Tag Archives: baju anak

Baju Anak Itu Mahal, Komandan!

gambar pinjam di sini
gambar pinjam di sini

Jelang-jelang lebaran adalah waktunya bebas belanja. Tangan meminta kesempatan seluas-luasnya untuk membuka dompet. Sebagian membeli kue, sebagian membeli tiket, sebagian oleh-oleh, ada bagian anggaran untuk asisten rumah tangga, dan sebagian (banyak) lagi untuk membeli pakaian.

Dari dulu saya sudah sadar kalau pakaian anak itu memang bukan main mahalnya. Sepotong kecil kaos/dress merk premium harga termurahnya 100ribu rupiah. Kalau harga celananya bisa lebih mahal lagi, 150ribuan per potongnya.

Bayangkan! Bayangkan, hayooo bayangkan.

Itu kalo beli beras, udah dapet 10kg, bisa untuk makan satu rumah hampir sebulan!

Kata teman saya, yang punya usaha bikin baju anak, baju anak itu bisa mahal karena proses pembuatannya yang lumayan ribet. Pola baju anak yang kecil-kecil itu membutuhkan ketelitian lebih banyak ketimbang pola baju dewasa. Waktu proses penjahitan dilakukan, keribetan berikutnya datang. Pola yang kecil-kecil itu mesti disatukan kembali jadi baju yang super kiyut. Ribet, kata dia.

Yahh, biar dia menjelaskan ini-itu ke saya, tetap saja saya masih sesak membayangkan harga baju anak yang lebih mahal dibandingkan baju emak dan bapaknya. *tarik napas*

Untuk pakaian sehari-hari, saya memilih membeli baju di ITC/pasar. Kalau beli baju anak, saya menetapkan persyaratan, antara lain harus menyerap keringat karena aktivitas (bermain) mereka yang padat, anaknya senang, dan emaknya senang.

Menyenangkan emaknya ini lumayan gampang, sih. Beri saya baju-baju bagus dengan harga murah. 😀

Oh iya, di ITC biasanya ada baju anak merk premium dengan harga diskon besar. Mereka ini menjual baju-baju anak sisa ekspor. Karena baju sisa, waktu membeli pakaian kita musti memperhatikan baik-baik, kadang ada baju yang sedikit bolong, jahitannya lepas, jahitannya kurang rapih, atau cuttingnya salah. Kalau belanja di toko-toko demikian, musti titi teliti, deh.

Eh, lupa, kalau memungkinkan, saat membeli pakaian ajak sekalian anaknya untuk menghindari salah ukuran. Saya sering salah ukuran, jadinya baju yang rencananya mau dipakai kondangan minggu depan terpaksa disimpen dulu di lemari buat dipakai kondangan tahun depan. 😀

Satu lagi, membeli baju online itu boleh banget, lhoo.. Pilih penjual yang terpercaya. Saya sarankan beli di toko yang baju-baju anaknya dilengkapi dengan ukuran detil. Waktu mengukur anak, yang diukur baju yang “pas” ukurannya, bukan badannya, yaa..

Soal baju anak ini nanti saya update lagi, deh. Sekarang saya mau browsing toko-toko baju online dulu, mau cari-cari baju lebaran buat Embun. 🙂

/salam baju