#JuliNgeblog Cerita Parenting

Hore-Hore di Gymboree

Sebenarnya anak kecil itu mestinya disekolahin atau ga, ya?

Pertanyaan di atas itu bolak-balik saya tanyakan ke diri saya sendiri, sering. Jawabannya belum pasti juga sampai sekarang, kadang saya berpikir “buat apa dia sekolah, toh di rumah juga saya bisa stimulasi kemampuannya”, lain hari saya berpikir “anak bayi ini memang mestinya disekolahkan saja, supaya dia tidak ketinggalan dari teman-teman sebayanya”.

Soal sekolah tidak sekolah ini jadi penting karena makin kesini persaingan sudah semakin dini. Kalau jaman dulu kita berebut universitas, anak-anak sekarang udah mulai berebut bangku sekolah dasar!

Hari Minggu kemarin saya diundang Great Eastern Indonesia @GreatEastern_ID, untuk hore-hore bareng anak di Gymboree Kemang. Ga cuma hore-hore, orangtua juga dikasi kesempatan buat belajar soal parenting bareng Ibu Linda, ownernya Gymboree @gymboree_ind.

Ibu Linda bilang, yang paling penting buat anak itu bukan sekolah atau tidak sekolah, tapi bagaimana kita menanamkan memori yang menyenangkan di otaknya.

“Jangan pernah menekan anak, karena tujuan pembelajaran adalah mengeluarkan karakter si anak. Kalau tertekan, si anak akan menjadi anak buatan orangtuanya, tidak menjadi dirinya sendiri”

Bangun karakter gimana caranya? Bisa pake banyak cara, contohnya main, olahraga, nyanyi, atau joged!

belajar sesuai usia dan minat

belajar sesuai usia dan minat

Intinya sih, belajar itu boleh dan baik, tapi jangan dipaksa-paksa. Cari cara belajar yang menyenangkan buat anak dan orangtua. Misal mau belajar bunyi-bunyian, bisa ambil aja peralatan rumah tangga yang berbeda-beda, terus suruh anaknya pukul pakai sendok kayu. Setiap kali memukul, si anak akan belajar kalau tiap benda akan menimbulkan bunyi yang berbeda. Seru, kan? 😀

Terus, terus, belajar itu bisa di mana aja, ga mesti di ruang kelas tertutup. Jalan bareng orangtua ke pasar, misalnya, bisa sekalian belajar nama dan bentuk buah-buahan.

Ya gitu sih, ya. Orangtua mesti kreatif aja. Semua benda di sekitar bisa dipakai untuk belajar atau main. Terus komunikasi aja sama si anak supaya pemahamannya bertambah terus.

Embun seneng banget ketemu mainan segambreng. :D

Embun seneng banget ketemu mainan segambreng. 😀

Terus, terus, anaknya mau disekolahin ga, Re?

*brb, mau mikir lagi*

😀

/salam emak-emak

Previous Post Next Post

You may also like

4 Comments

  • Reply Billy Koesoemadinata

    setuju banget sama ini –> Ibu Linda bilang, yang paling penting buat anak itu bukan sekolah atau tidak sekolah, tapi bagaimana kita menanamkan memori yang menyenangkan di otaknya.

    yang terpenting adalah encouraging the child, supaya mereka lebih bersemangat dan percaya diri dengan berbagai kenangan menyenangkan di pikirannya. 🙂

    July 3, 2013 at 12:29
    • Reply Rere @atemalem

      Jadi gimana ini, Bil.
      Sekolah di mana anak kita? Hehehhe

      July 4, 2013 at 22:32
  • Reply Chic

    Vio dulu sekolah di Gymboree supaya mau ngomong! 😆

    July 11, 2013 at 11:18
    • Reply Rere @atemalem

      Sekarang ga perlu diajarin ngomong lagi. Udah berisik sangat, ya.. :)))

      July 11, 2013 at 21:14

    Leave a Reply