Malaysia Healthcare: Berobat Mudah di Negeri Sebelah

Perihal warga kita yang berbondong-bondong berobat ke Malaysia, itu sudah lama saya dengar. Maret lalu, saya bertemu salah satunya di Penang saat sedang sama-sama mengantri char kway teow di Gurney Drive. Dari Surabaya, ibu muda itu datang bersama anak dan suaminya. “Anak saya sakit, sudah berobat ke sekian dokter tapi belum sembuh. Saya kasihan liat dia minum obat terus-terusan.”

Kenapa dia memilih Penang? Sama seperti kebanyakan pasien asal Indonesia yang berobat ke Malaysia, dia mendengar cerita baik soal layanan rumah sakit di sana dari teman dan saudara. Setelah berobat di dalam negeri demikian lama, pindah dari satu dokter ke dokter lain, berangkat ke Malaysia jadi opsi berikut yang keluarganya pilih. Semoga saat ini anaknya sudah makin membaik. Amin.

Promosi dari mulut ke mulut memang ampuh ya. Dari mendengar, lalu ada niat. Setelah niat muncul, baru kemudian calon pasien/keluarganya cari tahu soal rumah sakit yang bagus di Malaysia, biaya berobat di Malaysia, tempat tinggal, data medis yang harus disiapkan, dan informasi lala-lili lainnya. Bukan kerja ringan apalagi jika dilakukan di sela-sela waktu bekerja dan menemani keluarga yang sedang sakit.

Informasi soal rumah sakit di Malaysia memang terpampang nyata di internet, meski begitu pasti ada saja yang ingin ditanyakan lebih lanjut. Setiap pasien itu unik, dan kebutuhannya bisa berbeda satu sama lain. Karena besarnya kebutuhan untuk mendapatkan informasi lengkap soal rumah sakit itu, Malaysia punya yang namanya Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC).

CEO Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), Sherene Azli

CEO Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), Sherene Azli pada media briefing bilang data IMTJ research, LaingBuisson’s Medical Travel and Tourism Global Market Report tahun 2018 menyatakan Malaysia dikunjungi 900 ribu orang sakit untuk berobat. Jumlah pasien internasional ini menempatkan Malaysia di posisi nomor 1 sebagai negara tujuan “wisata” berobat di dunia. Sebanyak 600 ribu dari jumlah itu adalah orang Indonesia.

Setelah Malaysia, ada Amerika Serikat di ranking kedua dengan 500 ribu pasien luar negeri dan Korea Selatan ada di tempat ke-4 dengan 365 ribu pasien.

Malaysia Healthcare Travel Council

Apa itu Malaysia Healthcare? Menurut websitenya, Malaysia Healthcare adalah badan di bawah Kementerian Keuangan yang bertugas memfasilitasi dan mempromosikan industri perjalanan kesehatan Malaysia dengan mengoordinasikan kolaborasi industri dan membangun kemitraan publik-swasta, baik di dalam dan luar negeri.

Itu tadi definisinya. Sekarang prakteknya bagaimana?

Malaysia Healthcare adalah badan yang akan memandu, menemani, menyiapkan kebutuhan calon pasien (dan keluarganya) sejak pasien masih di negaranya masing-masing. Mudahnya begini, misalkan kita kenal seseorang yang butuh informasi soal rumah sakit yang cocok untuk kebutuhan rawat tertentu dan seseorang ini bingung memutuskan mana yang cocok dengan kebutuhan, maka boleh langsung kontak MHTC dan konsultasikan langsung ke perwakilannya di Indonesia. Konsultasinya mudah, bisa lewat WhatsApp! Nomor kontaknya saya tulis di akhir tulisan ya. 🙂

Saat ini MHTC punya akses langsung ke 73 rumah sakit se-Malaysia, 21 di antaranya adalah elite member. Elite member adalah rumah sakit yang sudah beroleh akreditasi dari layanan kesehatan internasional seperti: Joint Commission International (JCI), Malaysian Society for Quality in Health (MSQH), the Australian Council on Healthcare Standards (ACHS), Accreditations Canada, dan CHKS Accreditation Unit (UK).

Sebelum membahas tentang rumah sakitnya, saya mau cerita dulu soal layanan yang disediakan Malaysia Healthcare untuk calon pasien.

MENENTUKAN RUMAH SAKIT

Malaysia Healthcare punya kerja sama dengan 73 rumah sakit. Rumah sakit ini sudah dipilih benar-benar agar sesuai fasilitasnya dengan kebutuhan pasien internasional, salah satunya: customer service yang dapat melayani dengan berbagai bahasa. Terdengar sepele, tapi bayangkan kalau pasien datang dalam keadaan sakit, lalu ingin berkomunikasi dengan rumah sakit saja tidak bisa karena hambatan bahasa. Bisa-bisa, datang bawa sakit satu macam, pulangnya malah tambah jadi tiga macam. 🙁

Tak cuma itu, rumah sakit yang jadi partner juga harus memiliki standar layanan dan perawatan medis kelas internasional. Daftar rumah sakit yang 73 itu bisa saja bertambah jika ada rumah sakit lain yang berkenan ikut dan lulus secara kualitas.

Bagaimana cara memilih rumah sakit jika provider yang bekerja sama demikian banyak? Langkah pertama adalah menentukan tujuan. Apakah pasien akan berobat ke Kuala Lumpur, Penang, Selangor, Johor, Pahang, Melaka, Sabah, Serawak, Kelantan, Negeri Sembilan, Kedah, atau Wilayah Persekutuan?

Di lokasi tujuan itu, barulah dicari rumah sakit terbaik sesuai dengan kebutuhan, biaya yang disiapkan, dan tujuan lain. Tujuan lain ini misalnya ingin sekaligus wisata di Legoland, atau ingin berkunjung ke rumah keluarga di daerah tertentu, misalnya.

Kalau calon pasien tidak punya tujuan khusus, Malaysia Healthcare akan mencari rumah sakit yang paling baik. Misalkan RS A terbaik untuk penyakit kanker, RS B terbaik untuk kesuburan.

Lain hal jika calon pasien sudah punya tujuan, misalkan rumah sakit Gleneagles Kuala Lumpur, maka langkah selanjutnya tinggal berkomunikasi dengan rumah sakit, menentukan apa-apa saja yang perlu dibawa, dan memperkirakan biayanya.

Perkiraan biaya berobat di Malaysia dibandingkan dengan Korea Selatan, Thailand, dan Singapura.

MENYIAPKAN KEBUTUHAN PASIEN

Lagi-lagi, setiap pasien itu unik. Bisa jadi dia sudah mendapatkan perawatan berulang dan ingin mencari pendapat ke-2, ke-3, ke-4 dan seterusnya di Malaysia. Bisa jadi juga dia belum pernah konsultasi ke manapun dan ingin memulai berobat langsung di Malaysia. Apapun kebutuhannya, Malaysia Healthcare akan membantu. Mulai dari menghubungi rumah sakit tujuan, mendaftarkan pasien, dan memberikan informasi terkait dokumen apa saja yang harus dibawa. Informasi ini penting sekali agar pasien tidak bolak-balik atau ribet kirim-kirim dokumen dari Indonesia.

Jika pasien membutuhkan alat bantu transportasi menuju rumah sakit, misalnya ambulans? Tenang, Malaysia Healthcare akan minta rumah sakit tujuan untuk menyiapkan dan menjemput calon pasien di bandara. Ingin jalan-jalan setelah berobat? Malaysia Healthcare akan bantu merekomendasikan tempat wisata terdekat dari rumah sakit.

END TO END SERVICE

Jika dua hal di atas dilakukan sebelum berangkat, maka pada poin ketiga ini penjelasan soal apa-apa yang dilakukan ketika tiba di Malaysia.

Kalau calon pasien sudah punya tanggal keberangkatan dan lokasi rumah sakit tujuan, selanjutnya tinggal infokan saja ke MHTC waktu ketibaannya. Perwakilan Malaysia Healthcare akan menjemput sebelum counter imigrasi. Perwakilan ini akan membantu pasien fast track imigrasi tanpa antri jika kondisi darurat. Dari gate imigrasi pasien akan dipandu ke Malaysia Healthcare Lounge untuk istirahat sejenak sebelum transportasi menuju ke rumah sakit tersedia.

Lounge Malaysia Healthcare ini ada di dua bandar udara, di Kuala Lumpur dan Penang. Jika tidak punya janji dengan tim Malaysia Healthcare sebelumnya, tetap boleh mampir ke lounge untuk sekadar cari informasi yang dibutuhkan.

Belum memesan tempat tinggal untuk aktivitas selama di Malaysia? Tim Malaysia Healthcare di lounge akan bantu mencarikan atau pasien bisa juga cari sendiri dengan memanfaatkan promo di Traveloka lewat website ini. Supaya layanan makin maksimal, Malaysia Healthcare punya MHTC Deals (diskon up to 25%) untuk pemesanan penginapan di Traveloka.

Setelah proses konsultasi di rumah sakit selesai, Malaysia Healthcare masih terus membantu untuk rehabilitasi dan persiapan dokumen medis jika ingin melanjutkan perawatan di Indonesia.

———-

Menyenangkan sekali ya, kenalan dengan Malaysia Healthcare seperti dapat kawan baru yang super perhatian. Pasti penasaran soal biaya yang harus disiapkan untuk mendapatkan layanan di atas?

Jawabannya: NOL RUPIAH saja, alias GRATIS!

Silakan kontak nomor di bawah ini jika ingin mendapatkan informasi lengkap seputar wisata kesehatan di Malaysia.

Kantor Perwakilan Malaysia Healthcare Travel Council di Indonesia

3rd Floor, WTC 3,
Jalan Jend.Sudirman Kav 29-31, Karet Sudirman
Jakarta Selatan 12920
Ph. +6221 8086-9422/23
WhatsApp. +62812-8971-0029 (Ms.Renata Devita)
Email: callcentre.IDN@mhtc.org.my
Website: https://www.mhtc.org.my/

/salam sehat

One thought on “Malaysia Healthcare: Berobat Mudah di Negeri Sebelah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *