Sebelas Gaya dengan Kamera OPPO F11

Ketika bepergian, saya lebih memilih membawa barang-barang seadanya ketimbang memenuhi tas dengan beraneka rupa bawaan yang belum tentu digunakan. Hal ini berlaku juga untuk keperluan dokumentasi. Jika kamera smartphone sudah mencukupi kebutuhan, dengan senang hati saya akan meninggalkan kamera mirrorless di rumah.

Liburan di kota tua, Jakarta

Di era apa-apa harus ada bukti dokumentasinya macam sekarang ini, fungsi kamera memang jadi sangat penting. Saat membeli smartphone, saya cenderung melihat fitur yang ditawarkan oleh kameranya lebih dulu, baru kemudian bergeser ke prioritas selanjutnya seperti kapasitas memori, besar baterai, dan dapur pacu yang disematkan.

Kali ini, saya dapat kesempatan menjajal smartphone anyar bikinan OPPO. Kamera belakang dengan sensor berkekuatan 48 MP dan kamera depan 16 MP jadi fitur unggulan dari OPPO F11. Seperti banyak smartphone kelas menengah yang launching belakangan ini, OPPO F11 juga memasang kamera tambahan 5 MP f/2,4 depth untuk mendapatkan efek maksimal.

Supaya sah dan hasilnya kelihatan jelas, saya menjajal memotret di 11 lokasi dan suasana berbeda dengan OPPO F11 ini. Saya cukup suka dengan hasilnya. Yang menarik, pada suasana minim cahaya, hasil kameranya jauh lebih bagus daripada bayangan saya semula.

OPPO F11 punya fitur AI (kecerdasan buatan) yang keren banget. AI Scene Recognition-nya otomatis bekerja di resolusi 12 MP untuk mengenali 23 jenis pemandangan (scene) dan 864 skenario. Sistemnya bikin detail foto dan warna lebih kelihatan. Hasil fotonya sudah otomatis bagus dan tidak perlu perlu diolah lagi.

Minusnya, pada beberapa foto, kontras warnanya dapat terlihat berlebihan. Jika hal itu terjadi, kamu bisa pindah ke mode HD dengan hasil foto 48 MP. Mode ini dijalankan tanpa AI Image Processing. Hasil fotonya cenderung lebih datar dan mungkin butuh pengolahan. Untuk kamu yang suka memotret dengan sistem manual, bisa pilih juga mode expert di resolusi yang sama.

Langsung saja, ini beberapa foto yang saya dapatkan dalam perjalanan menyusuri Jakarta dan sekitarnya akhir pekan kemarin.

1. DALAM RUANGAN – CAHAYA ALAMI

Hotel Aston Priority Simatupang
Hotel Aston Priority Simatupang

Bukaan lensanya yang lebar sangat nyaman untuk pengambilan objek foto besar. Saya tidak perlu mundur jauh untuk mengambil dua foto di atas. Saat fotonya diperbesar, objek-objek terjauh masih terlihat jelas. Kamera mampu menangkap warna-warna dengan baik.

2. DALAM RUANGAN – MINIM CAHAYA

Mnimarket

Minimarket masih tutup saat saya mengambil foto ini. Dinding kaca tertutup sepenuhnya, cahaya alami hanya masuk sedikit dari rolling door yang terbuka sedikit. Sisa cahayanya adalah penerangan dari lampu-lampu minimarket yang hidup sebagian. Foto diambil dalam satu kali percobaan.

4. OBJEK JAUH – DARI KETINGGIAN

Jakarta, dari lantai 25
Jakarta, dari lantai 25

Ketika foto ini diambil, saya berada di lantai 25. Foto diambil dari balik kaca saat cuaca di luar cerah.

4. OBJEK JAUH – SEJAJAR

Plaza Indonesia, Jakarta
Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta

Foto diambil dari Halte Trans Jakarta Bundaran Hotel Indonesia. Sama seperti foto sebelumnya, jika gambar diperbesar, detil masih terlihat cukup jelas.

5. KENDARAAN BERGERAK – SIANG

MRT Jakarta
MRT Jakarta

Foto diambil dari perut MRT yang sedang melaju. Cahaya hadir secara alami.

6. KENDARAAN BERGERAK – MALAM

Trans Jakarta

Foto diambil di atas Bus Trans Jakarta yang sedang berjalan dan berguncang cukup keras. Meski begitu, kamera masih mampu menangkap detail dengan baik.

7. MAKRO

Kamera sekunder bekerja baik di foto-foto makro. Efek bokehnya kelihatan alami dan tidak mengganggu pandangan.

8. LUAR RUANG – SORE

Kota Tua, Jakarta
Kota Tua, Jakarta

Foto diambil antara jam 4-5 sore di kawasan Kota Tua, Jakarta saat pengunjung sedang ramai hilir-mudik. Cuaca cukup cerah.

9. LUAR RUANG – JELANG MALAM

Kota Tua, Jakarta
Sewa Sepeda, Kota Tua, Jakarta
Kota Tua, Jakarta

Foto diambil sekitar pukul 5-6 sore, masih dari kawasan Kota Tua Jakarta.

10. LUAR RUANG – MALAM

Stasiun Jakarta Kota
Stasiun Jakarta Kota

Foto diambil di dua tempat berbeda. Dua foto di awal adalah lorong menuju Stasiun Jakarta Kota, dan foto terakhir diambil di kompleks perumahan.

11. SELFIE

Untuk selfie, OPPO F11 ini punya pengaturan yang super lengkap! Ada 10 pilihan filter plus fitur yang bisa bikin wajah auto-cakep. Kamu bisa dapat foto dengan muka lebih halus, muka lebih tirus, muka lebih kecil, dagu lebih panjang, mata lebih besar, hidung lebih kecil, dan muka dandan, hanya dengan sekali klik.

Ya, walaupun saya tipe yang lebih suka foto apa adanya tanpa pakai fitur macam-macam, rasanya menyenangkan aja punya fitur demikian buat lucu-lucuan. 🙂

Masih soal kamera OPPO F11. Ada sembilan mode yang tersedia, yaitu photo, portrait, video, pano, night, expert, time-lapse, slow motion, dan google lens. Fitur AI Scene Recognition tidak bekerja di kamera depan, sedangkan fitur Beautification hanya bekerja di mode photo dan portrait (tidak bekerja di video).

Buat saya, semua fitur yang ditawarkan sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan traveling. Memorinya yang 128 GB juga bikin acara foto-foto berjalan lapang tanpa takut kehabisan tempat penyimpanan. Cakupan layar Waterdrop Screen 6.5-inci yang luas juga lebih nyaman di pandangan. OPPO F11 diluncurkan dengan harga Rp3.999.000 dan sudah bisa dibeli mulai 18 April 2019. Sebagai bahan pertimbangan sebelum membeli, berikut saya tuliskan spesifikasi lengkapnya atau bisa juga di cek di https://www.oppo.com/en/smartphone-f11/

box oppo f11
tampak depan OPPO F11
Unboxing OPPO F11
Colour Marble Green atau Fluorite Purple
Dimension 16.2cm x 7.61cm x 0,83cm. 188g
Operating System ColorOS 6.0, based on Android 9.0
Processor Mediatek MT6771V(P70)
Battery 4020mAh(TYP), 3910mAh(MIN)
RAM/Storage4GB/6GB, 64GB/128GB
Flash ChargeSupported

/salam foto-foto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *