RINDU

Memamah Rindu

sunset

Tak perlu mesin untuk membayangkan ragamu terbentuk dalam otak. Kau terwujud, sempurna, lengkap dengan kacamata kecil yang tersangkut dengan canggung di batang hidung. Sesekali aku mampu membayangkan mulutmu dan kalimat sinis yang mudah sekali meluncur dari sana. Aku menyukai setiap katanya. 

Mencintaimu bisa kulakukan bahkan tanpa bertukar sapa. Perjuangan berbulan untuk melupakan, -berusaha tidak jadi orang pertama yang mengirimkan pesan, bahkan sekedar ‘hai‘-, mutlak sia-sia. Seperti sulur sirih yang cepat sekali tumbuh memenuhi dinding rumah, cinta meliputiku, hanya menyisakan seberkas sinar kecil di sela-selanya, untuk bernapas, dan mencegah diri tenggelam lebih dalam.

Mungkin kau akan menampilkan senyum kemenangan jika tau ada rona yang timbul ketika namamu tidak sengaja terbaca di satu tempat, tak memandang waktu, hingga kadang mencelakakan. Terlalu kuat, sampai pada beberapa waktu, aku perlu bersandar untuk bertahan. Perlu bantuan untuk kembali muncul ke permukaan.

Cinta bekerja dengan cara yang misterius. Mirip kaktus yang keras kepala tumbuh di tanah tandus. Meniru mercusuar di tengah laut, tak gentar meski didera ombak tanpa putus. Terlalu kuat untuk diredam, terlalu indah untuk diabaikan, terlalu sakit untuk dilupakan.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, tanpa kekhawatiran, tanpa luka. Sayangnya cara itu tidak tersedia. Baik sekarang, nanti, mungkin selamanya.

 

/ode rindu nomor seratus sekian.

Previous Post Next Post

You may also like

10 Comments

  • Reply Swastika SN

    Rindu Rere!

    January 3, 2017 at 20:54
    • Reply rere

      Rindu balik!

      January 3, 2017 at 21:35
  • Reply Simbok

    Uhuk!

    #runrunsmall

    January 3, 2017 at 21:02
    • Reply rere

      Tambahin pacenya, mbok!
      #eh

      January 3, 2017 at 21:36
  • Reply Rry rivano

    Persis!!

    January 3, 2017 at 21:20
    • Reply rere

      *jejerin Urry, 😀

      January 3, 2017 at 21:37
  • Reply justitia

    Aduh..:’)

    January 3, 2017 at 21:26
    • Reply rere

      *kasi senyum paling manis

      January 3, 2017 at 21:37
  • Reply cumilebay

    Cinta mmg misterius ngak bisa di tebak

    January 4, 2017 at 12:57
    • Reply rere

      Kamu curhat banget, kak?

      January 4, 2017 at 15:25

    Leave a Reply