Tag Archives: #xlaluhore

Mengenang Paris

Paris adalah perjalanan pertama saya ke luar negeri. Hanya tiga hari memang, tapi perjalanan ini akan selalu saya kenang. Kadang, tak sadar saya tersenyum sendirian, kala sepotong ingatan datang numpang lewat di kepala. Ada salju, baju winter yang cantik, abang-abang Paris yang super ganteng, MRT yang gak pake lelet, dan croissant di mana-mana. ­čÖé

Kemarin saya sempat ga percaya waktu ada beberapa teman yang menyarankan supaya saya hati-hati selama di Paris. Katanya, selain banyak pencopet, disana juga banyak yang suka menipu pendatang. Masa sih? Iya! Gini nih, awalnya, saya pikir normal saja saat ada yang bertanya di jalan. Tapi di Paris sepertinya musti hati-hati deh. ­čÖé

“Do you speak English?” kata ibu-ibu berkerudung.
“Yes!”
Lalu dia menyodorkan sehelai kertas untuk saya baca. Isinya kurang lebih minta uang karena dia butuh untuk A, B, C, dan D.

Tadinya saya pikir mereka muslim (karena berkerudung). Tapi ada komentar di tripadvisor.co.uk dan flyertalk.com yang bilang mereka gypsy yang memang kerjanya mencari uang dengan memanfaatkan turis. Penampilan mereka bisa dilihat di link ini.

——

Sehari sebelumnya, saya sempat menyapa satu orang di peron MRT. “Do you speak english?” Tapi, orang yang saya sapa buru-buru pergi sambil menengok saya lewat ujung mata.

Belakangan saya baru sadar, ada beberapa kemungkinan. Mungkin penampilan saya yang berkerudung yang membuat saya ditolak, memang dia ga mau berbicara dengan orang asing, atau dia memang ga bisa bicara bahasa Inggris.

Baiklah, lupakan. ­čśÇ

 

——

MENGENANG PARIS

Bulan lalu, sebelum saya berangkat ke Paris, teman saya @venniem bilang : “Ambil foto yang banyak!” Saya, tentu saja dengan senang hati menuruti saran tersebut.┬áTotal ada sekitar 500 foto yang saya ambil. Begitu cantiknya Paris, sampai tiap sudut saya potret. *nyamar jadi tukang foto profesional. ­čśÇ

Jadi, ini dia oleh-oleh dari saya. Enjoy Paris!

EIFFEL

Eiffel dari dekat itu ga terlalu cantik sih, persis kerangka besi aja. Tapi jangan tanya betapa senangnya saya ketemu besi tua inih. *pegangin dada

P1000608Indah, kan?

Itu kenapa kami dengan senang hati nungguin lampu Eiffel nyala sempurna. Aduh, aduh, sambil ngetik ini perasaan saya berdebar ga karuan. :’)

LOUVRE

P1000144

Ini adalah pintu masuk Muse de Louvre. Perlu diperhatikan, Louvre itu bukan main luasnya saudara-saudara! Kemarin cuma punya waktu satu jam, kejar-kejaran mau ke Eiffel.

Karena waktunya sedikit, jadi diputuskan untuk cari Monalisa aja. Jadi kebayang kan jalannya cuma kayak liat kanan-kiri sambil agak lari. ­čśÇ

VERSAILLE

P1000281

Spot favorit saya di sekitaran Versaille. ­čśÇ

P1010776

Dalamnya Versaille banyak patung-patung. Cakep, ya. ­čÖé

KOTA PARIS

Paris itu seisi kotanya cantik. Gedung-gedungnya bagus, senada.

P1010650 P1010636 P1000972 P1000237 P1000236

Kemarin selama di Paris sebenernya saya agak kesulitan motret. Kombinasi udara dingin, tangan gemeteran, plus ribet buka tutup sarung tangan. Jadi ada beberapa kali (baca : banyak) saya motret dan dipotret pake kamera teman dan panitia.

Nah, foto-foto di atas itu saya ambil pake kamera Panasonic Lumix GF5. Hasil fotonya jernih, loading antar fotonya ga lama. Foto di atas ada yang diambil pas bus-nya jalan, tapi tetep bagus, kan?

Desain Panasonic Lumix juga slim, enak digenggam dan ga ngerepotin bawanya. Trus, hasil foto di dalam atau di luar ruangan sama cantiknya.

Karena udara di sana kemarin sempat minus sekian derajat celcius, saya ga bisa lama-lama diam di satu tempat. Terpaksa ambil foto sambil tetap jalan supaya kaki dan tangan ga beku dan kram. Untung aja pake kamera keren, jadi fotonya ga goyang-goyang.

Eniwei, saya paling suka foto yang ada pohon-pohon kering itu. Kesannya misterius ya liat dahan-cabang pohon tanpa daun gitu.

Tuh kan, jadi pingin ke Paris lagi..

 

/salam rindu

Ini tulisan keempat saya tentang jalan-jalan ke Paris.  Tulisan sebelumnya bisa ditengok  di link 1, link 2, dan link 3.

Haru di Versailles & Notre Dame

Saya gak cengeng, dulunya. Tapi sejak punya anak – sepertinya ngeden plus kontraksi yang datang tak putus mirip ombak itu memutus syaraf tahan tangis saya – saya jadi terlalu perasa.

Saya ingat, dulu, serumah sibuk lap air mata waktu nonton film Kuch Kuch Hota Hai, saya adalah satu-satunya penonton yang tak menitikkan air mata. Saya sepakat filmnya sedih dan bagus, tetapi menangis? Nanti dulu!

Sekarang, jangankan nonton film, liat iklan layanan masyarakat “Que Sera Sera” aja, pipi saya udah banjir, basah.

——

11-13 Desember kemarin adalah hari yang bersejarah buat saya. Pertama kalinya saya ke luar negeri, dan ke Paris! Berkeliling Paris 3 hari itu ga cukup. Banyak sekali tempat yang mesti dikunjungi. Keinginan saya untuk leyeh-leyeh minum kopi + croissant di kafe kecil pinggir jalan, melihat lalu lalang, dan menikmati waktu berjalan pelan, tak kesampaian.

Waktu berjalan cepat di Paris. Saya lengah sebentar, hari sudah gelap. List tempat yang mesti dikunjungi masi berular panjang di kertas catatan saya.

Kemudian saya pasrah, dan menikmati yang bisa dan mampu saya nikmati saja. Kepasrahan terbukti baik, saya bisa menikmati Paris dengan seluruh indra, dari kepala sampai kaki.

——

Versailles adalah impian saya. Kemarin, sekejap saya merasakan tubuh saya bertransformasi, jadi satu dari ratusan putri-putri bangsawan yang tinggal di versailles. Jalan-jalan di taman yang maha luas, sambil lirik abang-abang bangsawan. ­čśÇ

taman di versailles, amboi luasnya..
taman di versailles, amboi luasnya..

Versailles terawat apik, meski bangunannya lama, tidak ada bau-bau apak tercium, tidak ada binatang-binatang kecil seliweran, tidak ada sarang laba-laba juga.

Tiap pengunjung yang datang ke Versailles dibolehkan meminta audio guide pada bagian informasi. Bisa pilih mau dengar pakai bahasa apa, ada 10 bahasa yang tersedia, French, English, German, Spanish, Italian, Russian, Mandarin Chinese, Japanese, Portuguese and Korean.

Tiket masuk ke Versailles berbeda-beda, mulai dari 15 euro hingga 20-an euro, tergantung kepada beberapa tempat yang akan dituju. Apakah istana dan taman saja, atau istana, taman, dan istana Maria Antoinette.

Sepertinya harga tiket masuk ini juga dibedakan berdasarkan musim.  Sama seperti Museum Louvre, anak-anak dan remaja di bawah 18 tahun dibebaskan dari tiket masuk.

——

ruangan cantik penuh lampu hias
ruangan cantik penuh lampu hias

Ini adalah ruangan favorit saya di Château de Versailles adalah Galerie des Glaces. Ruangan ini dikenal juga dengan The Hall of Mirrors.  Hall of Mirrors ini bukan main cantiknya, puluhan lampu hias, patung lilin, dan semuanya terawat. Super mewah.

——

Udah sampe Versailles, pasti penasaran kan sama tempat tidurnya ratu?

queen bedchamber
queen bedchamber

Ruang tidurnya ratu ini penuh nuansa emas. Tempat tidurnya tinggi.

Kalau ini, ruang makannya raja dan ratu.

versailles4

tampak depan versailles
tampak depan versailles

Saya nangis dengan sukses di versailles. Tanpa sebab.

——

Pemandangan malam
Pemandangan malam

Pulang dari Versailles kami menuju ke Notre Dame.┬áNotre Dame de Paris adalah katedral berasitektur gothic di sebelah timur ├Äle de la Cit├ę di Paris, Perancis, dengan pintu masuk utama di barat. Selain tujuan wisata, gereja ini juga masih digunakan untuk tempat misa dan Uskup Agung Paris.

Pertama masuk ke Notre Dame, langsung ada tanda “dilarang berisik”. Meski bukan hari minggu, banyak yang sedang beribadah.

dilarang berisik
dilarang berisik

Ruang pengakuan dosa menarik perhatian saya. Ada beberapa ruangan besar yang tersedia. Satu orang pastur siap melayani pengunjung. Pada tiap ruangan, ada papan petunjuk tentang bahasa yang bisa digunakan.

notredame1

Perancis dan Spanyol
Perancis dan Spanyol

Mereka yang mengaku dosa, malahan saya yang nangis.

Omong-omong, karena Notre Dame ini gereja, masuknya ga pake bayar. Kalau mau menyumbang, tinggal beli lilin seharga 2Euro, hidupkan lalu letakan di tatakan lilin di hadapan patung-patung. Banyak spot-spot untuk beribadah di gereja ini, ga harus ke hall besar, di pinggir kanan-kiri juga bisa.

lilin
lilin

Ini hall besarnya. Langit-langitnya tinggi, yah..

Ini hall besarnya Notre Dame.
Hall besarnya Notre Dame.

Notre Dame ini indah, bukan hanya bangunannya, tapi juga suasana yang melingkupi. *lap aermata

——

Apa yang menarik dari Paris?

Arsitektur dan bahasa. Bangunan di sepanjang jalanan Paris itu cantik-cantik, terawat. Karena bangunannya yang hampir serupa, saya tidak bisa membedakan mana bangunan baru dan mana bangunan lama. Kemanapun mata memandang, indah.

Kalau ada orang paris yang berbicara, entah di MRT atau di pertokoan, saya menegakkan kuping tinggi-tinggi. Senang sekali mendengar mereka ngobrol, enak di telinga. ­čÖé

Aakkk, pingin ke Paris lagi.. :*

——

Ini tulisan ketiga saya tentang jalan-jalan ke Paris.  Tulisan sebelumnya bisa ditengok di link ini, dan link ini.

Note : Perjalanan saya ini terselenggara berkat menangnya saya main game di di fanpage-nya XL Rame. :D

Ragam Gaya & Christmas Market di Avenue des Champs-├ëlys├ęes

Champs de Elysees adalah jalan sepanjang 1,91km di Paris. Kanan-kiri jalan penuh toko, berbagai merk. Ada Adidas, Benetton, the Disney Store, Nike, Zara, H&M, Cartier, Gap, Sephora. Ada juga toko-toko dari brand wah macam Louis Vuitton, Hugo Boss, Lancel, Guerlain, dan Lacoste.

Kemarin, waktu kesana, saya cuma masuk ke toko H&M aja sih. Selain sadar diri, waktu juga terbatas. Masih jam 4 sore langit udah gelap, dingin udah nusuk-nusuk kulit.

Apa yang seru?

Fashion! Pilihan bajunya aneka rupa, jalanan jadi kayak catwalk yang panjaang.. Seneng deh. Sayangnya, karena jari-jari beku, motretnya goyang-goyang. Saya juga ga bisa capture banyak karena semua orang jalan kaki cepat sekali. ­čśÇ

Enjoy!

FRIENDS fashion1

fashion4

fashion9

fashion10

fashion15

COUPLES fashion2

fashion7

fashion11

fashion16

FAMILY fashion17

fashion13

fashion12

WOMEN fashion8

fashion6

GRANNY

without socks!
without socks!

fashion5

fashion3

Sangking seru dan kerennya pemandangan sekitaran jalan ini, ada pasangan yang poto prewedding, lho. ­čśÇ

mesti si kakak kedinginan deh..
mesti si kakak kedinginan deh..

Nah, kalau yang ini wajib ditengok. ­čśÇ

fashion
menuju champs elysees

Ini foto rombongan dua, ada saya, @chicme, @agannyi, @idcaancud, @ipungski,  Raj, dan Irfan. Rombongan lainnya menginap di hotel yang berbeda.

CHRISTMAS MARKET

Pasar Natalnya Champs Elysees ini rame, jualannya macem-macem. Ada minuman seperti coklat, kopi, hot wine. Ada juga cemilan kayak pizza, pasta, kue-kue. Ada boneka, sabun, asesoris.

Ada yang unik di toko boneka. Sebelum boneka dikasi ke yang beli, bonekanya dipanasin dulu di microwave sama yang jual. Supaya anget, mungkin. ­čśÇ

coklat dan macaroon
coklat dan macaroon
buah-buahan
buah-buahan
asesoris
asesoris
aneka sabun
aneka sabun
topi-syal
topi-syal-boneka
aneka teh
aneka teh
aneka keju
aneka keju
di sisi seberang juga ada
di sisi seberang juga ada
suasana.
suasana.

Saya jajan apa?

Ini, kemarin saya jajan kue manis penuh gula rasa blueberry, namanya streusel. Harganya kemarin per piece 2,50 Euro. Enak dimakan hangat-hangat, tapi manisnya itu lho, ga kuat.. ­čśÇ

manis...
manis…

Ngelewatin jalan ini, biar panjangnya ga sampe 2 km, ga cukup sejam. Selain isi tokonya lucu-lucu, yang jalan kaki di sekitarnya juga ganteng-ganteng.

Liat boneka, liat abang ganteng, liat sabun, liat abang ganteng, mau nyeberang jalan, liat abang ganteng. Ini kalo ke Indonesia, si abang-abang itu mesti jadi artis semua, deh. ­čśÇ

Eh, di jalanan ini ga cuma bisa wisata belanja plus wisata abang-abang, tapi bisa juga wisata sejarah. Ada beberapa gedung /monumen yang bisa ditengok,  Arc de Triomphe, Grand Palais, dan  Place de la Concorde.

Arc de Triomphe
Arc de Triomphe
Grand Palais (tampak samping)
Grand Palais (tampak samping
monumen di samping Grand Palais
monumen di samping Grand Palais

Oh iya, karena suasananya natal sekali. Hiasan lampu di jalan ini aduh sungguh cantiknya. Ada lampu-lampu yang ngebentuk boneka salju, bentuk pohon natal, bentuk binatang. Lampunya warna-warni, kalau malam pemandangannya jauh lebih cantik lagi, sih. ­čśÇ

Yuk, ke Paris..

/salam lan-jalan

Ini tulisan ke-dua saya tentang jalan-jalan ke Paris.  Tulisan sebelumnya bisa ditengok di link ini.

Note : Perjalanan saya ini terselenggara berkat menangnya saya main game di┬ádi┬áfanpage-nya XL Rame. ­čśÇ