Kala Lelah Datang Menghadang

Saya bukan pekerja kantoran, ga harus ke luar rumah setiap hari, tapi kadang-kadang ada waktunya saya mesti keluar pagi-pagi buta dan pulang lewat tengah malam. Hampir 24 jam di luar rumah.

Kalo udah begitu, biasanya hari besoknya saya butuh waktu agak banyak untuk kalibrasi badan, rasanya lelah luar biasa, tambah pusing, trus kalau udah begitu pasti bawaannya susah betul untuk konsentrasi. Buka laptop berjam-jam, nggak ngapa-ngapain, cuma klik sana-klik sini, nol besar.

Biasanya saya mikirnya, “ahh, paling juga karena kecapean”. Tidur cukup, makan enak & sehat, minum jus buah, nanti badannya bakal enak lagi. Gitu terus siklusnya.

Saya ga waspada, ga pernah cek-cek kondisi badan. Selama badan masih enak dibawa jalan, makan masih ketelen, yang namanya lelah-letih-lesu-gampang cape itu biasa. Orang kerja pasti cape, mana ada yang kerjanya enak-enak terus, kan?

Tapi ternyata ya nggak gitu juga, soalnya segala tanda yang saya bilang barusan cuma gegara kecapean biasa aja, bisa jadi gejala anemia. šŸ™gejala anemia

Haduh, ini semua tanda-tandanya sering betul saya alami. Selain lesu, letih, lemah, lelah, dan lalai, saya tuh kalo udah sakit kepala rasanya pingin “lepas sebentar kepalanya, simpen di lemari, trus ambil lagi kalo udah perlu”, soalnya sakitnya luar biasa! šŸ™

Ga enak banget!

Eniwei, udah sering banget denger soal anemia pasti, kan? Meski istilahnya udah cukup dikenal, belum tentu informasi yang beredar itu benar. Kebanyakan orang, masih sering menyamakan anemia dengan tekanan darah rendah. Padahal keduanya itu beda, lho…

apa anemia

Anemia, sekali lagi, bukan “tekanan darah rendah”. Kita dikatakan anemia kalau kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari kadar normal. Ukuran normalnya berapa, keterangannya ada di gambar yaa..

Nah, kalo hemoglobin itu apa?

Hemoglobin itu zat yang ada di dalam sel darah merah. Hemoglobin punya tugas ngiket oksigen trus nganterin oksigennya jalan-jalan ke seluruh sel di dalam tubuh.

apa hemoglobin

Supaya hemoglobin yang kita punya itu cukup buat jalanin fungsi dengan benar, kita wajib, kudu, harus, asup zat besi yang cukup. Soalnya ya, hemoglobin ini dibentuknya dari protein dan zat besi. Sumber zat besinya boleh nabati atau hewani.

Sumber zat besi hewani itu contohnya daging merah (sapi, kambing), hati, unggas (ayam, bebek, burung),Ā danĀ ikan. Zat besi bisa didapetin dari sumber nabati juga. Segala sayuran yang warnanya hijau tua seperti bayam, daun singkong, dan kangkung, bisa jadi sumber zat besi yang oke. Tapi, kalau pilih sumber nabati, pastiin jumlah sayur yang dimakan buanyaakkk, supaya kebutuhan harian zat besinya tercukupi.

Segala makanan kaya zat besi ini bagus banget kalo digandeng dengan jeruk atau perasan air jeruk, karenaĀ vitamin C alami yang ada di jeruk bisa bantu tubuh menyerap zat besi. šŸ™‚

Sakit, apapun namanya, pasti berefek ke produktivitas. Anemia yang terus dibiarkan, bikin kinerja menurun 5-10 persen perharinya. Kalau dihitung total kita bisa kehilangan waktu kerja optimal sampai 6,5 jam perminggu. Kerjaan bisa keteteran, ga optimal, trus terpaksa bawa sisa kerjaan ke rumah, akhirnya waktu untukĀ keluarga yang dikorbankan.

perempuan anemia

Sering begitu? Mendingan cek darah deh. Jadi anemia ini sebenernya cukup mudah ditanggulangi, syaratnya ya itu tadi, kita mesti tau dulu kondisi badan kita tuh gimana? Hayoo, pasti ga pernah check-up ke dokter kalo ga sakit yang bener-bener parah, kan? Omong-omong, bukan nakutin, tapi perempuan yang sekaligus pekerja punya risiko lebih tinggi anemia karena mengalami siklus menstruasi, periode kehamilan dan menyusui serta pola hidup kurang teratur dan kurang istirahat.

Huft…

Tadi, di press conference Program Indonesia Bebas Anemia diinfo kalau berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar di 2013 mengungkap prevalensi anemia di Indonesia totalnya 21,7% dengan proporsi 18,4% laki-laki dan 23,9% nya perempuan.

Iya, ini semacam tukang intip diam-diam, senyap, ga ada suaranya. Kita tuh bisa ga sadar kalau penyakitnya ada, dan pas udah parah baru ketahuan penyakitnya dan repot sendiri. šŸ™

Anemia ini datengnya ga pandang bulu, pun. Semua kelompok usia bisa kena. Memang pada perempuan hamil dan ibu menyusui jatuhnya lebih rentan, ya. Ga ada cara lain untuk tau kondisi Hb selain tes darah. Iya, tes darah rutin itu perlu banget, kak.

Soal anemia ini jadi perhatiannya Merck. BersamaĀ Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) diluncurkanlah program edukasi Indonesia Bebas Anemia. Programnya itu, penyebaran informasi seluas-luasnya seputar anemia. Untuk itu, Indonesia Bebas Anemia akan buka boothĀ konsultasi di Tanya Anemia Center. Kota-kota yang dimampirin adaĀ Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Jogja, Solo, Surabaya, dan Medan.

Teman-teman boleh banget mampir dan tanya-tanya seputar anemia di booth. Teman-teman bisa sekalianĀ screening test anemia dengan mendata gejalanya pakai aplikasi khusus Anemiameter.

golongan darah

Iya, sebagai pengedar oksigen dan sari-sari makanan ke seluruh tubuh, penting banget buat kasi perhatian lebih ke darah kita. Ga cukup cuma tau golongan darah aja, tapi juga rutin dicek kondisinya, apakah cukup sehat atau memang sudah perlu bantuan dari tablet tambah darah.

Tablet tambah darah, salah satunya Sangobion, cukup mudah didapatkan di apotik. Selain yang bermerk, pemerintah juga punya tablet generiknya. Tinggal pilih mau beli yang mana.
Tapi, sekali lagi, sebelum minum tabletnya, cek dulu kondisinya, supaya minumnya tidak asal-asalan tapi sesuai dengan kebutuhan. šŸ™‚

/salam sayang darah

 

4 thoughts on “Kala Lelah Datang Menghadang”

    1. Kadar hemoglobin (Hb) normal adalah di 13,8-17,2 gm / dL darah untuk pria dan 12,1-15,1 gm / dL darah untuk wanita.
      Masih bisa aktivitas normal sepertinya, tapi udah pasti ga lulus buat donor darah ya Mba Juliana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *