Melihat Program CSR dan Konservasi Lingkungan Indocement

Rabu pekan lalu menjadi yang kedua kalinya untuk saya menghadiri undangan dari PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (Indocement). Jika dalam kunjungan pertama saya mampir ke Sekolah Magang Indocement dan Gerakan Masyarakat Mandiri (GEMARI) binaan Indocement di Citeureup, kali ini saya dan teman-teman blogger lainnya diajak mengunjungi area Gerakan Tani Mandiri dan lahan bekas konservasi tambang.

Lokasi foto di atas itu ada di lokasi tambang yang sudah tidak aktif. Sebentar lagi lahannya akan direklamasi. Dimulai dengan mengubah unsur hara tanah dengan tanah subur baru kemudian ditanami berbagai macam tanaman.

Nah, foto ini ada di area eks tambang yang sudah ditanami kembali. Waktu dibuat tambang, katanya ada sekitar 4000 pohon yang ditebang. Setelah tambang tidak aktif, sejumlah 14.000 pohon kemudian ditanam kembali di area ini.

Selain melihat-melihat area konservasi dengan bus, kami juga mampir ke beberapa lokasi yang jadi bagian program CSR-nya Indocement. Apa saja, ya? 🙂

GERAKAN TANI MANDIRI (GTM)

Program GTM ini dibikin di area reklamasi bekas tambang Quarry D. Lokasi persisnya di Desa Leuwikaret, Citeureup. Programnya sendiri sudah berjalan dua tahun. Total petani yang berpartisipasi dalam program ada 27 orang.

Program GTM ini bertujuan untuk mengurangi pengangguran di Desa Leuwikaret dan mengurangi penambangan ilegal oleh masyarakat sekitar. Sekarang, di lahan tani bekas tambang Indocement ini tumbuh subur beberapa jenis tanaman seperti cabai, pepaya, mentimun, kacang tanah, jagung, buncis, cabe, cempokak/leunca, pete, jahe merah, dll.

Supaya programnya sukses dan petani dapat banyak manfaat, pendampingan tentu saja harus dilakukan. Untuk program ini, Indocement menyediakan lahan, bibit tanaman, pupuk, dan peralatan pertanian. Indocement juga memfasilitasi pelatihan pertanian untuk petani dan yang terpenting membantu petani menjual hasil taninya.

Total luas lahan yang disediakan untuk GTM ada 18,6 hektar! Sampai hari ini, lahan yang terpakai belum sampai sepertiganya, baru sekitar 5 hektar saja. Masih sangat besar kesempatan warga desa binaan untuk ikutan programnya. 🙂

Sekarang ini, petani yang tergabung dalam program mendapatkan hasil yang bervariasi, antara Rp 500.000 – Rp 1.500.000/bulannya, tergantung pada jenis tanaman dan luas area yang dikelola. Perubahan hasil juga bisa terjadi karena perubahan cuaca. Biasanya musim hujan hasil panen akan lebih baik karena kebutuhan air untuk tanaman tercukupi.

Pak tani dan tanamannya.

MATA AIR CIKUKULU

Mata Air Cikukulu yang ada di dalam area tambang Indocement ini menyuplai air untuk 2 desa dengan total penerima manfaat sekitar 500 kepala keluarga. Agar bisa dinikmati banyak orang, Indocement membantu fasilitasi dengan pengadaan sistem pipanisasi untuk menyalurkan air ke penduduk.

Desa yang kebutuhan airnya disuplai oleh Mata Air Cikukulu ini adalah Desa Lulut dan Desa Leuwikaret. Airnya bening banget, bikin pingin nyebur. 😀

mata air cikukulu
aliran mata air cikukulu
pipanisasi mata air cikukulu

KEBUN BUDIDAYA TEGAL PANJANG

Kebun Quary Tegal Panjang ini dulunya dipakai jadi lahan tambang aktif. Sepuluh tahun lalu area tambang mulai non aktif dan ditanami kembali dengan pohon jarak.

Di kebun budidaya Tegal Panjang tanamannya lumayan beragam, ada pohon cinta, andong, jahe merah, jarak pagar, kemiri sunan, maja, jati jumbo, sengon, mahoni, dan pepaya california.

Gini kondisi kebun budidayanya. Sebagian besar tanaman di kebun ini bakal ditanam kembali untuk kepentingan reklamasi di area bekas tambang. Saya baru tau kalau pohon berdaun keriting itu namanya pohon cinta. Katanya pohon cinta ini banyak dibeli untuk kepentingan dekorasi panggung resepsi pernikahan.

pohon cinta
pasti tau ini pohon apa, kan?
markisa

Kebun ini juga ditanami dengan pohon jati. Belum lama sih, baru 3,5 tahun terakhir ini. Masa tanam pohon jati ini lama,  10 tahun, masih harus nunggu 7 tahun lagi sebelum bisa dipanen.

kebun jati

Kebun ini jadi lokasi terakhir yang kami kunjungi sebelum kembali ke Jakarta. Terima kasih untuk undangannya, Indocement. Semoga semakin banyak program CSR yang bermanfaat untuk warga sekitar, ya. ^^

/salam manfaat!

Terima kasih untuk fotonya, @harrismaul dan @ainunchomsun. 🙂

 

 

15 thoughts on “Melihat Program CSR dan Konservasi Lingkungan Indocement”

  1. Keren niich konservasi lahan dari 18 ha lebih baru 5 ha yang di manfaatkan.

    Waach masih banyak ni yang bisa ditanami macam – macam apalagi ada sumber air bakalan bisa jadi ecco wisata

  2. Saya mupeng pengen juga ikutan ini, Mbak Rere. Tapi ya saya dapet cerita aja, hahaha. Butuh lebih banyak program CSR kayak gini yang peduli alam dan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *