Kamus Rempah Indonesia

“Nak, jangan lupa beli cekala, beli yang banyak, di Lampung susah nyarinya”, kata mamak mengingatkan saya yang sedang berlibur di Medan, lewat telepon.

Pernah dengar asam cekala? Kalau ga pernah denger, sebenernya wajar aja kok. Mungkin kalau saya bukan anak batak, yang sehari-hari suka pakai bahan rempah ini buat masak, saya juga bakal bingung terus bengong.
Hah, asam cekala?? Hehe.. πŸ˜€

gambar pinjam dari sinigambar pinjam dari sini

Saya mengenal rempah yang satu ini cuma dengan satu nama, ASAM CEKALA. Asam cekala ini salah satu bumbu WAJIB yang ada kalau mau buat makanan khas batak yang namanya “ARSIK IKAN MAS”. πŸ˜€
Tak Arsik kalau Tak Cekala.

Karena penasaran, saya browsing-browsing dan ketemu soal si asam favorit emak ini di wikipedia.

———————————–

Kecombrang, kantan, atau honje (Etlingera elatior) adalah sejenis tumbuhan rempah dan merupakan tumbuhan tahunan berbentuk terna yang bunga, buah, serta bijinya dimanfaatkan sebagai bahan sayuran. Nama lainnya adalah kincung (Medan), kincuang dan sambuang (Minangkabau) serta siantan (Malaya). Orang Thai menyebutnya kaalaa. Di Bali disebut kecicang sedangkan batang mudanya disebut bongkot dan keduanya bisa dipakai sambal (sambel matah).

Di Tanah Karo, buah honje muda disebut ASAM CEKALA. Kuncup bunga serta “polong”nya menjadi bagian pokok dari sayur asam Karo; juga menjadi peredam bau amis sewaktu memasak ikan. Masakan Batak populer, arsik ikan mas, juga menggunakan asam cekala ini. Di Palabuhanratu, buah dan bagian dalam pucuk honje sering digunakan sebagai campuran sambal untuk menikmati ikan laut bakar.

———————————–

Okeh, jadi bisa diambil kesimpulan kalau asam cekala itu buahnya kecombrang. Kalau kecombrangnya sendiri saya rasa cukup sering dipakai buat bumbu masak. Dan ternyata terbukti, penelusuran singkat saya soal resep kecombrang ini menghasilkan cukup banyak resep, diantaranya sambal kecombrang, lele bakar kecombrang, kakap masak kecombrang, dan ayam bakar kecombrang.

Sedangkan untuk asam cekala sendiri, berdasarkan penelusuran serupa, penggunaannya kelihatannya masih terpusat di sekitaran Sumatera.

———————————–

Asam cekala mungkin hanya salah satu jenis rempah yang kurang dikenal di Indonesia, khususnya untuk anak muda seperti kita. Hehe..
Coba kalau saya ga cerita soal asam cekala, apa teman-teman tau ada rempah asli Indonesia yang namanya begitu? Iya, kaaan? :p
Kalau kebetulan lihat atau membaca, mungkin bisa tau, sih. Nah, buat yang yang ga sempet baca, ga sempet cari tau, gimana dong nasibnya?

Saya pernah menghabiskan waktu beberapa jam untuk browsing soal ADAS. Jadi selama ini saya taunya ADAS itu cuma satu macem, kalau beli di pasar, bilang adas, dikasinya itu lagi itu lagi.
Ternyata ini yang namanya adas itu macem-macem. Ada yang adas (aja), ada adas manis, ada juga adas sowa, dan entah adas apa lagi. Luar biasa, kan? Kaya banget ini Indonesia, adas aja sampe ada beberapa jenis. πŸ˜€

Bermula dari situ, terus mikir-mikir, coba deh ini negara punya yang namanya Kamus Rempah Indonesia. Pasti berguna banget, nambah-nambah ilmu, dan yang paling penting kenal mahakarya bangsa sendiri.Β Musti kudu tau, kan. Kalo ga kita yang kenal kekayaan bangsa sendiri, mau siapa lagi, kak?

Sebenernya sih, upaya pendokumentasian rempah di Indonesia udah mulai dijalanin. Yang punya project itu namanya Dewan Rempah Indonesia. Dewan ini dibentuk 21 Juni 2007, jadi sekarang umurnya udah 7tahunan.

Jadi kan, Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi pernah bilang, jumlah rempah-rempah di Indonesia itu luar biasa banyak jenisnya, sampaiΒ 1100 jenis tanaman rempah. Nah,Β Dewan Rempah Indonesia ini baru berhasil bikin dokumentasi untuk 200an jenis. Harapannya sih semua jenis rempah nantinya bisa terdokumentasi dengan baik.

Ikut doain semoga project mulianya lekas selesai ahh… Amin!
Terus kalo udah selesai moga-moga aja dibikin kamus/ensiklopedia rempah. πŸ˜€

Nanti, kalau jenis-jenis rempah udah terkumpul, pasti asik kalau bisa liat langsung bentuknya seperti apa, yak. πŸ˜€
Terus saya jadi ngebayangin, itu kalau 1100 jenis rempah dijejerin di depan mata, kira-kira bakal butuh tempat seluas apa, yak?
Wihh, apa sekalian aja bikin, PAMERAN GEMAH REMPAH MAHAKARYA INDONESIA?
Jadi di senayan nanti ga melulu pameran buku atau pameran komputer aja, gitu. πŸ™‚

*semangat*

Rempah itu beneran mahakarya Indonesia, kok.
Kalau nggak, ngapain coba itu orang-orang Eropa jauh-jauh ke sini buat jajan rempah?

Iya kan?
Iya kan?

/salam kamus rempah!

Gemah Rempah Makaharya Indonesia

One thought on “Kamus Rempah Indonesia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *