#SahabatMiras atau #AntiMiras

foto pinjam dari sini
foto pinjam dari sini

 

Kamu #SahabatMiras atau #AntiMiras?
Saya nggak dua-duanya. Saya nggak anti sampe minta minuman keras dihapuskan dari muka bumi, nggak juga CeEs-an sampe mesti kasi tau seisi dunia kalo hari ini saya lagi minum miras merek anuh. 

Saya lahir dari keluarga batak, ayah dan mamak aslinya nasrani yang kemudian pindah jadi muslim. Keluarga saya masih banyak banget yang nasrani dan merayakan Natal.

Budayanya orang batak kalo Natalan itu, ya minum bir. Kalau sehari-harinya atau pas waktu suntuk mereka dateng ke warung minuman keras tradisional, alias tuak. Nah, waktu Natal, minuman yang ada di meja-meja ganti jadi Bir Bintang dan kawan-kawannya.

Mengharamkan miras dari muka bumi?
Ya nggak adil buat mereka.

miras!

Buat saya, minuman keras itu pilihannya masing-masing orang. Mau minum ya minum, mau nggak ya udah. Cuma ya jangan rusuh, tingkah lakunya dikontrol. Kalo abis minum terus jadi berani grepe-grepe orang misalnya, kan ga bener juga. 😐

Siapa yang udah bisa kontrol tingkah lakunya?
Orang dewasa! Kalau dari aturannya sih, yang boleh beli minuman alkohol itu mereka-mereka yang umurnya udah di atas 21 tahun.

Misalnya beneran pengen mabuk?
Berusahalah jadi pemabuk yang bertanggung jawab. Kalau mabuknya di pub/cafe/warung remang-remang, pastiin baliknya jangan nyetir mobil. Cari temen yang bisa anter ke rumah. Ya daripada-daripada kenapa-kenapa dan kenapa-kenapain orang di jalan kan?

———————————-

Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) 

 

Kemaren sebelum nulis postingan ini, saya sempet ngobrol-ngobrol sama temen yang kerjanya di bea cukai. Kata dia, di Indonesia ini ada aturan cukai untuk barang konsumsi seperti rokok dan minuman yang mengandung etil alkohol (miras).

Trus untuk pengusaha, penyalur, pengecer yang menjajakan barang kena cukai ini, mesti ada Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC)-nya. Nah, si NPPBKC ini yang belum semua toko/pub/cafe punya. Padahal itu wajib lho, ada aturannya di sini.

Untuk dapat Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC), Pengusaha Pabrik, Importir, Penyalur dan Pengusaha Tempat Penjualan Eceran Minuman Mengandung Etil Alkohol, punya syarat-syarat yang mesti dipenuhi.
Contohnya, untuk pengusaha eceran dilarang berdekatan dengan tempat ibadah umum, sekolah, atau rumah sakit.

Mau cerita ah, saya pernah banget liat anak sekolahan, ya paling kelas enam SD – 1 SMP gitu yang sore-sore udah mabuk di depan minimarket. Mabuk, ganggu orang, plus ngancem-ngancem ga jelas. Mungkin lho, mba penjaga minimarketnya ga berani ngelarang anak sekolahan beli miras, ya daripada dia diapa-apain gitu kan?

Kalau mba penjaga-nya ndak berani turut aturan, apa layak dia masih boleh jualan miras? Buat saya jawabannya, NGGAK BOLEH!
Mesti dicek juga, ini minimarketnya punya NPPBKC ga? Kalo nggak punya, ya udah sah deh dilarang jualan miras.

Aturan yang sama mesti juga ditetapin ke pub/kafe/warung remang-remang yang ga taat aturan. Makin terarah jualannya, mestinya resikonya makin kecil, doms.

Oh iya, buat tambahan, ini ada informasi soal cukai yang saya salin dari wikipedia. Semoga mencerahkan ^^ :

———

Cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat dan karakteristik tertentu, yaitu: konsumsinya perlu dikendalikan, peredarannya perlu diawasi, pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat atau lingkungan hidup, atau pemakaiannya perlu pembebanan pungutan negara demi keadilan dan keseimbangan.

Di Indonesia, cukai dipungut oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Departemen Keuangan Republik Indonesia. Barang kena cukai meliputi:

  1. etil alkohol atau etanol, dengan tidak mengindahkan bahan yang digunakan dan proses pembuatannya.
  2. minuman yang mengandung etil alkohol dalam kadar berapa pun, dengan tidak mengindahkan bahan yang digunakan dan proses pembuatannya, termasuk konsentrat yang mengandung etil alkohol.
  3. hasil tembakau, yang meliputi sigaret, cerutu, rokok daun, tembakau iris, dan hasil pengolahan tembakau lainnya, dengan tidak mengindahkan bahan yang digunakan atau bahan pengganti atau bahan pembantu dalam pembuatannya.
aturan cukai alkohol
aturan cukai alkohol

———

Jadi, kamu #SahabatMiras atau #AntiMiras?

/salam miras taat aturan!

2 thoughts on “#SahabatMiras atau #AntiMiras”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *