Jenius, Produk Perbankan yang Mendengarkan

Setelah sandang, pangan, papan terpenuhi, apa kebutuhan manusia sudah habis? Menurut saya sih belum. Ada kebutuhan lain yang juga mesti dipenuhi, di antaranya, rasa dihargai, didengarkan, ditemani, dan dicintai.

Selain oleh pasangan, kebutuhan yang saya sebutin di atas itu bisa dipenuhi oleh lingkungan, kolega, keluarga, teman, binatang peliharaan, atau mantan. #eh. Intinya sih, nggak penting siapa dia, apa jenis kelaminnya, sepanjang kebutuhannya terpenuhi, ya tinggal dinikmati saja.

Kebutuhan saya untuk didengarkan, setahun belakangan ini punya supplier baru, Jenius namanya. Jenius ini produk terbarunya Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN). Seumur-umur punya produk tabungan, nggak pernah tuh saya ditanya, “Nona maunya apa? Apa yang perlu ditambahkan untuk fasilitas nasabah? Bagaimana seharusnya kami melayani Anda? Kami akan mengeluarkan produk ABC, apakah menurut Anda produk ini akan sesuai dengan kebutuhan nasabah?”

Perbankan, menurut saya, adalah industri yang paling sombong. Kami punya A, silakan kalau Anda mau pakai. Setoran awal senilai B, kalau dana Anda kurang berarti tidak bisa pakai produk kami. dst. Tapi, biarpun begitu, tetap saja saya membuka rekening di beberapa bank. Namanya juga butuh, jadi tidak boleh banyak tanya.  🙁

Pendapat saya soal produk perbankan dijungkir-balikkan oleh Jenius yang tayang setahun lalu dengan motto, Experience Banking Reinvented. Produk yang satu ini, dari mula sudah mencolek saya, dan banyak teman lain untuk ikutan urun pendapat.

Saran kami didengarkan waktu menjajal aplikasinya pertama kali (bahkan waktu itu kami belum diinfokan nama aplikasinya apa). Trus diajak hore-hore waktu akhirnya aplikasinya terbuka untuk umum dengan nama Jenius. Terus didengarkan dan ditanya apa kebutuhan kami, sampai sekarang . Jenius menamakan kolaborasi bersama nasabah itu dengan nama Jenius Co-Create.

Luar biasa, yaaa..

gambar hanya ilustrasi belaka, yang tertulis di sana bukan saldonya saya. :p

Cara Jenius mendengarkan respon nasabahnya ini lumayan asyik dan ga gitu mengganggu. Bukan model telepon ala telesales marketing yang tiba-tiba kring-kring ga liat waktu, tapi lewat ajakan focus group discussion (FGD) dan kiriman link survei ke alamat email yang terdaftar.

Saya sering banget isi survei yang Jenius kirim, biasanya pertanyaannya itu berkaitan dengan rencana tayang produk baru mereka atau evaluasi produk yang udah ada sebelumnya. Biasanya di akhir survei selalu ada pertanyaan, “Bagaimana agar Jenius bisa membantu/melayani lebih baik”. Nah, di kolom itu puas-puasin aja curhat soal pelayanan mereka, produk/fasilitas yang kita butuhin, dll.

Kalau FGD, saya pernah ikutan tiga kali. Kebutuhannya Jenius pas FGD ini beragam. Pernah mereka mau tau pendapat nasabah soal opsi pembayaran belanja lewat online store, lain waktu mereka bikin FGD untuk kartu tambahan sebagai pelengkap produk tabungan.

Ga cuma minta pendapat, Jenius juga menyiram nasabahnya yang ikutan Jenius Co-Create dengan ucapan terima kasih. Kadang ya bentuknya ucapan terima kasih super tulus, kadang lagi bentuknya top up saldo. Ucapan terima kasih dari Jenius yang paling bikin saya senang adalah kode langganan premium Spotify gratisan buat setahun!

Saya pelanggan yang bahagiaaaa. 😀

x-card warna-warni dari Jenius

Selain mendengarkan nasabah, alasan lain yang bikin saya bertahan pakai Jenius itu:

Fasilitas transfer dan tarik tunai tanpa biaya

Fasilitas ini sering saya pakai, lumayan buat bayar-bayar kalau belanja online (yang bayarnya transfer). Lumayan menghemat beberapa ribu rupiah per sekali transfer ke tabungan yang beda bank. Jenius kasi 25 kali gratis transfer antar bank + 25 kali tarik tunai gratis di ATM selain milik BTPN. Asyiqueee yaa.. ^^

E-Card

Ini fasilitas yang bikin adem hati dan jiwa. Dulu tuh bawaannya suka khawatir kalau transaksi online pakai kartu kredit. Was-was kartunya dibobol orang, data pribadi kartunya kesimpen di online store, dll. Sekarang, buat belanja-belanja online seperti tiket pesawat, penginapan, jajan di market place, bayar ojek/taksi online, saya selalu pakai e-Card.

Nah e-Card ini fasilitas kartu debit yang fungsinya mirip kartu kredit. Data kartunya bisa dipakai buat transaksi online lengkap ada nomor kartu, nama, masa berlaku, dan CCV. Tapi, bayar transaksinya ga boleh ngutang. Saldo e-Card akan terpotong sesuai jumlah transaksi untuk setiap kali pemakaian.

Biasanya saya top up saldo e-Card ini tiap ada keperluan. Misal sepanjang minggu ini saya top up Rp500.000 untuk keperluan bayar hotel. Kalau sisa sedikit saya biarkan aja jadi saldo e-Card. Kalau sisa lumayan banyak, saya kembalikan dananya ke saldo utama. Top-up & withdrawal ini ga perlu telepon/SMS/email ke Jenius, lho. Cuma perlu pencet-pencet layar smartphone aja.

X-card

X-card ungu atasnama mbak asisten.

Senang pernah diajak Jenius untuk diskusi mengenai x-Card yang merupakan kartu tambahan. Tambah senang setelah pakai fasilitasnya. Satu akun Jenius bisa memiliki maksimal tiga x-Card dengan warna beda-beda, dan khusus di hari kasih sayang kemarin Jenius mengeluarkan x-Card edisi khusus dengan desain cakep yaitu Glow in The Dark! Saya bikin satu kartu aja, karena memang baru butuh itu.

Oh ya x-Card yang saya bikin, saya beri ke mbak asisten di rumah. Setiap gajian, saya top up saldo senilai gajinya ke kartu yang dia pegang itu. Mbak bisa ambil uang dan bertransaksi menggunakan x-Card yang saya berikan. Aman!

Si mbak ini sebenarnya punya tabungan lain, tapi waktu pulang kampung dompetnya kecopetan dan sampai sekarang belum ngurus blokirnya ke bank karena ga punya waktu. Di sinilah bagusnya jenius, kalau sesuatu terjadi semisal kartu hilang atau tertelan di ATM  (semoga nggak ya), urus blokirnya cuma perlu klik-klik di smartphone aja. Saldo aman, hati tentram.

Cuma itu aja, Re? Tentu saja nggak, Kak. Banyak fitur lain seperti Split Bill yang oke banget buat temen-temen penyuka nongkrong cantik lalu ribet pas bayar-bayaran. Fitur tabungan (Flexi Saver, DreamSaver, & Maxi Saver) yang oke buat celengan cita-cita. Ada juga Pay Me yang bisa banget dipakai buat nagih utang ke temen secara elegan. 😀

Walaupun belum memindahkan semua tabungan ke Jenius karena beberapa alasan, lebih dari 50 persen transaksi reguler saya sudah pindah ke sini. Mudahnya berkomunikasi dengan layanan pelanggan dan fasilitas blokir kartu yang mudah (tanpa perlu telepon/datang ke bank) berhasil menggoda saya untuk setia.

Lagi pula untuk apa pergi kalau kebutuhan saya untuk didengarkan berhasil diakomodasi dengan baik oleh Jenius. Jangan lupakan juga taburan hadiahnya. 😀

Tertarik untuk ikutan Jenius Co-Create bersama saya dan teman-teman lain? Yuk tinggalin $cashtag kamu di kolom komentar. Nanti, tim Jenius akan menghubungi kamu untuk seru-seruan di #JeniusCoCreate. Kalau belum punya akun Jenius, tinggal registrasi dulu. Cara registrasinya mudah, cuma perlu download aplikasi dan isi semua data yang diperlukan. Tenang, semua data kamu akan aman bersama Jenius.

Nampang dulu di kantor Jenius abis FGD.

 

/salam Jenius Co Create!

81 thoughts on “Jenius, Produk Perbankan yang Mendengarkan”

  1. Akuuhh mau ikutaannn…Cashtag aku $andhinerosaria kak.. hahhahaa..

    Ohiya, kupikir itu saldo kamu beneran! Huwawww 😂😂

    Aku bahagia banget punya Jenius ini, bs ‘otak atik’ uang kaya main2an 😄

    1. Ya kan, Dhinn. Rasanya senang punya kendali atas uang. Mau taruh di mana, berapa, seberapa lama.
      Ga repot pakai telepon ke banknya, menguras pulsa dan waktu.

    1. Pas banget kalau suka nabung di beberapa tempat sekaligus, Mba. Jadi di Jenius itu ada fitur save it sama dream it. Yang save it model tabungan biasa dan berbunga. Kalau dream it modelnya autodebet dari rekening, jumlahnya sesuka kita, 1000 rupiah sehari juga boleh.

  2. Aku punya Jenius dari kapan itu pas acara brightspot. Trus pernah nyobain beberapa kali fiturnya, lalu entah kenapa suatu kali mau login gagal terus. Katanya salah password/pin. Padahal yg aku password/pin yg aku masukin bener, hahaha.

    Cashtag ku kalo ga salah $satiti , hehehe

  3. Ooo pantesaaan waktu kapan hari aku transfer duit pakai atm dr kartu jenius ini ga kena charge lho. Di situ aku merasa tersanjung. Udah gitu ngambil duit dr atm manapun juga ga kena charge. Duuh, enak banget deh. Tapi aku lupa euuy cashtagku apa ya, $mayasiswadi apa $mayamai ya? Hiyaah

    1. Aplikasinya masih ada kah, Mba? Cashtagnya bisa dilihat di bagian profil. Di sana ada nama, cashtag, dan nomor rekening. 😀

  4. Mau register gak bisa hahaha.. Tombol nextnya pas step dua gak bisa di klik. –”
    Aku penasaran sama Jenius karena dulu pas travelling di luar Indonesia hampir setahun, aku berkendala banget untuk transaksi online pakai kartu kredit (karena passcode dikirim ke nomor handphone-dan nomor handphone tidak pernah aktif, seringkali gak dapat sinyal). Jadi kepikiran untuk coba karena siapa tahu bisa memecahkan masalah itu haha. Tapi ini baru mau register udah gak berkendala huhuuu.. Nanti coba lagi deh 😉
    Maunya sih cashtagnya: $firsta

    1. Kak, soal transfer pake kode otentifikasi yang dikirim ke sms itu aku juga ngalamin. Mana pas butuh mau bayar arisan komplek. Euw, ga enak hati jadinya.

      Btw, buruan ke booth Jenius di lobby Menara BTPN / Kota Kasablanka. Eh, di semua Goods Dept juga bisa. Tar di sana ada yang dampingin registrasi. Semoga cashtagnya masi available yaaakk. *iket kepala

    1. Eh, kan bisa dipake di mana aja kartunya. Pake EDC kaya kartu debit biasa. Kecuali promo ya, memang masih terbatas. Moga makin tambah umur, promonya makin makmuur

  5. wah…
    financial planner nih.
    Dari begitu banyak komentar rasanya terbantu banget ya dengan Jenius. Selama ini hanya punya 2 rekening perbankan. Bayar2 & Nabung. Perlu Segera buka Jenius nggak nih re? 😄

  6. Wah, mau dong ikutan seseruan bareng Jenius, ajak aku ya kaakkk $timokewl 😀
    Ngomong2, paling suka ama flexi saver nya Jenius, karena emang beneran flexible sih ya, tp bunganya cukup tinggi lho 🙂

    1. Hooh Mba, setelah aplikasinya diinstal, semua ada di tangan nasabah. Ga perlu telpon/hubungi CS untuk mindahin uang, buat block kartu, dll

  7. Aku juga senang banget punya Jenius. Tadinya sempat ragu kalau sama aja seperti produk perbankan lain. Eh ternyata beda, bisa sekaligus nabung dan aman.

    Oh ya, mau dong ikut Jenius Co Create. Ini Cashtag aku $riapwindhu

  8. Dulu mas suami sempat bikin kartu jenius pas ada event di Sency. Cuma karena emang waktu itu kebanyakan transaksi keuangan aku yang pegang (maklum saya menteri keuangan di rumah), jadinya itu kartu nganggur dan nggak kepake. Ternyata banyak fungsinya yaaa, nyesel deh. Sekarang entah di mana kartu itu..

    Apa aku bikin lagi aja ya?

    1. Wah, cari dulu deh, Mba.
      Eh, kayanya kalau kartu hilang sih bisa bikin lagi, asal inget email waktu pendaftaran itu. Coba kontak @jeniusconnect di twitter buat tanya-tanya, deh.

  9. BTPN mendengarkan nasabahnya beneran jenius caranya sehingga beneran melayani. Iya. Baru tahu untuk Bandung gemana ya Mbak ?

    1. Ini infonya, Kak.

      Bagi Anda yang berdomisili di luar Jabodetabek, Anda dapat melakukan proses registrasi melalui smartphone Anda. Kemudian lakukan proses aktivasi akun Jenius Anda dengan mengunjungi Kantor Cabang BTPN Sinaya dan Purna Bakti terdekat dengan membawa KTP asli untuk verifikasi.

  10. Waduh baru tahu ada fasilitas perbankan seperti ini. Keren banget ini. Sepertinya sangat memudahkan. Paling menarik buat saya sepertinya yang e-Card ini. Kudet keknya saya nih. Mungkin karena yang membuat inovasi ini bank yang brand image-nya tidak mengarah ke konsumen umum ya. Ato pemasarannya yang kurang gencar. Buat yang hobi travelling apalagi sepertinya enak banget. besok langsung meluncur ah.

    1. Banget, sekarang pesen-pesen/belanja online bisa pake e-card. Lebih nyaman dan aman, sih. Plus ga bakal kebobolan limit karena yang dipake uang tabungan sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *