Nostalgia

“Memories warm you up from the inside. But they also tear you apart.” 
― 
Haruki MurakamiKafka on the Shore

Hampir satu bulan di Medan, baru di minggu terakhir saya memanfaatkan waktu dengan tujuan khusus, nostalgia.

Mencoba semuanya persis sama seperti dulu. Angkutan umum, celoteh anak sekolahan, inang-inang dengan belanjaan. Bapak-bapak perokok dengan dua kancing kemeja terbuka, klakson ribut, sopir yang ugal-ugalan. 

Perjalanan fisik jauh dari nyaman.  Tapi nostalgia sungguh bikin saya bahagia.

Sampai di sekitaran kampus, saya jadi sepuluh tahun lebih muda, bukan fisik tentu saja. Tapi saya merasa persis begitu. Menikmati secangkir kopi di warung kopi yang penuh kenangan, jutaan fragmen kehidupan lalu lewat di depan mata.

 

Cerita cinta berkelebat. Banyak, sering, sesak, pandangan saya berkabut. Ternyata begini rasanya rindu.

Daun jatuh, banyak.
Dan saya memilih satu.

2 thoughts on “Nostalgia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *