Pantang Pulang Sebelum Kunjungi Tempat Ini di Sabang!

Akhir bulan saya mampir ke Sabang untuk kali kedua. Kali pertamanya sudah lama sekali, dulu, waktu ikut semacam lomba susur hutan, mewakili Korps Mahasiswa Pencinta Alam dan Studi Lingkungan Hidup-Universitas Sumatera Utara. Tahun 2003 kalau tidak salah. 16 tahun kemudian saya kembali, merogoh memori tentang Sabang di kepala yang sudah terpendam jauh, jauh sekali.

Tugu Kilometer Nol – Sabang

Kalau dulu main ke Sabang tidurnya di tenda bareng rombongan mahasiswa, kali ini kami tidur di hotel. Ada dua hotel yang sempat saya tiduri kemarin, Casa Nemo Resort, dan Anoi Itam Resort.

Casa Nemo nuansanya klasik, dengan kamar luas di tanah yang berundak-undak. Jika turun terus ke arah bawah, kita akan lihat pantai yang luas dan bersih. Oh iya ombak di Casa Nemo cukup keras, jadi tidak direkomendasikan mandi-mandi sendirian dan terlalu jauh dari bibir pantai, takut terbawa arus.

Casa Nemo Resort, Sabang

Anoi Itam Resort konsepnya cukup modern. Ada kolam renang, kamar dan pemandangan cantik ke arah pantai. Jika Casa Nemo hanya menyediakan akses internet di area lobby dan restoran, Anoi Itam tidak menyediakan akses internet gratisan sama sekali.

Ada sinyal XL sayup-sayup di Casa Nemo, dan sinyal Smartfren yang cukup baik di Anoi Itam. Jika berkunjung ke sini, disarankan menyediakan paket data yang cukup dari provider Telkomsel. Akses operator milik negara ini menjangkau baik hampir semua lokasi di Sabang.

Anoi Itam Resort, Sabang

KE MANA HARUS PERGI DI SABANG?

Cukup segitu dulu soal penginapan ya. Sekarang mau cerita soal tempat-tempat wisata yang layak kunjung di Pulau Weh dan sekitarnya. Untuk mampir ke semua tempat di sini, butuh waktu minimal 2 hari penuh. Jalan-jalan bisa sendiri dengan menyewa kendaraan atau ikut trip. Di Sabang banyak betul agen wisata yang bisa nemenin jalan-jalan, salah satu yang bisa dicoba yaitu @sabangtrip. Colek saja IG-nya untuk info lengkap ya…

GUNUNG API JABOI

Pemandangan di Gunung Api Jaboi

Ini pertama kalinya saya tahu kalau di Sabang ada gunung berapi yang masih aktif. Gunung ini ada di Desa Jaboi, Kecamatan Sukakarya, sekitar 15 km dari Kota Sabang. Pengunjung bisa mengakses lokasi dengan mobil, motor, atau bus L300. Tiba di pintu masuk, kendaraan harus ditinggal dan selanjutnya tinggal berjalan kaki ke Kawah 1.

Baca juga: http://atemalem.com/akhir-pekan-bersama-embun-naik-gunung-sibayak/
Papan informasi di Gunung Api Jaboi
Jalan Masuk ke Kawah Gunung Api Jaboi
Kawah 1 Gunung Api Jaboi
Pemandangan dari Kawah 2 Gunung Api Jaboi

Status Gunung Merapi Jaboi hingga kini masih aktif. Tapi gunungnya aman dikunjungi karena tidak dalam status waspada ataupun berbahaya. Di beberapa titik kita bisa melihat genangan air yang mengandung asam sulfat, asam bikarbonat serta sulfur. Baunya cukup tajam dan tercium sejak dari pintu masuk.

Tidak ada petugas yang mengawasi atau memberi informasi di kawasan ini. Sebaiknya berhati-hati saat di lokasi dan gunakan sepatu/pakaian yang sesuai supaya tidak terpeleset seperti saya. 😀

BENTENG ANOI ITAM

Benteng peninggalan masa penjajahan Jepang ini dulunya digunakan oleh tentara Jepang untuk menyimpan peluru dan senjata pada masa perang dunia ke-2. Salah satu senjata, yaitu meriam sepanjang 3 meter, masih bisa dilihat di salah satu ruangan benteng ini. Setelah melihat benteng jangan langsung pulang. Yuk luangkan waktu sejenak untuk menikmati pemandangan ke arah laut yang luar biasa indah.

Tangga menuju area Benteng Anoi Itam, Sabang
Tangga menuju area Benteng Anoi Itam, Sabang
Jalan di area Benteng Anoi Itam, Sabang
Jalan di area Benteng Anoi Itam, Sabang
Area Benteng Anoi Itam, Sabang
Area Benteng Anoi Itam, Sabang
Pemandangan laut dari area Benteng Anoi Itam, Sabang
Pemandangan laut dari area Benteng Anoi Itam, Sabang

UJONG KAREUNG

Pemandangan di Ujong Kareung, Sabang
Pemandangan di Ujong Kareung, Sabang

Pemandangan di Ujong Kareung ini luar biasa indah. Ombak di daerah ini sangat kuat sehingga tidak direkomendasikan untuk berenang. Waktu main ke sana kemarin, anginnya luar biasa kencang juga. Kalau main ke sini, bisa duduk-duduk di tepi tebing karang sambil menikmati deburan ombak, main ayunan, juga berfoto di ujung karang yang menjorok ke laut.

