Penantian

Satu garis kutarik, menambahkan garis-garis yang sudah ada sebelumnya. Sehati-hati apapun, tetap saja goresannya perih. Jika patah hati adalah salah satu barang koleksi, mungkin aku sudah jadi pengumpul yang paling banyak dicari.

Setiap garis mewakili satu cerita, tentang harapan, tentang angan-angan, tentang pertemuan, tentang rindu, tentang kamu. Harapan yang terlalu tinggi, angan yang terlalu indah, pertemuan yang gagal, rindu yang bikin gagu, dan kamu.

Kamu.

Melihat namamu saja, dadaku berdegup cepat tak beraturan. Untukmu, kusiram pohon impian, kubiarkan sulurnya tumbuh subur, kubiarkan berbunga, membuatku merona bahagia. Lalu ada satu kejadian lagi, dan bersamanya aku hancur, meninggalkan satu goresan lagi, yang setiap kali terjadi bertambah pedihnya.

Sudah.

Jangan pernah bicara denganku soal penantian. Aku juaranya.

 

/ode rindu nomor lima ribu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *