Satu Peluk Lagi

peluk

beberapa momen dalam hidup ditakdirkan untuk dikenang selamanya. salah satunya, pelukanmu.
ada beberapa percakapan sepanjang napas, yang terus diingat kata perkata. percakapan kita usai delapan tahun kehilangan, misalnya.

kasar, cepat, diburu waktu, momen sudah terpatri.  bagaimana lagi untuk mengatakan, aku sungguh menginginkanmu dalam segala cara yang tersedia.
luka, patah, sepi. tapi hati membatu tak mau pergi.

aku mencumbui bayangmu beberapa hari ini. kukirim rindu serampangan melalui hujan, angin, dan mentari.
tolong katakan, berapa lama aku harus menunggu untuk satu peluk?

 

/masih untuk kamu, dan deraan rindu tak sudah.

2 thoughts on “Satu Peluk Lagi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *