Taman Pintar Yogyakarta: Wisata Edukatif dengan Biaya Terjangkau

Perjalanan ke Taman Pintar Yogyakarta sebenarnya sudah lewat beberapa bulan lalu. Karena satu dan lain hal, saya baru punya kesempatan untuk menuliskannya hari ini. Sebelum bicara panjang lebar, mari langsung lompat ke kesimpulannya. Intinya, tempat wisata ini layak betul jadi pilihan tempat wisata buat anak-anak. Tiket masuknya juga sangat terjangkau!

Taman Pintar Yogyakarta ini dibagi dalam beberapa area. Ada gedung oval-kotak, ada area kreativitas, planetarium, dan aktivitas permainan semacam wisata bahari. Untuk tiap area dan aktivitas, tiketnya bisa dibeli terpisah. Sistem ini akan menguntungkan buat orang-orang yang ga tertarik masuk ke semua wahana atau buat pengunjung yang waktunya terbatas.

Detil harga tiket Taman Pintar Yogyakarta bisa dilihat pada gambar berikut ini ya. Tiketnya dibedakan antara anak dan dewasa.

Embun dan saya sudah menyediakan waktu kosong seharian untuk main ke sini. Pagi-pagi, bahkan saat pintu-pintu wahana Taman Pintarnya belum buka, kami sudah mengantri di loket. Kami beli hampir semua wahana, kecuali PAUD dan Lalu Lintas yang diperuntukkan untuk usia TK & Pra TK.

Sedangkan untuk aktivitas yang tersedia di Gedung Kotak, antara lain Teater 4D, Dino Adventure, Hand on Science, dan Broadcasting Presenter TV bisa dibeli terpisah, dijual langsung di depan loketnya nanti.

Supaya enak, saya bikin tiap-tiap tempatnya dalam bentuk poin aja ya. Selamat membaca!

PLANETARIUM

Ini jadi tempat favorit kami! Rasanya senang bisa lihat gambar benda langit dan ceritanya. Planetarium pakai proyektor digital untuk memperagakan benda-benda langit. Supaya ada faktor kedekatan emosional, gambar yang ditampilkan adalah suasana langit Yogyakarta pada malam hari.

Kami bisa lihat bulan, bintang, planet, matahari, bahkan hujan meteor! Semua gambar diproyeksikan pada media kubah berbentuk setengah lingkaran. Oh iya tempat duduknya juga sangat nyaman, modelnya sofa yang bisa disesuaikan sandarannya. Durasi tayang yang 30 menit sungguh tak terasa. Rasanya tidak rela waktu pertunjukan harus berakhir.

Tiket Planetarium Taman Pintar Rp22.000 per orang.

MEMBATIK

Ini adalah kali pertama Embun membatik. Awalnya Embun ragu-ragu dan takut salah, tapi lama kelamaan dia cukup menikmati. Jadi urutannya begini: langsung datang ke area membatik, lalu tunjukkan tiketnya ke petugas. Nanti, mereka akan memberi satu lembar kain untuk digambar.

Ini hasil gambarnya Embun. Garis-garis di kain polos ini selanjutnya akan ditimpa dengan malam yang sudah dicairkan lebih dulu. Kompor untuk memanaskan malam (lilin yang digunakan untuk membatik) posisinya hidup terus, jadi pantau terus anak-anak saat sedang menitik kain ya. πŸ™‚

Setelah semua garis dititik dengan malam, langkah selanjutnya adalah mewarnai. Berbeda dengan sistem pewarnaan batik tradisional, area membatik di Taman Pintar menggunakan cairan pewarna. Cairannya bening saja, tapi setelah diaplikasikan ke kain dan dibiarkan sesaat, warnanya akan timbul.

Setelah semua bagian kain diwarnai, kreasi batik tadi dijemur dulu. Setelah kering, semua warna jadi lebih terang. Suka deh!

Tiket Membatik di Taman Pintar Rp13.000 per orang.

MELUKIS KAUS

Saya selalu suka aktivitas/prakarya yang hasilnya bisa dipakai, dan melukis kaus adalah salah satunya. Di lokasi kreasi melukis kaus ini, pengunjung bisa pilih ukuran kaus, tersedia dari S sampai XL. Ukuran XL-nya setara dengan ukuran M dewasa.

Setiap orang akan diberi kursi kecil bersandaran sebagai alas lukis. Melukisnya dengan pensil lebih dulu. Gambarnya bebas, sesuai keinginan. Kalau bingung mau gambar apa, ada beberapa contoh gambar yang dipajang di dinding, silakan ditiru.

Ini gambar yang dibuat Embun. Ada awan, burung, rumput, bunga, dan princess. Dia lagi senang-senangnya gambar princess sekarang, hampir semua coretan ada gambar perempuan pakai tiara. πŸ˜€

Langkah berikutnya adalah mewarnai. Petugas sudah menyiapkan palette yang diisi dengan beberapa warna primer. Jika punya permintaan warna khusus, bisa dibantu juga untuk dibikinkan campurannya.

Dan taraaaa, ini dia hasil mewarnainya Embun. Ada beberapa detail di gambar sebelumnya yang dihilangkan, kebanyakan karena masalah teknis, tertimpa cat dan sulit digambar kembali karena kausnya basah. Sampai sekarang kausnya masih dipakai. Saya suka sekali liat Embun pakai baju itu, rasanya hati hangat. πŸ™‚

Tiket Melukis Kaus di Taman Pintar Rp35.000 per orang.

MELUKIS GERABAH

Aktivitas melukis gerabah ini tidak termasuk proses bikin-bikinnya ya. Petugas sudah menyiapkan beberapa bentuk gerabah kering. Ada bentuk angsa, kura-kura, dan kodok. Mungkin ada juga bentuk lainnya tapi kemarin waktu kami ke sana, pilihannya tinggal tiga bentuk itu saja.

Embun memilih angsa yang punya bolong-bolong di punggungnya. Bolong-bolong ini kata Embun nanti akan dipakai untuk meletakkan alat tulis. πŸ™‚

Setelah memilih bentuk gerabah, tinggal diwarnai saja dengan cat yang sudah disediakan. Setelah selesai, gerabahnya dijemur dulu hingga catnya kering untuk kemudian bisa dibawa pulang.

Tiket Melukis Gerabah di Taman Pintar Rp13.000 per orang.

KREASI GERABAH

Belum puas mewarnai gerabah? Sekalian saja bikin kreasi seru dari bahan bakunya, tanah liat. Bingung mau buat bentuk apa? Bisa minta contoh dari petugasnya, nanti seterusnya baru deh dilanjutkan sendiri.

Kreasi gerabah ini hanya untuk bikinnya saja ya. Gerabah tidak dibakar langsung di lokasi. Setelah selesai membuat bentuk, gerabah hanya dijemur sebentar hingga agak keras dan kering.

Kreasi gerabah ini mudah rusak karena proses pengeringannya tidak sempurna. Sesampainya di rumah, tanah liatnya bisa diberi air secukupnya, diaduk sebentar, lalu bisa dibentuk kembali seperti saat awal. Jemur di terik matahari beberapa jam agar gerabah cukup keras dan tidak mudah pecah.

Tiket Kreasi Gerabah di Taman Pintar Rp10.000 per orang.

WAHANA OVAL – KOTAK

Gedung Oval ini isinya macam-macam, kebanyakan isinya berhubungan dengan science, mulai dari tokoh-tokohnya hingga penemuan mereka.Β Zona Generator Van De Graaf adalah salah satu yang terseru. Anak-anak bisa praktek langsung dengan alat peraga yang menghasilkan menghasilkan listrik statis. Eksperimen ini bisa bikin rambut anak-anak berdiri! Seru deh. πŸ˜€

Lalu ada area yang mengenalkan soal iklim, cuaca, dan simulasi gempa bumi. Ada pula zona yang menerangkan soal tata surya dan kehidupan purba.

Di Gedung Kotak ada banyak zona soal air, teknologi populer, nutrisi, juga zona memorabilia yang isinya barang-barang dan foto milik para Presiden RI. Di sini Embun sempat coba duduk di paku! πŸ˜€

Duduk di paku, tapi tidak sakit!

Seperti yang sudah saya sebut di atas, di Gedung Kotak ini ada area-area yang berbayar lagi kalau ingin masuk,Β antara lain Teater 4D, Dino Adventure, Hand on Science, dan Broadcasting Presenter TV. Kemarin Embun hanya masuk ke area Dino. Di sana, kata Embun, dia diminta naik kereta, sempat kena liur Dino, lalu sempat didekati sama Dinosaurusnya juga! πŸ˜€

Tiket Gedung Oval-Kotak di Taman Pintar Rp12.000 untuk anak dan Rp20.000 untuk dewasa.
Tiket Dino Adventure Rp20.000 untuk anak.

*****

Kami sebenarnya sempat membeli tiket wisata bahari. Tapi di akhir-akhir Embun enggan naik perahu sendirian, jadi dia memutuskan batal naik saja.

Sepanjang main ke Taman Pintar, ada beberapa catatan dari saya yang mungkin akan berguna kalau teman-teman berkunjung nanti:

  1. Sebaiknya datang sejak pagi untuk menghindari antrian yang terlalu panjang.
  2. Kampung Kerajinan sebaiknya dikunjungi di awal agar hasil karya anak-anak sempat dikeringkan. Ambil hasil karyanya saat akan pulang.
  3. Jajanan, termasuk makanan besar tersedia. Lokasinya persis di bawah Gedung Kotak. Harga makanannya terjangkau dan pilihannya juga banyak.
  4. Gunakan pakaian yang nyaman karena ruang berpendingin udara hanya ada di Planetarium dan Gedung Oval-Kotak. Sisanya adalah aktivitas di ruang terbuka.
  5. Pada area luar ruang, toilet umum tersedia di dua tempat, di sebelah kampung kerajinan dan di dekat mushalla.

Ada beberapa alat peraga yang rusak dan tidak terawat di Gedung Oval-Kotak. Kebanyakan sepertinya karena ulah pengunjung. Petugas di gedung hampir tidak ada, dan pengunjung jadi semena-mena.

Apakah kami akan main ke Taman Pintar lagi?
Iya dong… Embun belum puas main di Planetarium. Katanya kalau ke Jogja lagi dia mau masuk Planetarium dua kali! πŸ˜€

/salam wisata anak

5 thoughts on “Taman Pintar Yogyakarta: Wisata Edukatif dengan Biaya Terjangkau”

Leave a Reply to ariefpokto Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *