#Review Nescafe Classic First Harvest

Saat ini saya masih tergabung dalam jamaah kopi instan. Ada rasa penasaran juga dengan “kepuasan” yang jamaah masak dan giling kopi sendiri rasakan, tapi saat ini saya masih pikir-pikir untuk bergabung. ^^

Dibanding tinggal menyeduh, tentu saja proses roasting dan menggiling biji kopi lebih kedengaran seksi, yah. 🙂
Tapi, kopi instan menang di sisi praktis dan hemat waktu, plus juga lebih murah. 🙂 

Oh iya, beberapa waktu lalu saya mencoba varian kopi terbaru dari Nescafe, Nescafe Classic First Harvest.

Nescafe Classic First Harvest ini terbuat dari kopi robusta asli Lampung. Harganya Rp 35000 di Blibli.com. Menurut petunjuk di botolnya, per kemasan 100g bisa digunakan untuk 50 cangkir atau 700 rupiah saja pergelasnya.

Nescafe Classic First Harvest
Nescafe Classic First Harvest

Yang membedakan Nescafe Classic dengan First Harvest apa?

nescafefirstharvest1Penjelasannya persis seperti itu. Jadi kopi-kopi yang diolah dan diberi tag First Harvest ini adalah kopi hasil panen pertama tiap tahunnya. Karena panenan pertama, si kopi ini jadinya tersedia terbatas alias limited edition

Rasanya? 
Agar tau rasa aslinya, saya coba minum kopinya tanpa gula. First Harvest ini ga begitu pahit, rasa asamnya lumayan pekat.
Ketika ditambahkan gula dengan takaran yang sama dengan kopinya, rasa pahitnya hampir samar tetapi rasa asamnya makin kentara.

Kalau ga begitu suka kopi pahit, bisalah coba First Harvest. Teman yang sudah lebih dulu review kopi ini bilang, lebih nikmat jika gula digantikan dengan krimer.

Yuk ngopi!

/Salam kopi!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *