Penipuan Kartu Diskon dari VISA/MASTERCARD

Siang ini saya ditelepon seorang Bapak dengan menggunakan nomor telkomsel, si Bapak menyebutkan nama saya dengan fasih. Saya jawab, Benar. Si bapak lantas mengonfirmasi apakah benar saya telah menerima kartu kredit dari CIMB Niaga. Saya jawab kembali dengan, Benar. Si bapak menanyakan apakah yang saya terima adalah kartu visa/mastercard, saya jawab Visa. “Oh, jadi kartu mastercard-nya belum datang ya, Bu?”

Si Bapak lantas bertanya limit kartu kredit yang saya terima, menanyakan apakah kartu sudah diaktifkan atau belum, dan kemudian berbicara panjaaang sekali tentang penawaran kartu tambahan dari VISA/Master Card.

Si Bapak kemudian bercerita, kartu itu diberikan hanya kepada nasabah terpilih saja, dari 1000 nama nasabah yang masuk hari ini, ada 100 nama yang ditelepon dan ditawarkan.

Penggunaan kartu ini, kata dia melanjutkan, sangat mudah. Saat berbelanja, berikan kedua kartu kepada kasir, kartu kredit dan kartu diskon, maka pemilik kartu akan langsung mendapatkan diskon bervariasi mulai dari 30-50 persen. Β Jika telah menerima kartu, saya diminta membaca buku panduan yang tertera dan jika masih kurang jelas saya bisa menghubungi nomor telepon yang tertera di belakang kartu.

Kartu yang dikirimkan akan disisipi 2 lembar voucher menginap pada hotel di seluruh Indonesia, pemegang voucher tinggal menelepon hotel untuk memesan kamar dua hari sebelumnya. Jika ingin menambah jumlah hari di hotel, tinggal menggesek kartu kredit dan kartu diskon agar mendapatkan potongan biaya menginap.

Penjelasan si Bapak sangat panjang dan lebar, kemudian dia berujar, pemilik kartu akan dikenakan biaya Rp 2.350ribu untuk seumur hidup. Biaya tersebut tidak berupa cash/tunai, tetapi dibayarkan langsung oleh visa/master card dari potongan tiap pembelanjaan.

Ia mengilustrasikan begini : Kalau menggunakan kartu kredit, saya akan dikenai biaya PPN 10 persen dari total belanja. Misalnya saya belanja Rp 500ribu, total yang harus saya bayarkan adalah Rp 550ribu. Jika menggunakan kartu diskon secara bersamaan, saya tinggal membayar Rp 250ribu saja + PPN 50ribu, jadi total Rp 300ribu. Penjelasan ini diulang-ulang terus, sepertinya ingin memengaruhi psikologis ibu-ibu yang doyan diskonan.

Karena berurusan dengan uang, kuping saya langsung tegak. Saya tidak rela membayar, apalagi jutaan rupiah. Saya meminta si bapak menyebutkan web untuk mempelajari lebih dulu tentang kartu diskon tersebut, jawabannya : Semua tercetak dengan jelas (termasuk alamat web) pada buku panduan, jika ibu tidak berkenan kartu bisa dikembalikan ke alamat kami.

Saya berkali menolak dikirimkan, tetapi si bapak ngotot kalau kartu sudah dikirim per Senin kemarin, dan karena bentuknya adalah fasilitas, kartu tidak bisa ditolak. Tetapi kartu bisa dikembalikan, mmm makin banyak yang aneh, ya.

Segera setelah telepon ditutup, saya mencari informasi terkait kartu diskon itu. Jaman sekarang kan jaman internet ya..

Beginilah penampakan halaman pertama google dengan keyword : kartu diskon visa mastercard

Astaghfirullah, hampir saja.

Saya menelepon kembali nomor tersebut, tidak diangkat. Tak berapa lama, saya yang ditelepon kembali. Saya tegaskan. “Pak, tidak usah kirim kartunya ke rumah saya ya, saya tahu ini penipuan.” | “Ibu tahu dari mana ini penipuan, bla bla bla.” Kemudian saya tegaskan sambil menjerit, karena si bapak tidak berhenti bicara “Saya tidak mau kartunya dikirim ke rumah saya, terimakasih”.

Lalu telepon saya tutup.

Belakangan saya mengirimkan sms untuk menegaskan maksud saya,

 

Aduh, saya mau dituntut katanya. :p *masih mikir, kok customer service/call centre bisa balas sms sambil mengancam.

Teman semua, waspadalah. Penipuan bisa terjadi dimana saja, kapan saja. Jangan sampai lengah.

Untuk diperhatikan :

1. Penelepon mengetahui nama lengkap, alamat lengkap, nomor handphone.
2. Penelepon mengetahui anda baru saja menerima kartu kredit. (Ini mereka dapat informasinya darimana, ya?)
3. Background-nya berisik
4. Cara bicaranya ceplas ceplos, tertawa terbahak, sok akrab

/salam waspada

42 thoughts on “Penipuan Kartu Diskon dari VISA/MASTERCARD”

  1. Jrit. Ngeri amat sik? Kalo yg beginian aku blm pernah ngalamin. Mudah2an jangan. Haduh πŸ™

    Alhamdulillah kamu gak langsung percaya dan nanya dulu sama google yang maha tahu kedua ya re.. coba kalo main iya2 aja 😐

  2. Bilang aja gini, “Tuntut aja, toh saya ga mau dikirim. Justru Anda yang sudah melanggar privasi saya dan saya bisa tuntut balik Anda jika mau. Saya punya rekan=rekan advokasi. Ga usah belagak gertak saya. Thanks!” πŸ˜†

    Pembicaraan direkam? Bodo amet…

  3. Iya, blogger jangan takut dituntut. Temennya banyak. x)) Lagipula kalau dituntut malah dia yg bahaya, kan korban lain pada nongol.
    Urusan kartu kridit gini emang ada aja ya. Thanks for sharing, Re. Bisa dijadikan bahan renungan. πŸ˜€

  4. temanku pernah mengalami juga hal yang sama.
    dan awalnya mmng bilang silahkan dikirim, dengan menyampaikan data alamat temenku ituh.
    belakanga sms ke penelpon untuk tidak mengirimkan saja.

  5. owh.. daku pernah sih, taun berapa ya? sekitar 2006 atau 2007 gitu lah. Tapi modusnya agak beda, yang ini nawarin kartu diskon buat liburan. Ntah dari mana mereka tau daku suka jalan-jalan. 😐 Untung waspada..

    1. Aku juga pernah dapet.. dan pernah semacam ketipu sih.. *malu-maluin dan nyebelin*
      Tapi gak ketipu total juga (kayaknya), karena ada kartu diskon yang sampai dan memang bisa dipakai ngasih diskon, tapi gak worth it karena diskonnya kecil dan vendor yg bekerja sama dengan membership itu sedikit sekali..
      Anyway kalau sampai pemaksaan banget gini sih, udah ga beres..

  6. sebenarnya kejadian di atas belum sampai ke tahap penipuan…. karna belum terbukti apakah kartu discount itu bohong tentang fasilitasnya atau memang benar fasilitas yang menggiurkan. sudah kebiasaan marketing yang menawarkan agresif karena di kejar target… marketing kartu setahu saya jika tidak mencapai target gajinya kecil bahkan bisa jadi dalam satu bulan tidak bergaji sama sekali. terus terang baru saja hari ini saya dapat telepon yang sama menawarkan kartu discount visa master. saya sampaikan tidak berminat karena masalah biaya iuran jadi bertambah karena kartu kredit saya tidak hanya satu belum lagi kartu kredit yang di miliki istri saya. akhirnya penelepon mengerti dan menutup teleponnya. Alhmdulillah. terima kasih informasinya regards

  7. hampir semua pemasaran bank terutama kartu atau fasilitas kredit bank yang melalui telemarketing menggunakan agensi termasuk proses collection atau pengirim kartu (kurir) so pasti alamat dan no telepon agensi pasti berbeda dengan alamat dan no telepon bank yang bersangkutan lebih aman mbk tanya ke call center bank yang bersangkutan untuk mengetahui ada atau tidak nya program tersebut… agensi dan bank kemungkinan besar tidak mungkin berniat melakukan penipuan setiap program/ promosi/ dibuat untuk menjaring nasabah demi kepentingan bank/agensi dan demi kemudahan nasabah. kalaupun terjadi pelanggaran atau kemukngkinan terbesar terjadi penipuan pasti di lakukan oknum jadi saran saya hati hati (jeli) saat ada penawaran via telepon termasuk iming2 hadiah yang menawarkan jutaan rupiah kita harus bisa membedakan nya..regrds

