Main ke Hutan Kota Malabar, Yuk!

by | Dec 9, 2017 | 24 comments

Kalau ngomong soal Malang, dulu yang terbayang di otak saya biasanya bakso malang yang ginuk-ginuk disiram kuah panas atau apel dan segala produk turunannya.  Sekarang, kalau ngomongin Malang, isi kepala saya tambah satu, Hutan Kota Malabar!

Hutan kota yang rindang ini ada di wilayah Kelurahan Oro-oro Dowo Kecamatan Klojen. Di jalan menuju hutan kota saya lihat banyak sekali rumah-rumah cantik dengan arsitektur tempo dulu, mirip-miriplah dengan perumahan di kawasan Menteng. 🙂

Dari pintu masuk hutan kota,  suasana berbeda langsung terasa. Rasanya enak, adem, ada angin semilir, dan banyak pohon tua yang menaungi kepala dari teriknya matahari.

Luas hutan kotanya hampir 16.178 m2, bentuknya memanjang dengan satu pintu di masing-masing ujungnya. Kalau suka jogging, ada lintasan sepanjang 550 meter yang bisa dipakai untuk lari-lari kecil atau sekadar jalan kaki.  

Hutan kota ini buka setiap hari, mulai jam 6 pagi sampai jam 5 sore. Karena kami ke sana pas hari kerja, tamannya lumayan sepi. Kalau datangnya akhir pekan rame karena jadi tujuan rekreasi keluarga juga.

Hutan kota ini udah lama banget ada, dari zaman Belanda. Dulu, namanya “Kebon Rodjo” atau sering disingkat ”Bon Rodjo”. Saya udah cari-cari, tapi belum nemu sejarah nama Bon Rodjo-nya, penasaran juga euy. Fungsi utama bon rodjo, pada waktu itu adalah sebagai lahan kosong untuk resapan air.

Selain jadi lahan resapan, lahan kosong ini, oleh anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi, sering dipakai jadi tempat bermain bola dan lempar lembing. Sekarang sih udah ga ada lagi, anak-anak main bolanya udah pindah ke gadget, ya.

Tahun demi tahun berlalu cepat, pada tahun 1999/2000 Pemerintah Kota Malang mulai membenahi lokasi dengan menambah pohon penghijauan sekitar 500an bibit. Pohon yang ditanam lumayan beragam, ada bungur, glodokan lokal, glodokan tiang, sono kembang, sengon butho, dan beringin.

Pada 2013 lalu, Pemerintah Kota Malang lewat surat keputusan walikotanya meresmikan lokasi ini sebagai HUTAN KOTA MALABAR. Nama hutan kota yang digunakan merujuk pada nama salah satu jalan tempat hutan kota berada.

Beberapa tahun belakangan, pemerintah makin semangat menghijaukan hutan kota, harapannya hutan ini bisa memenuhi beberapa kebutuhan warga seperti ruang terbuka hijau, fungsi konservasi, resapan air, paru-paru kota, penyeimbang lingkungan perkotaan, plus lokasi rekreasi untuk warga.

Pohon terus ditambah jumlahnya, bukan cuma pemerintah yang menanam tapi juga mahasiswa dan warga. Sekarang, total tanaman dan pohon di hutan kota sudah mencapai angka 1500an.

Pada Juni 2015, PT Otsuka Indah Amerta, perusahaan yang memproduksi minuman isotonik Pocari Sweat, Ionessence, dan makanan ringan SoyJoy, mengambil bagian untuk revitalisasi hutan kota ini. Otsuka merapikan drainase dan resapan air, mempercantik lokasi untuk fungsi sosial (rekreasi), dan ada penamaan tumbuhan untuk fungsi edukasi juga.

Perbaikan jalan setapak jadi salah satu pekerjaan dalam program revitalisasi. Jalan setapak yang sempat hancur diperbaiki dengan paving block. Kenapa tidak dibeton? Katanya sih memang sengaja agar fungsi resapan air tidak terganggu. ^^

Buat anak-anak zaman sekarang yang suka jalan-jalan, bolehlah mampir ke Hutan Kota Malabar ini. Banyak bangku-bangku nyaman yang bisa dipakai buat kongkow cantik. Pohon-pohon tinggi menjulang bisa dipakai buat background foto ala-ala buat Instagram, plus yang terpenting lokasinya adem, jadi betah buat pepotoan yang lama.

Hutan kota ini gratis! Kalau kakak-kakak main ke sana, tinggal menikmati saja dan yang pasti harus jaga kebersihannya. Ada banyak tempat sampah di jalur paving block, tinggal masukin aja ke sana sesuai dengan jenis sampahnya. ^^

Selamat main-main ke Hutan Kota Malabar!

/salam hutan

YOU MAY ALSO LIKE

24 Comments

  1. Gara

    Wah, bagus juga ya. Ada petunjuk yang jelas untuk trek jogingnya. Pasti jadi favorit para penikmat olahraga di akhir pekan. Berbagai macam tanaman juga jadi ajang pembelajaran bagi anak-anak guna mengenal tumbuh-tumbuhan. Eh, tidak cuma anak-anak yang bisa belajar. Semua orang bisa. Salut juga dengan Otsuka Inc. yang sudah membantu hutan kota ini agar tampak lebih baik. Hubungan perusahaan dengan masyarakat memang tidak sekadar hubungan pemberi kerja-tenaga kerja, tapi tentu saja, masih banyak kontribusi yang bisa dilakukan masing-masing pihak secara timbal balik. Hehe.

    Reply
  2. Liswanti

    Lihatnya adem dan sejuk ya mba

    Reply
  3. dewi puspa

    Dulu suka maen ke sini sama teman buat latihan olah raga. Dekat dari rumah jika nerabas lewat sungai Brantas.

    Reply
  4. Agung Han

    Smoga, kapan2 bisa ke Malabar amin

    Reply
  5. Kania Safitri

    Asri ya hutannya semoga terus ada hutan ini dan terpelihara dengan baik. Semoga nanti aku juga main kesana ya…

    Reply
  6. Marga

    Adem banget nih kayaknya yaa. Jadi pengen ke sana juga 😆

    Reply
  7. Jun Joe Winanto

    Waaaahhh… ini nih yang perlu dijabanin. Pastine suueeeejuuk rek!

    Reply
  8. Dede Ariyanto

    Wih, padahal di kota yah. Tapi berasa kayak di hutan beneran. Kapan-kapan mau ke sini juga ah buat footage video kayaknya cakep banget yah. Makasih mbak Rere infonya. Mantap! 😎👍

    Reply
  9. unggulcenter

    Ada tempat ngopi2 ngga kayak tahura di bandung?

    Reply
  10. roosma_dewi@yahoo.com

    Subhanallah keren bingits Mbak’e. Di Bandung ada mirip Mbak tapi masuk harus bayar karcisnya sekitar Rp 15.000,-
    Namanya Hutan Raya Ir. H. Juanda atau dikenal dengan Tahura.

    Reply
  11. rwindhu

    Asri dan adem. Gratis pula tambahan sehat kalau berkunjung ke hutan Malabar ini. Kesinilah aku kalau pas ke Malang nanti.

    Reply
  12. Andri Mastiyanto

    Wah jadi tau, ada hutan kota malabar. Hijau royo-royo

    Reply
  13. Hanni Handayani

    asyik bener joging dipagi hari hari di hutan kota ini, kebayang dong segarnya suasana hutan bikin semangat untuk berlari

    Reply
  14. Atisatya Arifin

    Wooow bagus banget! Hutan kota-nya terjaga dengan baik ya karena kelihatan rapi dan bersih. Pastinya olahraga di sini jadi makin semangat juga. Badan sehat sambil menikmati segarnya udara pagi dan pepohonan.

    Reply
  15. Anesa Nisa

    Waduuuh pada ke malang. Fotonya tsakeeeuup Kak Re yang di pohon bambuuu. Hutan kotanya ademm kak. Di Jakarta, aku belum tau ada hutan kota apa gak. Malau di BSD si aku tau.

    Reply
  16. Kurnia amelia

    Aku lebih suka pegunungan sama hutan daripada mall hehe…bisa refresh otak yang udah mumet soale #kodepengenpiknik 😂

    Reply
  17. zata

    suegerrr liatnyaaa… keren ya hutan kota Malabar ini, kapan2 wajib mampir ke sana, nih..

    Reply
  18. Andiyani Achmad

    Seruunyaa… Aku sama sekali belum pernah ke kota Malabar.. Setiap baca tulisan mba selalu dpt hal baru yg refreshing

    Reply
  19. Luana Yunaneva

    baru tau kalo ternyata malabar jadi nama hutan
    ga cuma nama kereta api
    next time ke sana deh pas ke malang
    biar bikin mata adem liat ijo2 hihihi

    Reply
  20. Siti mudrikah

    Malabar aku ingat nama kereta api dr bandung. Eh ini pohonnya beragam banget ya, sejuk banget liatnya.

    Reply
  21. nur annisa hamid

    jadi pengen ke kota Malang karena banyak obyek wisata menarik apalagi hutan kota Makasar yang asri dan gratis 🙂

    Reply
    • nur annisa hamid

      sory malabar maksudnya hehehe 😀

      Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Archives

Pin It on Pinterest