Aku Cinta, Meski

by | Jan 29, 2013 | 0 comments

Aku cinta, meski rasanya tidak manis macam madu.
Aku cinta, meski pedihnya sembilu kalah dibanding kamu.
Aku cinta, meski kenangan yang ada dulu, sudah ditumpuki debu.

Pojokan itu, tempat aku menaruh cintaku.
Sudut paling kotor di hati.
Jarang dibersihkan.
Terlupa dibersihkan.
Maka ia abadi disana.

Aku cinta, meski getar sudah lama hilang.
Aku cinta, meski belakangan suara tawa jarang mengudara.
Aku cinta, meski tidur kita saling membelakang.

Hati ini, tempat aku menyimpan dirimu.
Tak tahu bagian mana yang ada kamu.
Kubiarkan saja dia di situ.
Selamanya,
bagian itu
untuk kamu.

Aku cinta, meski
kamu
tidak.

——

#30HariMenulisSuratCinta
#Day16

YOU MAY ALSO LIKE

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Archives



Pin It on Pinterest