  8. terima kasih atas blog ini, barusan saya menerima telpon dengan promo yang sama, kok saya langsung curiga dan langsung sambil googling, dan ternyata benar pas saya masukkan kata “kartu diskon visa” jreng jreng banyak sekali blog2 ttg ini

  9. Terima kasih infonya, baru siang tadi saya menerima telpon dari seorang Bapak yang menelpon dari kartu GSM bukan telpon kantor. yangmana memberitahukan bahwa saya mendapatkan paket kartu diskon dari visa atau master. saya iyakan sewaktu dia mau mengirimkan kartunya, karena memang tawarannya diskon nya menggiurkan sekali. Bapak tersebut menjelaskan bahwa ada 5 keuntungan dari kartu diskon, dari penjelasan yang di berikan memang sangat menarik, dia bilang kalau kurang jelas dengan penjelasannya, bisa di baca nanti setelah terima paketnya, katanya semua dijelaskan dalam paket yang akan di kirimkan. Dia meminta saya menyiapkan kartu saya sewaktu kurir mereka datang nanti. Untungnya setelah terima telpon dari orang tersebut saya menelpon bank penerbit kartu kredit, dan di bilang jangan di tanggapi, apalagi memberikan nomor card. karena pihak bank tidak ada program dan kerjasama dengan kartu diskon. Sewaktu kurir nya telpon bilang kalau mau antar paket kartu diskon dari Pak Yusuf, saya bilang ga usah di antar karena saya gak mau bayar dengan card saya, ini penipuan, dia ngotot tetep mau antar, saya gertak aja bahwa akan saya panggilkan polisi. Dia langsung bilang ya sudah. Alhamdulillah Allah masih melindungi saya dan menyadarkan saya sehingga belum sampai kena tipu daya ini. Terima kasih.

  10. barusa saya juga dapat 13-05-2013 15.30. saya paksa kurirnya ketemu cs nya bank ***** tapi gak mau. terus ngacir. waspadalah waspadalah waspadalah. No telponya 082111012*** dan 02129315*** nama PT nya PA******. untuk lebih jelasnya nanti add saya di 25c5934e. makasih mbak udah sharing.

  11. Rekan-rekan, kita semua sudah tahu ini pasti penipuan.
    Jangan takut didatangi, terima saja kalo dia mau datang, apalagi ke kantor.
    Di kantor khan banyak temen2, nah pas dia datang rempuk rame-rame, kasih bogem mentah. Sekalian siapin petugas polisi.
    Kita bantu membongkar penipuan ini, ibarat menangkap basah pencuri.
    MUlai sekarang waspada dan siap-siap atur stategi supaya oknum datang dan kita bekuk. Gimana nih para pemuda…setuju donk.

  12. Terima kasiiihh…tadi saya juga dapet telpon begini. Setelah panjang lebar dia jelaskan kok makin lama makin curiga, awalnya menawarkan promo khusus, voucher tambahan dll. Lalu tiba-tiba bilang kita mesti tunjukan mastercard kita untuk deposit ke dia dua jutaan! Langsung aja saya tutup dl sebentar dan saya Google dan ada tulisan ini (plus berderet tulisan lain) yg bilang kalo itu penipuan. Setelah ini akan saya tolak langsung.
    Terima kasih sekali lagi. You are my life saviour!

  13. Saya juga kemarin habis d tlp.
    penawarannya menarik sekali, langsung deh saya iyakan.
    pas slsai tlp, saya cb googling.
    bnyak yg bilang penipuan, saya segera tlp call center bank penerbit CC, disaranin buat blokir sementara aja untuk menghindari transaksi aneh.
    Zaman sekarang penipu udah pada canggih ya :'(

  14. Saya jg barusan di telp… Saya sdh setujuh… Tp krna merasa aneh aja, wktu saya aktifin kartu kenapa dari cs gak kasi tau… Saya langsung hubungi call center bank.. Dan cs langsung blokir sementara kartu saya. Untung saja pas di cek blum ada transaksi

  15. Saya kena baru saja dan saya iyakan..ketarik deh di kartu saya..yaa mudah2an kartunya benar2 dtg..CC nya sdh blokir..jd pelajaran saja kalau ada no tlpn aneh2 gk usah diangkat wes..hiks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *