My name is Khan and I’m not a terrorist

“Ini murni kisah cinta. Bukan cuma cinta orangtua, pasangan, tapi juga cinta sesama. ”

Hampir seluruh fase kehidupan Rizvan Khan (Shahrukh Khan) diceritakan dalam bentuk kilas balik. Rizvan kecil yang penderita Sindrom Asperger diceritakan hidup bersama ibu dan adiknya.

Fase masa kecil ini merupakan fase paling penting dalam kehidupan Rizvan. Karena kondisinya, sang ibu mesti memberikan perhatian lebih, yang akhirnya membuat sang adik cemburu.

Sepeninggal ibunya, Rizvan menyusul adiknya yang lebih dulu pindah ke Amerika. Awalnya semua berjalan baik, sampai Rizvan bertemu Mandira (Kajol) yang seorang Hindu.

Setelah menikah, keluarga Khan terus mengalami kesulitan. Semunya dimulai dari tragedi 9/11. Pandangan negatif akan Islam tak hanya datang dari lingkaran masyarakat. Di sekolah, Islam bahkan digambarkan sebagai agama yang penuh kekerasan.

Rizvan yang muslim akhirnya pergi ke beberapa kota di Amerika untuk menunaikan janji pada Mandira. Di perjalanan Rizvan memiliki misi menyebarkan kebaikan untuk membuktikan Islam adalah agama yang cinta damai.
Fav Qoute :

Manusia dibedakan dari 2 hal, baik dan buruk. Manusia yang baik selalu mengerjakan hal yang baik, sedangkan Manusia yang buruk selalu mengerjakan hal yang buruk”.

Note: adegan penutup di film ini saya rasakan lebay (gaya alay). Terlalu berlebihan. Positifnya, sepanjang film kita disuguhi gambar-gambar aduhai. Entah kenapa pemukiman padat India jadi terlihat eksotis, LOL.

juga diletak di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *