Merindu

 

mata..

Duhai tuan, mata ini mengiba ingin jumpa.
Lagu rindu sudah terkirim lewat hujan dan angin yang menderu.
Tak ada balasan, apakah mereka tersesat?

Oh tuan, rasa ini menguras pikir.
Ribuan kata sudah dirangkai, disampaikan meski menggigil malu.
Gemetar dari kepala hingga telapak, memandangmu ku tak mampu.

Benar tuan, indah memang.
Tapi sakitnya kadang tak tertahankan.
Seandainya ada cara membuang bayang.

Sungguh tuan, mata ini merindu.
Padamu.

 

/ode rindu

One thought on “Merindu”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *