Review: Harris Denpasar, Hotel Nyaman di Pusat Kota

Kalau ke liburan ke hotel, saya ga banyak mau kok. Saya cuma cari yang kasurnya empuk, bantalnya banyak, airnya lancar, sama makanannya enak.

HARRIS & POP! Hotels Cokroaminoto melampaui keinginan saya. Mereka kasi banyak, paket lengkap dengan harga yang terjangkau.

harris-hotel

Oh iya, mau jelasin dulu kenapa nama hotelnya HARRIS & POP! Hotels. Jadi, dalam satu area ini ada dua hotel, HARRIS dan POP. Hotelnya berbeda gedung, HARRIS di bagian depan, POP di bagian dalam.

Fasilitas gedung, seperti ruang meeting/ballroom ada di tengah, diantara ke dua hotel. Namun, fasilitas bawaan hotel semisal kolam renang dan gym dibedakan.

HARRIS adalah pilihan hotel kami saat itu. Kalau jalan-jalan sendiri, saya cenderung lebih santai, ga perlu banyak fasilitas karena lebih suka mendekam di kamar. Tapi, kemarin saya datang bawa anak, dan si anak ini tentu saja mesti dibahagiakan hatinya dengaaaann

.

.

.

yak, kamu benar, kolam renang! 😀

kolam

Anak gadis ini bahagia betul kalau udah ketemu air. Tiap diajak main-main ke hotel, dia selalu tanya, “ada kolam renangnya, ga?” 😀

Kolam renang di Harris Denpasar ini terbagi dua, kolam anak dan kolam dewasa. Ada dinding sebagai pembatas antar kolam. Banyak bangku-bangku santai di sekeliling + tinggal panggil petugas kalau butuh kasur dan handuk.

kolam-2 kolam-3

Hotelnya ga nyediain petugas penyelamat. Jadi, pastikan ada orang dewasa yang jagain anak-anak kalau mau berenang, yaa.. 🙂

Persis di sebelah kolam, ada restoran buat sarapan. Nah, ini dia yang paling saya suka dari Harris Hotel, makanan mereka tuh beragam banget. Lauknya bisa beberapa macam, trus ada juga bubur ayam, pancake, bakso, rerotian. Lengkap!

bubur-ayam sereal muffin

breakfast-rere breakfast-embun

Eh ini sih sarapan pembuka aja, ya.. Tentu saja kami ga semanis ini kalo sarapan. 😀

Abis ngabisin sereal, Embun masih ambil beberapa potong buah + makan puding. Saya nambah bakso, kalo si abang nambah nasi lengkap dengan lauknya. Kenyang maksimal, siap buat ngiderin Bali seharian tanpa kelaparan! 😀

Trus-trus, bagian restonya Harris ini lumayan besar, bangkunya ada yang buat berdua, berempat, berdelapan. Bisa pilih nyamannya duduk di mana. Petugasnya sigap, suka nawarin bantuan ini-itu, dan selalu nanya sopan kalau mau angkat piring/gelas kosong.

Buat teman-teman yang jalan-jalan bawa bayi,. Hotelnya punya stok high chair, lho! Bisa banget dipake kalo butuh.

high-chair

Persis di bagian depan restoran, ada Dino Club, playground kecil yang bisa dipake main-main. Embun tiap pagi selalu mampir ke sini, main-main sambil nungguin emak-bapaknya selesai kencan di ruang makan. ^^

 

playground-1 playground-2dino-club

Di lokasi yang sama dengan tempat sarapan tadi, kalau siang, ruangan beralih fungsi jadi Harris Cafe. Cafe ini jual macam-macam, ada makanan ringan macam mie-miean, sandwich, kopi/teh/jus ada pasta juga.

Harganya bervariasi, mulai dari Rp 6.000,- untuk pastry, mulai dari Rp 7.000,- untuk mie. Kalau cek menu sih, yang termahal itu salmon fillet, Rp 130.000,- per porsinya. Lumayan lah kalau perlu ketemuan sama temen/kolega sambil makan/mimik lucu. 🙂

Cerita apa lagi, ya..
Uhm, kayanya udah bisa masuk ke menu utama, kamar hotelnya. Iya ga sih? Iya dong! 🙂

harris-cokroaminoto-double-bed_405

Kamar Harris Hotel itu luaass. Rasanya lapang, bebas, enak bergerak ke sana-ke mari, ga pake kesenggol temen sekamar. Paling asiknya, ada sofa panjang di dalam kamarnya. Kalau datang dengan toddler, atau bertigaan, salah satunya bisa tidur di sofa.

Favorit saya itu meja panjang yang warnanya jingga ngejreng. Kalau Embun dan bapaknya suka kelonan di kasur berdua, saya lebih sering duduk di kursi, ngadep meja, trus kerja sambil dengerin musik. Asik banget!

Trus, jangan khawatir soal colokan. Harris murah hati betul soal itu, di mana-mana nemu colokan. Tadinya udah siap-siap bawa kabel rol panjang dari rumah, eh ya sampe sana ga kepake juga. Udah cukup sih. 😀

Persis di sebelah meja panjang, ada meja kecil yang isinya ketel air. Ada beberapa sachet kopi, gula, teh, yang disediain hotel sebagai compliment.

ketel

Selain kopi/teh, dan air mineral kemasan, hotelnya juga kasi beberapa macam amenities kayak sikat gigi, pasta gigi, sabun padat, sabun cair, shampoo, hair cap, sama sendal jepit! Nah, sendal jepitnya ini saya suka, soalnya biasanya hotel sediain sendal model slipper yang lembek dan cuma bisa dipake di dalam ruangan.

Sendal jepitnya ini beda, ya sandal beneran lah, yang bakal kepake kalau dibawa pulang. Fungsional! hehe..

??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Sekarang mau cerita soal kamar mandinya, yaa.
Udahlah ya, Si Harris ini warnanya jingga aja di mana-mana. Dominan putih, tapi tetep ada warna trademarknya kecil-kecil di sana-sini. Nah, di kamar mandinya juga gitu, warna jingga muncul di area shower, closet, sama wastafel.

Handuk yang disediain ada 4, 2 besar dan 2 kecil. Airnya hangat, tiga malam nginep di sana, ga ada masalah dengan airnya, oh iya semprotannya juga kencang, ga males-malesan gitu. Intinya enak deh, boboknya enak, mandinya enak, makannya enak.

Tapi hotelnya di Denpasar, Re! Jauh dari keramaian wisatawan lokal dan internasional, kan?

Iyes! Lokasinya hotel yang di Denpasar ini memang semacam jauh dari mana-mana. Ya ga jauh-jauh amat juga, bukan walking distance tapi mudah dicapai kok. Kemarin, kami sempet mampir ke Kuta dan Dreamland, jadi tetap bisa main-main.

Keuntungannya tinggal jauh dari tempat wisata itu, cari makanan mudah dan murah. Nyeberang dikit, saya udah nemu tukang jualan sate dan sop, harganya 15 dan 10ribu aja perporsi. Melipir ke kanan dikit banyak yang jualan bakso, pecel lele, mie ayam, trus ada pasar juga. Bisa banget main-main ke pasar buat cuci mata.

Kemarin sempat tanya-tanya, katanya hotel ini kebanyakan disewa buat bisnis, tamu-tamunya ya mereka juga. Abis nyewa meeting room, nginepnya di hotel yang sama. Wisatawan yang sering mampir di Harris katanya orang Tiongkok dan Korea.

Oke, kembali ke hotelnya.

reception-area

Area depan hotel Harris ini nyediain beberapa kursi dan sofa. Ga perlu nunggu giliran sambil berdiri, bisa duduk-duduk leyeh di kursinya sambil nunggu dianterin welcome drink. Yang unik, welcome drinknya Harris selalu jus, tanpa gula. Tapi ya enak dan seger, soalnya dihidanginnya dingin gitu. 🙂

Di area ini juga ada beberapa komputer yang tersambung dengan internet. Silakan pakai kalau butuh. ^^

gym

Di sebelah reception area, ada gym yang lumayan luas. Alatnya lumayan lengkap. Kemarin waktu mampir sih kosong, jadi bisa pakai sepuasnya tanpa antri.

Panjang ya reviewnya, hahaha, keenakan ngetik sampe ga sadar. Intinya sih, hotel ini rekomendit sekali buat nginep sendirian/sekeluarga. Kalau mau jalan agak jauh, bisa pakai sepeda yang disediain di hotel atau naik angkutan lain semacam ojek/taksi.

Sekali lagi, cari makanan gampang betul di sekitar sini. Murah dan banyak macemnya. Kalau males ke luar kamar, bisa order juga pakai go food. Amanlah.

Terakhir, sebelum pulang, jangan lupa foto bareng andong cantik ini, yaa.. Harris biasanya pajang satu jenis transportasi umum yang jadul/jelang jadul di bagian depan hotelnya. Kalau di Harris Bekasi, yang dipajang becak. 🙂

andong

Selamat berlibur temans, sebelum memutuskan bakal nginep di Harris Denpasar, bolehlah kepo-kepo dikit akun social medianya di:

Twitter: @HarrisDenpasar,  @HarrisHotel
Instagram: @HarrisDenpasar, @HarrisHotel
Facebook: Harris Denpasar, Harris Hotel

tag

HARRIS Hotel & Conventions Denpasar – Bali

Jl. H. O. S. Cokroaminoto 23 – 25. Denpasar, Bali 80118, Indonesia Phone: +62361 849 5050 I Fax: +62361 849 5051
E-mail: sales-harrispop-denpasar@tauzia.com

 

/salam bobo cantik

 

 

3 thoughts on “Review: Harris Denpasar, Hotel Nyaman di Pusat Kota”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *