Cinta Tak Kembali

Tak terasa ada kerak yang terkumpul
Di ujung hati
Kering
Keras
Berdarah jika dikupas
Jadi biarkan saja
Sebagai tanda
Jika pernah ada
Perjalanan dan kisah

Satu kali saat terlupa
Tangan mengorek koreng
Lalu ada nyeri
Yang mengingatkan kembali
Tentang rasa menggebu
Tak berbalas
Dan membuat malu

Seharusnya semua baik-baik
Seperti langit selalu biru
Dan embun yang tak alpa hadir tiap pagi.
Seharusnya semua baik-baik

Mestinya hidup tak jadi sulit
Jalannya mulus
Karena selingan
Tak berhak menghancurkan inang

Berusaha pergi
Menyadarkan diri
Karena menanti
Hanya menggantang asap
Tak ada guna

Bicara perih
Yang paling pedih
Bukan cinta tak berbalas
Tapi dipaksa melupa
Ketika aliran darah
Sudah merupa lagu
Yang mendengungkan namamu

Pada hati ada tanda
Jumlah hari yang terlewat
Hari yang baru
Garis luka baru
Sayatan baru
Nyeri terbaru

Marah tak ada untung
Semua sepakat, jika
Ada harga untuk cinta
Sudah begitu
Manis tak terangkul

Sekian minggu, dan
Pemahaman datang mencambuk
Lari darimu
Tak lebih baik
Dari berkalang ngilu
Karena mencintai
Tanpa kembali

/ode rindu nomor tiga ribu lima belas

2 thoughts on “Cinta Tak Kembali”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *