Tag Archives: Great Eastern

Mau Jadi Great Eastern Financial Planner Specialist?

Financial Planner alias perencana keuangan, denger namanya aja orang udah mikirnya jauhh banget. Buat golongan menengah yang tengah bulan gajinya udah mepet kaya saya, mungkin bakalan mikir, keuangan mana yang mau direncanakan, wong ga ada sisa, udah abis buat bayar ini-itu.

Uhm, saya termasuk salah satu yang berpikir seperti itu, sih. Jasa Perencana Keuangan, dalam pikiran saya, mesti kudu dipake sama orang-orang yang duitnya banyak dan bertebar di beberapa rekening, punya aset di sana-sini, plus orang berharta banyak yang bingung duitnya mau dikemanain lagi selain masuk tabungan.  Continue reading Mau Jadi Great Eastern Financial Planner Specialist?

Hore-Hore di Gymboree

Sebenarnya anak kecil itu mestinya disekolahin atau ga, ya?

Pertanyaan di atas itu bolak-balik saya tanyakan ke diri saya sendiri, sering. Jawabannya belum pasti juga sampai sekarang, kadang saya berpikir “buat apa dia sekolah, toh di rumah juga saya bisa stimulasi kemampuannya”, lain hari saya berpikir “anak bayi ini memang mestinya disekolahkan saja, supaya dia tidak ketinggalan dari teman-teman sebayanya”.

Soal sekolah tidak sekolah ini jadi penting karena makin kesini persaingan sudah semakin dini. Kalau jaman dulu kita berebut universitas, anak-anak sekarang udah mulai berebut bangku sekolah dasar!

kelas parenting
kelas parenting

Hari Minggu kemarin saya diundang Great Eastern Indonesia @GreatEastern_ID, untuk hore-hore bareng anak di Gymboree Kemang. Ga cuma hore-hore, orangtua juga dikasi kesempatan buat belajar soal parenting bareng Ibu Linda, ownernya Gymboree @gymboree_ind.

Ibu Linda bilang, yang paling penting buat anak itu bukan sekolah atau tidak sekolah, tapi bagaimana kita menanamkan memori yang menyenangkan di otaknya.

“Jangan pernah menekan anak, karena tujuan pembelajaran adalah mengeluarkan karakter si anak. Kalau tertekan, si anak akan menjadi anak buatan orangtuanya, tidak menjadi dirinya sendiri”

Bangun karakter gimana caranya? Bisa pake banyak cara, contohnya main, olahraga, nyanyi, atau joged!

belajar sesuai usia dan minat
belajar sesuai usia dan minat

Intinya sih, belajar itu boleh dan baik, tapi jangan dipaksa-paksa. Cari cara belajar yang menyenangkan buat anak dan orangtua. Misal mau belajar bunyi-bunyian, bisa ambil aja peralatan rumah tangga yang berbeda-beda, terus suruh anaknya pukul pakai sendok kayu. Setiap kali memukul, si anak akan belajar kalau tiap benda akan menimbulkan bunyi yang berbeda. Seru, kan? 😀

Terus, terus, belajar itu bisa di mana aja, ga mesti di ruang kelas tertutup. Jalan bareng orangtua ke pasar, misalnya, bisa sekalian belajar nama dan bentuk buah-buahan.

Ya gitu sih, ya. Orangtua mesti kreatif aja. Semua benda di sekitar bisa dipakai untuk belajar atau main. Terus komunikasi aja sama si anak supaya pemahamannya bertambah terus.

Embun seneng banget ketemu mainan segambreng. :D
Embun seneng banget ketemu mainan segambreng. 😀

Terus, terus, anaknya mau disekolahin ga, Re?

*brb, mau mikir lagi*

😀

/salam emak-emak