Pemandangan di Ujong Kareung, Sabang
Pemandangan di Ujong Kareung, Sabang
Pemandangan di Ujong Kareung, Sabang
Pemandangan di Ujong Kareung, Sabang

GOA SARANG

Pemandangan di area Goa Sarang
Pemandangan di area Goa Sarang

Goa Sarang ada di bawah tebing di tepi lautan. Menuju lokasi kita harus turun ke arah laut dan berjalan pada bebatuan di tepi pantai. Lokasinya goa tidak begitu mudah dijangkau, tapi seperti tempat lain di Sabang, pemandangan di Goa Sarang ini layak diperjuangkan.

Setelah tiba di Goa Sarang, pengunjung bisa berenang karena airnya tidak terlalu dalam. Tapi, baiknya berhati-hati karena sebagian karang cukup tajam. Bisa bikin luka!

Jalan Menuju Goa Sarang, Sabang
Jalan Menuju Goa Sarang, Sabang
Jalan Menuju Goa Sarang, Sabang
Jalan Menuju Goa Sarang, Sabang
Batu tinggi yang sering dijadikan tempat foto di Goa Sarang, Sabang
Batu tinggi yang sering dijadikan tempat foto di Goa Sarang, Sabang
Goa Sarang, Sabang
Goa Sarang, Sabang. Goanya ada di sebelah kiri foto dan terisi air.

MONUMEN KILOMETER NOL INDONESIA – SABANG

Kilometer Nol Indonesia, Sabang
Kilometer Nol Indonesia, Sabang

KM 0 Indonesia ditandai dengan keberadaan Monumen Kilometer Nol yang terletak di pulau Weh. Monumen ini bisa dikunjungi setiap hari. Siang menuju sore adalah waktu yang tepat untuk berkunjung karena pemandangan matahari terbenamnya yang spektakuler!

Baca juga: http://atemalem.com/garuda-wisnu-kencana/

Di jalan menuju monumen, kita bisa mampir ke toko souvenir dan jajan rujak khas Aceh. Rujak Aceh spesial karena menggunakan buah rumbia sebagai bahan untuk mengentalkan bumbu.

Buah rumbia, Aceh
Buah rumbia, bahan dasar Rujak Sabang
Senja di Kilometer Nol, Sabang
Senja di Kilometer Nol, Sabang
Senja di Kilometer Nol, Sabang
Senja di Kilometer Nol, Sabang
Baca juga: http://atemalem.com/pantai-wediombo/

WISATA LUMBA-LUMBA

Wisata Lumba-lumba, Sabang
Wisata Lumba-lumba, Sabang

Beberapa tahun terakhir, Sabang punya spot khusus untuk wisata, namanya Dolphin Trip. Wisata melihat lumba-lumba berenang ini lokasinya tidak pernah persis sama, tapi kurang lebih ada di antara Pulau Weh dan Pulau Rubiah. Kapan bisa lihat lumba-lumba? Kalau pagi sekitar jam 06.30-09.00 WIB dan sore sekitar jam 4.

Menuju lokasi melihat lumba-lumba bisa menggunakan perahu sewaan dari Pulau Weh atau dari Pulau Rubiah. Lumba-lumbanya banyak betul! Mungkin ribuan ya. 😀

Wisata Lumba-lumba, Sabang
Wisata Lumba-lumba, Sabang

Cek video di bawah ini untuk lihat serunya dolphin trip kemarin ya.

SNORKELING DI PULAU RUBIAH

Ingin coba snorkeling di Sabang? Yuk mampir ke Pulau Rubiah. Ada beberapa spot snorkeling di sini yang bisa kamu datangi. Tidak perlu membawa alat-alat snorkeling dari rumah karena banyak pilihan tempat penyewaan alat. Penyewaan alat snorkeling, termasuk fin Rp45.000 per orang.

TIPS MAIN KE SABANG

Sabang itu paket lengkap, ada air, darat, dan gunung. Berikut beberapa tips untuk teman-teman yang ingin berwisata ke sini:

  1. Berpakaian yang sopan. Di beberapa titik, pakaian boleh lebih longgar, misalnya di area hotel dan area laut.
  2. Penginapan di Sabang lebih sering penuh dari kosongnya. Sebaiknya pesan tempat menginap jauh-jauh hari agar nyaman ya.
  3. Jaga kebersihan. Tolooong buang sampah di tempatnya ya. Kalau ga ketemu tempat sampah, bisa simpan dulu sampahnya dan buang sesampainya di penginapan.
  4. Jangan memberi makan ikan dan monyet. Biar hewan-hewannya cari makan sendiri.

Sementara itu dulu dari saya. Semoga membantu teman-teman yang ingin wisata ke Sabang ya. Jika punya dana lebih dan ingin berinvestasi di sini, boleh sekali. Saat ini Sabang terus berkembang dan membuka peluang investasi.

Info lengkap soal lokasi dan strategi investasi yang ditawarkan, silakan menghubungi Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang, melalui Deputi Pemasaran dan Investasi, Bapak Agus Salim di +62811-6808-035.

Selamat liburan di Sabang, Kawan! Pantang pulang sebelum gosong sekujur badan! 😀

/salam jalan-jalan

One thought on “Pantang Pulang Sebelum Kunjungi Tempat Ini di Sabang!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *