Sarapan Pagi untuk Awali Hari Baik

Pertengahan tahun kemarin, pas jadwalnya bagi rapor, saya dapat pesan begini dari wali kelasnya Embun. “Bu, saya mau titip pesan, sebelum berangkat sekolah anak-anak jangan lupa sarapan dulu, ya.” Saya agak kaget. Saya pikir sarapan itu udah “urusan dalam” nya murid. Orang tua, tanpa dibilang, pastilah sudah kasi anaknya sarapan dulu sebelum sekolah. Ya kan.. Ya kan…

Embun dan bekal sekolahnya.

Ternyata nggak gitu juga. Dari gurunya saya dapat informasi kalau ada anak-anak yang melewatkan sarapan di rumah. Masalah muncul ketika anak-anak itu rewel lalu ga mau ikut proses belajar mengajar karena lapar. “Padahal waktu makan kudapan masih satu jam lagi. Kalau ada satu yang diizinkan makan, teman-teman yang lain jadi terganggu konsentrasinya dan ingin ikutan makan juga.”

Saya langsung mikirin Embun dan pola makannya pas gurunya bilang begitu. Kadang-kadang Embun susah betul disuruh makan. Alasannya biasanya antara masih ngantuk, gak selera, atau belum lapar. Akan ada adu argumentasi pastinya, tapi emak biasanya mampu menggiring anaknya buat ngunyah beberapa suap sebelum berangkat sekolah.

Kenapa ngotot banget nyuruh Embun sarapan? Jadi, ada beberapa artikel yang jadi momen pencerahan buat saya. Sarapan adalah waktu makan yang paling penting. Sejak mata terbuka di pagi hari, aktivitas harian sudah berjejer di depan mata. Ada yang harus sekolah, mau olahraga, harus kerja ke luar rumah, harus menyelesaikan urusan di lokasi A, lokasi B, dan seabrek kegiatan lainnya. Rasanya pasti nano-nano kalau aktivitas banyak, tapi asupan energinya nol.

Selain untuk bekal energi, berikut beberapa manfaat sarapan yang saya rangkum dari beberapa artikel tadi:

  • Sarapan melindungi tubuh dari penyakit. Mengonsumsi sarapan dalam jumlah yang cukup bikin tubuh berfungsi optimal. Karena perut sudah diisi di pagi hari, mulut dan perut akan adem ayem saja sepanjang hari. Kelaparan karena melewatkan sarapan bikin kita memilih jalan pintas (junk food) untuk memenuhi asupan nutrisi.
  • Sarapan bikin pikiran lebih fokus. Kalau sudah makan pagi, mau mikir apa aja juga lancar. Perut sudah tidak minta perhatian dan otak bisa dipakai kerja keras.
  • Sarapan bikin suasana hati stabil. Pernah liat orang yang marah-marah ga jelas juntrungannya? Bisa jadi dia sedang lapar. Rasa kesal bisa muncul tiba-tiba karena tubuh belum mendapatkan haknya. Untuk menghindarinya, awali hari baik dengan sarapan, agar suasana hati lebih baik dan stres di pagi hari dapat diatasi.
  • Sarapan bikin berat badan stabil. Rasa lapar berlebihan bisa membuat kita gelap mata. Harusnya makan satu mangkuk cukup, tapi karena perut merasakan lapar yang luar biasa, makannya jadi tambah dua kali lipat. Sarapan menjauhkan kita dari rasa lapar dan keputusan makan membabi-buta.
  • Sarapan bikin tubuh mendapatkan nutrisi yang diperlukan. Alasan terakhir ini jadi yang paling penting. Tubuh perlu sumber energi dan nutrisi agar dapat berfungsi maksimal. Kebutuhan seperti karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral harus dibuat cukup agar semua organ berjalan baik dan aktivitas sehari-hari berjalan lancar.

Riset Kesehatan Dasar 2010 dari Kementerian Kesehatan RI sempat merilis data soal 76% orang Indonesia yang belum mengonsumsi menu makanan bergizi seimbang. Padahal, sarapan pagi itu punya fungsi memenuhi 15-30% kebutuhan gizi harian!

Untuk meningkatkan kesadaran soal sarapan ini, pemerintah punya program Pekan Sarapan Nasional (PESAN). Pekan Sarapan Nasional ini berlangsung selama 14-20 Februari setiap tahunnya. Pada awalnya Pekan Sarapan Nasional dideklarasikan oleh ada empat lembaga, yaitu Perhimpunan Peminat Gizi dan Pangan (PERGIZI PANGAN) Indonesia, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), dan Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia (PDGKI).

Saat ini, Pekan Sarapan Nasional sudah diramaikan dengan dukungan dari banyak perusahaan, salah satunya Nestle Indonesia. 17 Februari lalu, Nestle Indonesia meluncurkan kampanye “Awali Hari Baik dengan Nestle” serentak di 9 kota, (Jakarta, Medan, Palembang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Balikpapan, Bitung, dan Makassar).

Kampanye ini ga berhenti satu hari saja, tapi akan terus berlangsung lewat berbagai kegiatan di 40 kota seantero Indonesia hingga akhir Maret mendatang. Cek daftar kota dan kegiatannya di link ini ya. Siapa tau kamu bisa ikut seru-seruan bareng Nestle. 🙂

Kemarin, saya ikut hadir di peluncuran Pekan Sarapan Nasional 2019 di Taman Menteng, Jakarta. Acaranya udah mulai dari pagi betul. Kegiatannya padat, dimulai dengan zumba, sarapan bareng, dan sesi talkshow soal sarapan bareng Mba Eka Herdiana, Corporate Nutritionist Nestle Indonesia dan keluarga selebriti, Nola, Baldy, dan anak-anaknya.

Soal susah sarapan, kata Nola, juga terjadi di keluarganya. Kadang-kadang waktu sempit betul, sarapan jadi buru-buru, dan nutrisi yang masuk jadi apa adanya alias ga maksimal. Masalah umum se-Indonesia Raya sepertinya ya….


Nah, supaya sarapan ga terus-terusan jadi asal, Nestle Indonesia ngenalin prinsip ABC.

A: Atur porsi, jangan lebih jangan juga kurang.⁣

B: Baca label, perhatikan kandungan gizi dan cara penyajian.⁣

C: Cukupi asupan gizi, konsumsi beragam jenis makanan.⁣

Prinsipnya dibikin sederhana supaya mudah diingat dan dipraktekkan. Intinya, bukan asal sarapan dan asal kenyang. Tapi, sarapan jadi baik kalau yang masuk ke tubuh juga baik.

Kalau tadi sarapan…
Mau kerja, otaknya udah nyala.⁣
Mau olahraga, tenaganya udah ada.⁣

Jadi, Om dan Tante, sarapan apa hari ini?

/salam sarapan sehat

50 thoughts on “Sarapan Pagi untuk Awali Hari Baik”

  1. Aku tipe orgtua yg straight sama jadwal.
    Anakku sekolah jam 11 siang, tapi bangunnya kudu harus wajib pagi. Krn jam sekolahny rolling per bulan (jam 7, jam 9 dan jam 11).
    Jadi mau gak mau jm aktivitasnya ngikutin jam pagi. Supaya terbiasa.
    Jd sebelum brgkt sekolah kudu hrs makan dulu di rumah, br brgkt sekolah. Biar otaknya ada nutrisi dulu. Dibiasain sedari kecil 🙂

  2. Pengalaman kerja di dunia broadcasting ya itungannya detik, bikin aku biasa buat anak anak sarapan jam sekian sekian, tanpa beban dan nyaman. Karena sarapan justru pondasi buat tiap orang beraktivitas

  3. keren lho campaign nya Nestle dengan #AwaliHariBaik. Ini udah merangkum semua kebaikan yang harus dilakukan di pagi hari. Kebiasaan-kebiasaan sehat, kayak bangun pagi, olahraga, makan-makanan yang bergizi dan kayak serat

  4. Aku pernah ngerasain skip sarapan. Dan jam 9 langsung kliyengan kepalanya di kantor. Asli gak enak banget rasanya. Diisi makanan pun malah jadi eneg. Semenjak itu aku kapok skip sarapan.

    1. Banyak faktor yang bikin sarapan jadi skip.
      Antara anak malas makan, buru-buru, atau alasan lainnya.

      Tapi memang, bagusnya sih sarapan jangan ditinggal.

  5. Kalau anakku dirumah sebelum berangkat biasanya suka minta Koko Krunch atau biasanya aku kasih biskuit. Pernah dibuatkan roti dia bilang nanti saja di sekolah biar bareng sama temannya. Aku nih kalau lihat Nestum yang keinget itu “sarapan tuh dimakan bukan diminum”

  6. Sarapan itu penting ternyata ya kak, buat ngebangun mood dari pagi. Ngaruh banget loh sejak ga pernah lupa sarapan, mood ga gampang down…

    Hari ini menu sarapan kamu apaaa?

  7. Iya loh bener, mba. Anak sekolah yang nggak sarapan dulu itu pasti keaktifannya bakal beda sama yg nyempetin sarapan dulu.

    Tapi masalahnya anak kecil apalagi yang udah sekolah itu kan suka picky ya kalau sarapan. Jadinya bingung kita mau ngasih sarapan apa.

    Semenjak ada pedoman A B C dari Nestle, jadinya mending siapin sarapan yang simple deh kaya Nestum atau Koko Krunch.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *