Palembang: Pempek, Kopi, dan Pindang

Palembang adalah kota yang tiba-tiba melintas di kepala minggu lalu, saat saya sedang duduk santai di sofa rumah orang tua. Sudah lama ingin mampir, tapi waktunya tak pernah cocok.

Pernah karena tak menemukan tanggal yang cocok untuk bepergian bersama teman, pernah karena tak bisa meninggalkan rumah, dan hal-hal lainnya. Di sofa orang tua siang itu, jari saya lancar mengetuk layar, dan syabidubidap tiba-tiba tiket kereta api Bandar Lampung – Palembang sudah di tangan.

Karena segalanya serba dadakan, saya tidak banyak bikin rencana. Yang penting sampai di tujuan. Masalah nanti mau ke mana, sama siapa, berbuat apa, biarlah dipikirkan belakangan. Ternyata, perbuatan saya yang demikian itu membawa dampak baik, saya tidak terlalu baper saat keadaan memaksa saya lebih banyak berada di dalam ruangan. Palembang dikepung asap. beraktivitas di luar ruangan sangat tidak nyaman.

Empat hari di Palembang, saya banyak istirahat, kopdar dengan teman-teman sambil ngobrol aneka rupa. Roca Coffee & Resto, kafe teman saya (Muna) yang ada di daerah Demang Lebar Daun, jadi tempat yang saya kunjungi tiap hari. Kafe ini belum lagi tiga bulan berdiri, suasananya nyaman, tempatnya luas, dan makanannya enak.

ROCA COFFEE & RESTO

Empat hari mampir ke Roca, saya sudah cicip macam-macam makanan. Pertama kali, setelah mendarat di Stasiun Kertapati dan naik ojek ke tempat ini, saya pesan nasi + capcay seafood. Sayang karena terlalu lapar, makanannya tidak sempat saya foto. Tapi sisanya aman kok. Sudah saya abadikan supaya bisa tayang di sini foto-fotonya. ^^

Nama Roca adalah gabungan dari Robusta dan Arabica. Iya, Muna punya minat khusus pada kopi, minuman kesukaan saya (saat ini). Palembang, menurut dia, punya jenis kopi yang layak bersaing dengan kopi-kopi yang sudah tenar sebelumnya, misalnya Kopi Gayo, Kintamani, Bajawa, atau Temanggung. Sebagai pengusaha kuliner, Muna mendukung petani lokal dengan membeli, memajang, dan menawarkan kopi lokal Palembang pada pelanggannya.

ARABIKA SEMENDO

Ini suasana kafe dan restonya. Tempatnya yang lapang bikin Roca bisa menampung lebih dari 100 pengunjung dalam satu waktu.

Ini beberapa menu makanan dan minumannya. Harga makanan bervariasi, mulai dari 17ribuan untuk makanan berat, 3ribuan untuk camilan, dan mulai dari 8ribuan untuk minuman.

COFFEE MOCHA: 25K, KACANG GORENG: 5K
KOPI SUSU: 23K. Menu ini tidak ada di buku, silakan request langsung ke barista.
LEMON MOJITO: 25K
NASI AYAM MERCON: 25K.
Kalau jajan ini pas jam makan siang, bisa beli harga paket 25K sudah termasuk es teh manis.
NASI PINDANG PATIN: 25K.
Kalau jajan ini pas jam makan siang, bisa beli harga paket 25K sudah termasuk es teh manis.
JAMUR ENOKI KRISPI: 21K

Yang seru dari kafe ini adalah: colokannya banyak! Ga perlu khawatir kehabisan baterai kalau mau nyemil lucu santai sambil nonton Netflix atau muter lagu patah hati se-album di Spotify.

Oh iya, meja yang ada di bagian dalam ini cukup pendek jadi kurang nyaman kalau buat laptopan lama-lama. Alternatifnya, bisa gunakan meja yang ada di area outdoor ya. 🙂

ROCA COFFEE & RESTO

Jl. Demang Lebar Daun No. 4357
Demang Lebar Daun, Kec. Ilir Barat
Kota Palembang, Sumatera Selatan, 30151
RSVP: 0823-8460-2282
IG: @rocacoffee.id

10.00 WIB – 24.00 WIB (Minggu – Kamis)
10.00 WIB – 01.00 WIB (Jumat – Sabtu)

===========

PINDANG DAN PEMPEK OMNDUUT

Tempat kulineran berikutnya yang saya kunjungi di Palembang adalah Warung Pindang dan Pempek Omnduut. Yayan, pemiliknya, juga teman saya. Kami kenal karena ada di lingkup pergaulan yang sama sebagai blogger.

Kedai ini baru berdiri awal September 2019 kemarin. Menunya lengkap, segala per-pempek-an tersedia. Harga pempeknya, kata Yayan, disesuaikan dengan kelas pempek rakyat. Untuk pempek kecil, perbutirnya hanya Rp1500!

Waktu main ke sana, saya coba banyak sekali makanan. Gemas sekali liat pempek ginuk-ginuk, lapar mata, lalu terkapar begah!

PEMPEK KAPAL SELAM: 8K
ANEKA PEMPEK KECIL: 1,5K
TEKWAN: 7K
MODEL: 7K
PINDANG: 15K

Pindangnya juara sih! Saya suka sensasi rasanya yang asam pedas. Untuk harga segitu, menurut saya ukuran ikannya lumayan besar. Kalau pempeknya, yang paling enak itu pempek kulit, pistel, dan adaan. Pempeknya lembut jadi ga capek ngunyahnya. 😀

Juara dari semuanya, adalah cuko! Cuko pempek warung Omnduut ini kental dan pedas, pas betul dengan jenis cuko yang saya suka. Rasanya, kalau memungkinkan, ingin bungkus cukonya satu liter buat dicemil dengan tahu isi goreng dan bakwan. ^^

Kedai Omnduut ini juga jual paketan pempek untuk oleh-oleh, ada pempek basah, pempek kering, dan macam-macam kerupuk. Di bawah ini ada informasi harga yang lengkap ya. Siapa tau kan berminat pesan sepuluh kotak langsung!

PINDANG DAN PEMPEK OMNDUUT

Jl. A. Yani No. 107, Depan Auto 2000 Plaju,
Palembang
IG: @kedaiomnduut
Pemesanan: 081367472112
07.00 WIB – 17.00 WIB

—-

Kalau kamu, suka kulineran apa saja kalau main ke Palembang?

/salam makan-makan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *