Embun dan Film Dewasa

by | Apr 13, 2015 | 0 comments

Lagi pingin cerita soal celotehannya Embun, deh. Namanya balita gitu kan biasanya ucapannya selalu dipercaya kebenarannya, yak. Buat apa juga anak kecil boong, kan? Bukan, Si Embun bukan boong, cuma ucapannya dipahami berbeda aja, dan emaknya Embun yang kena getahnya. 😀

Karena anak baru sebijik, saya mayan cukup lah pengawasannya. Si Embun cuma nonton TV di saluran dan waktu yang dibolehin sama emak/bapaknya. Lain itu, nggak. 

Selain film anak-anak, meliputi di dalamnya film kartun, animasi, musikal, acara musik anak-anak, acara khusus anak-anak, dan cerita soal budaya/flora-fauna, semua film/talkshow yang lain kami kategorikan “untuk dewasa”.

Jadi, misalnya nih pas lagi cari siaran di TV dan ketemu sinetron, anak bayi ini akan bilang : “Bukan, ini bukan film Embun. Ini film dewasa”.

Saya, bapaknya, dan anaknya cukup jelas dengan kategori film dan belum pernah ada masalah apa-apa,

sampai….

kami pulang kampung jenguk neneknya. 😀

Si Embun ini luar biasa kangen sama neneknya. Kemana neneknya pergi diikutin, trus dia cerita ini-itu, sampe neneknya bosen kali, yah. Hahha.

Lalu, suatu sore terjadilah. Saya lagi kerjain sesuatu di dalam rumah, bapaknya Embun lagi pergi entah kemana, Si Embun lagi di depan rumah, ikut ngerumpi bareng nenek, tante, dan ibu-ibu penghuni kontrakan neneknya.

Tiba-tiba dia cerita :

Embun :
Tante tau ga, di laptop buma ada pilem dewasa. Itu, orangnya buka bajunya, buka celananya, terus joged-joged. 
Iya, beneran. Embun pernah liat. Embun aja bisa.

Omong-omong, waktu kejadian saya ga tau, ini saya taunya diceritain sama tantenya embun (kakak saya).

Besoknya si kakak heboh cerita. Saya juga bingung kenapa dia ceritanya ada delay, ga langsung nyeritain hari itu juga.

Trus si kakak ngomong, sambil pasang tampang penuh pengertian :
“Ti, kalau nyimpen film ati-ati kenapa? Itu si Embun kemaren cerita nonton film dewasa, ada yang buka baju, buka celana. Di laptop buma katanya.” 

Lha ya saya bengong beneran. Liat-liatan sama bapaknya Embun, trus ketawa berdua.

Faktanya adalah, sejak punya anak, segala-segala di laptop/handphone/tablet itu steril, apapun ga ada. Kalaupun dia yutuban pasti saya/bapaknya ngedampingin. Segala yang porno-porno gitu ga ada di rumah, uhm kecuali novel macam herlekuin sih ada ya. TAPI DIA KAN BELUM BISA BACA! 😛

Trus saya jawab :
“Oh, itu kemaren gw ada download video joged hip-hop kak, si penarinya bajunya kebuka memang, atasannya yukensi, bawahnya hotpen gitu. Mungkin itu yang dia ceritain.”

Trus kakak saya ngotot :
“Bukan! Orang kata dia buka baju, buka celana. “

Trus saya menyerah. Ya sudahlah. Percuma juga diceritain, ini kayanya yang mengerti maksud bahasa “dewasa” nya si embun kayanya cuma embun, saya, dan bapaknya, deh. Orang lain langsung aja mengaitkan dewasa dengan pengalaman pribadi. Hih!

/salam film dewasa

 

YOU MAY ALSO LIKE

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Archives

Pin It on Pinterest