk hidung pada topeng yang tadinya sudah lurus mancung malah rusak.

Beres diamplas, topeng dan kerajinan lainnya dipindahkan ke bagian gambar. Gambarnya bisa macam-macam, bunga atau bentuk bangun ruang beraneka.

Selanjutnya, kerajinan dibawa ke ruang pembatikan. Pembatikan dilakukan langsung pada kayu. Istilahnya batik kayu.  Pembantikan yang dilakukan persis seperti membatik kain, menggunakan malam dan canting.

Karena dilakukan manual dan sangat hati-hati, dalam satu hari paling hanya bisa didapatkan satu buah topeng batik kayu.

Kerajinan kayu yang sudah selesai dibatik dan dipernis

Topeng yang sudah dibatik kemudian dipernis dan dikeringkan kembali. Setelahnya tinggal dipajang di showroom.

Kerajinan batik kayu khas Desa Bobung tidak hanya diminati wisatawan dalam negeri. Kerajinan ini sudah pula diekspor ke mancanegara. Diantaranya Brazil (topeng), Eropa (barang fungsional semacam nampan), Asia (patung binatang seperti kucing/gajah), dan Australia (patung kanguru).

Untuk menjamin persaingan yang sehat antara UKM di Desa Bobung, dibentuklah Koperasi. Koperasi juga berperan sebagai pemberi modal.

Harga kerajinan batik kayu bervariasi. Mulai Rp 7500 (gantungan kunci), Rp 300ribu (topeng), Rp 30-40ribu (hiasan binatang), Rp 30-120ribu (mangkuk dan nampan).

Gelang, Mangkok, dan Topeng hasil karya warga Desa Bobung

Koperasi juga menerima pesanan kerajinan kayu ukuran besar. Khusus untuk kerajinan ukuran besar ini harganya bisa mencapai Rp 10juta.

Bapak Ismadi, pemandu yang menemani saya berkeliling desa, menyebutkan saat ini dari 138 KK, hanya 2 KK saja yang tidak ikut membuat kerajinan. “Itupun karena mereka bekerja sebagai PNS.”

Ia beharap, Desa Bobung semakin dikenal dengan kayu batiknya, dan warga desa dapat terus mendapatkan pesanan.  Aminn…

—————

Pada event Melek Digital untuk Startup Business yang diadakan AXIS bulan lalu, saya terhenyak. Ternyata tak sampai 5 persen dari pedagang/pebisnis di seluruh Indonesia yang sudah memanfaatkan media digital untuk pengembangan usahanya.

Data tentang perilaku pengguna internet di Indonesia dalam berbelanja online berikut saya dapatkan dari survei Ipsos yang dirilis April lalu . Ipsos adalah perusahaan riset pasar independen yang dikelola oleh periset profesional, didirikan di Perancis kini memiliki kantor di 84 negara.

Hasil survei tersebut mengatakan bahwa 69% pengguna Internet di Indonesia melakukan pencarian web untuk mencari produk yang ingin mereka beli, serta dari jumlah total responden sebanyak 48% melakukan pembelian barang secara online, sedangkan untuk Indonesia sebesar 44%.

Pasar online di Indonesia begitu besar. Online shop diminati karena mudah dilakukan, pembeli bisa membandingkan harga tiap toko secara langsung, hemat waktu, dan tak perlu melakukan perjalanan ke toko.

Namun, bukan berarti perkembangannya bebas hambatan. Tantangan online shop sendiri adalah :

1. Alat Akses

Orang muda Indonesia mungkin banyak yang punya gadget pintar, bahkan satu orang bisa memegang lebih dari satu gadget. Tetapi generasi tua belum tentu.

2. Cara Bayar dan Kepercayaan

Persis seperti gadget, tidak semua orang memiliki rekening bank. Kalaupun ada, belum tentu mereka percaya mengirimkan sejumlah uang untuk pembayaran barang tertentu. Lah, barangnya saja belum kelihatan wujudnya kok sudah disuruh bayar. Penipuan sudah sering terjadi, kita sebagai pembeli memang harus lebih awas lagi.

Solusinya : Toko online yang baru dan ingin mendapatkan kepercayaan bisa menerapkan sistem Cash On Delivery (COD). Sistem ada uang ada barang ini cukup nyaman bagi pembeli. Minusnya : baik pembeli maupun penjual mesti menyediakan waktu khusus demi terjadinya transaksi.

—————

Pasar online di Indonesia sangat besar. Terbayang kalau ada yang mau membantu mengenalkan hasil karya Desa Bobung lewat internet. Sayang sekali hasil karya yang begitu indah penjualannya sangat terbatas.

Pasar offline kerajinan kayu dari desa ini memang sudah bagus, tetapi jika dikembangkan penjualannya lewat online pasti akan lebih berkembang, bukan?

/salam online

sumber :

http://dailysocial.net/post/hasil-survei-ipsos-dan-peluang-bagi-pelaku-jual-beli-online

http://www.ipsos-na.com/news-polls/pressrelease.aspx?id=5573

http://ekonomi.kompasiana.com/wirausaha/2012/02/24/beberapa-kendala-online-shop-di-indonesia/

 

Pada Indrayanti, Aku Kan Kembali

Ombak malas menjilati kaki saya, angin bertiup sepoi saja.

Puluhan orang bermain di ujung pantai sebelah kanan, puluhan lainnya sibuk berfoto pada karang besar di ujung sebelah kiri. Beberapa dari mereka duduk saja, dan sisanya seperti saya, berdiri tepat di pinggiran pantai berharap ombak sudi memandikan kaki.

Beberapa saat kemudian, ombak masih saja enggan. Lalu, teringat beberapa waktu ke belakang.

Pernah, dalam satu masa, ombak akrab dalam kehidupan saya. Bersetubuh dengan ombak, bercinta dengan kesatnya rasa garam pada kulit, menikmati lautan sendirian. Kemarin, saya hanya menikmati saja, kadang keindahan akan terlihat kalau kita menjaga jarak, bukan?

Langkah saya ayunkan mundur, angin bertiup, sedikit.

Pasir lembek, kaki saya tertanam, saya angkat pelan, ringan. Pelan saya pijakkan kaki kembali, dan lagi, kaki saya tertanam. Dalam keadaan begini, betapa inginnya saya punya ilmu meringankan tubuh, menapaki pasir serupa pelari sprint. Kencang.

Indrayanti, nama pantai ini. Saya berpikir, tidakkah para lelaki teringat pada perempuan pada masa lampau, perempuan khayalan, atau malahan perempuan di pelukan saat nama pantai ini didengungkan.

Pantai ini “cukup” saja, persis seperti pasangan dambaan. Tidak berlebihan. Ada ombak, angin, pasir bersih, pemandangan indah, karang kokoh, tempat bermalam, dan obat dahaga.

Tak ingin teringat kamu, tapi otak saya durhaka.

Kemudian ada khayal, betapa indahnya jika kita berbaring berdua di pasir itu, bergenggaman tangan, diam. Lalu sesekali kecupan ringan kamu jatuhkan di rambut, pipi, dahi, hidung, telinga.. ahh..

Indrayanti, pantai mungil di selatan Yogyakarta sukses membuat saya melamunkan yang nggak-nggak. Ini itu, ini itu… Pantai ini magis, saya pasti betah duduk berjam di pasirnya.

Pantai di Gunungkidul, Yogyakarta, ini kontroversial, namanya diambil dari nama istri pemilik restoran di lingkungan pantai, pun pantai ini masih ikelola masyarakat sekitar. Pemerintah daerah sampai sekarang tidak mengakui nama pantai bikin-bikinan itu.  Nama pantainya Pulang Syawal, demikian mereka bersabda.

Saya, entah mengapa tak peduli dengan nama yang dipasangkan pada pantai. Pantai ini bersih, ramah pengunjung, tidak ada sampah, ada fasilitas umum, makanan laut enak bergizi tinggi, dan aman. Itu yang penting, dan itu yang akan saya kenang, saya jadikan oleh-oleh.

Kesan saya pada pantai ini begitu baik, yang demikian yang penting, bukan?

/salam ombak

Catatan :

Untuk menuju ke lokasi, kamu bisa baca petunjuk yang sepertinya cukup detail di tulisan ini. Kebetulan kemarin saya dan puluhan teman lainnya dari Jelajah Gizi menuju lokasi dengan bus besar yang super nyaman, jadi saya terkantuk sepanjang perjalanan, lalu hap, tiba di lokasi. Demikian adanya, semoga dimaklumi.