Mau Jadi Great Eastern Financial Planner Specialist?

Financial Planner alias perencana keuangan, denger namanya aja orang udah mikirnya jauhh banget. Buat golongan menengah yang tengah bulan gajinya udah mepet kaya saya, mungkin bakalan mikir, keuangan mana yang mau direncanakan, wong ga ada sisa, udah abis buat bayar ini-itu.

Uhm, saya termasuk salah satu yang berpikir seperti itu, sih. Jasa Perencana Keuangan, dalam pikiran saya, mesti kudu dipake sama orang-orang yang duitnya banyak dan bertebar di beberapa rekening, punya aset di sana-sini, plus orang berharta banyak yang bingung duitnya mau dikemanain lagi selain masuk tabungan. 

Eh, tapi ternyata ga gitu lho. Mereka yang punya aset banyak memang udahlah ya butuh banget Financial Planner, supaya hartanya bisa berkembang dan terus menunjang kehidupannya nanti.
Nah, golongan menengah kayak kita nih, butuh juga Financial Planner supaya hidup kita ga melulu, kerja – gajian – ngabisin gaji, kerja – gajian – ngabisin gaji, gitu terus sampe tua.

Financial Planner bantu kita manage pendapatan yang aduhai itu gimana caranya supaya cukup buat kebutuhan sehari-hari, tabungan, dana darurat, investasi, dan asuransi.
Tuh kan, ngomongin asuransi baru inget kalo kami belum punya asuransi jiwa. *sigh*

Oke, kembali ke Financial Planner. Pake jasa financial planner ga menjamin yang hidupnya seret langsung jadi lancar sih, semua tergantung sama pengguna jasanya, mau ga ikut aturan yang sama-sama dibuat. Kalau sudah sepakat untuk mengurangi 50persen pengeluaran hore-hore misalnya, ya tepati.

Intinya sih FP bantu kita untuk merencanakan. Misal ada dana sejumlah 6X di tanggal 30 setiap bulan. Gimana caranya dana 6X ini bisa cukup untuk semua, termasuk bayar cicilan, asuransi, beli keperluan dasar, dan tetap bisa hepi-hepi (dengan sisa dana yang ada).

Tujuan akhirnya supaya nantiiii, kebutuhan-kebutuhan yang menunggu di masa depan, bisa terpenuhi tanpa ribet. Contohnya : bayar uang sekolah anak, pengeluaran mendadak karena sakit, atau karena sudah waktunya dipanggil menghadap sama tuhan.
Bayangin itu kalo duit ga disimpan, disisihkan, dan direncanakan dari sekarang, habis untuk kebutuhan sehari-hari aja tiap bulan, nanti pas waktunya ada kebutuhan, mesti kebingungan. 🙁

Dari tadi cerita asuransi, memangnya asuransi itu apa, sih? Kalau cek wikipedia, artinya begini :
Asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis di mana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, di mana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut. 

Jadi tiap kita bayar premi asuransi, yang kita bayarkan adalah perlindungannya. Manfaatnya bisa jadi ga keliatan kalau tidak ada klaim, tetapi kita sudah dijamin dengan rasa aman.

Tapi kan asuransi banyak banget macemnya, untuk pemula kekuatiran salah beli asuransi itu pasti cukup besar. Apa nilai pertanggungannya cukup, apa preminya tidak terlalu besar, dan seterusnya. Nah, untuk yang begini kita mesti rajin browsing, tanya-tanya, dan dengerin pengalaman orang-orang yang lebih dulu udah beli asuransinya juga, dan mesti siapin waktu khusus untuk dengerin penjelasan tentang asuransinya dari agen penjual supaya ga menyesal.

Kalo ngomong soal agen asuransi, yang ada di pikiran kita pasti agen asuransi yang freelance, kan? Ternyata sekarang ini ada agen asuransi yang kantoran, lho. Katanya sih baru pertama kali di Indonesia.

Kok tau, Re?

Iya, jadi kemarin saya diundang ke Great Eastern FPS Media Workshop – Financial Planning Specialist : The Next Big Thing in Insurance Business, di Merchantile Athletic Club. Di sana dikasi info kalau Great Eastern bikin divisi baru untuk pemasaran produknya, yaitu Financial Planner Specialist (FPS). Bedanya FPS dengan agen yang lain adalah dari statusnya, untuk FPS statusnya adalah karyawan tetap dengan penghasilan tetap bulanan dan komisi. Untuk penghasilan tetap bulanannya cukup besar, mencapai dua kali Upah Minimum Regional Jakarta. 😀

FPS ini dimulai tahun 2013, waktu itu program dimulai dengan 20 orang saja. Sekarang jumlahnya sudah 387 orang. Naik hampir 20 kali lipat!

FPS program

FPS development program

 

FPS nanti

FPS opsi karir

 

Bedanya FPS dengan agen asuransi biasa adalah, setelah dua tahun berkarir di sebagai karyawan tetap, FPS punya pilihan dalam karirnya, apakah akan meniti karir di dalam perusahaan atau keluar dan membangun bisnis sendiri. Pilihan diserahkan pada FPS itu sendiri, sesuai minat dan kebutuhannya. Oh iya, kalau pilihannya membangun bisnis sendiri, Great Eastern punya program bantuan untuk melengkapi fasilitas kantornya. Keren ya. 🙂

FPS - indonesian income

Great Eastern yakin kalo FPS ini akan sukses, soalnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia lumayan pesat. Sekarang ini Indonesia udah masuk di posisi 10 yang pertumbuhan ekonominya terbesar di dunia. Huihh..

Pendapatan naik, gaya hidup naik, jumlah penduduk golongan menengah bertambah, pasti pengguna jasa asuransi juga akan bertambah. Bapak Albert Koh dari Great Eastern kemarin bilang, jumlah penduduk Indonesia yang punya asuransi baru 4 persen, sangat banyak peluang buat FPS untuk berkembang. “Asal  mau komitmen dan kerja keras“.

Oh iya, waktu workshop kemarin saya ada ngobrol dengan salah satu FPS yang ikutan, saya minta dihitungkan premi untuk asuransi jiwa dan kesehatan. Mbaknya baik banget, mau jelasin ini-itu dan janji untuk kirimkan informasinya secara detil lewat email. 😀

FPS rulePeluang untuk dapet macem-macem memang besar banget kalo berkarir jadi FPS, selain pendapatan tetap ada bonus, komisi, hadiah-hadiah lainnya juga ada. 😀

FPS career

 

Oh iya, ini ada juga beberapa testimoni dari mereka yang udah lebih dulu jadi FPS Great Eastern.

testimoni2 testimoni1

Asik banget yah, buat yang suka tantangan ini profesi yang menjanjikan banget.

Tertarik ganti profesi jadi Great Eastern Financial Planner Specialist? Ini dia syaratnya :

  • Jenis kelamin bebas, usia antara 25-35 tahun,
  • Pendidikan minimal sarjana strata 1 semua jurusan, dan
  • Punya pengalaman kerja di perbankan/keuangan minimal 2 tahun.

Kalau syaratnya cocok semua, bisa langsung daftar di http://bit.ly/joinfps. Ini peluangnya terbuka, tidak ada batas waktunya. Proses pendaftarannya pun mudah. Jika semua syaratnya tercukupi semua, pasti akan dihubungi untuk tahap wawancara, ikut pelatihan, dan jadi tenaga  Financial Planner Specialist profesional. 🙂

Selamat mendaftar!

FPS2

/Salam financial planner!

 

10 thoughts on “Mau Jadi Great Eastern Financial Planner Specialist?”

  1. Lagi browsing-browsing soal FPS lalu ketemu tulisannya si mbak.
    Terimakasih infonya ya mbak, pas banget mau coba ngelamar.
    😀

Leave a Reply to rehatemalem Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *