Event

Pahlawan Pelapak Menuju MEA

Adakah yang suka belanja online? Saya orang yang cukup setia belanja online. Apa-apa belinya online, mulai dari sempak, AC, kosmetik, sampai kebutuhan bulanan macam beras dan minyak makan dibeli lewat online.

Saya biasanya jadi belanja online karena beberapa pertimbangan, seperti ga punya waktu buat ke luar, dapet harga yang lebih murah, dan akibat windows shopping yang kebablasan. 😀

Saya mencintai teknologi yang namanya internet. Kamu juga, kaaan? Internet ini jasanya banyak betul, terpujilah penciptanya. Karena internet, saya ketemu pedagang dari Surabaya dan Jogja yang barang jualannya lebih murah ketimbang pelapak di Jakarta. Takbir!

Tapi, tapi ga semua pelapak kenal dan mau jualan di internet, lho. Bisa jadi mereka jualannya udah cukup rame di daerahnya sana dan ga ngerasa perlu melebarkan warung. Bisa jadi juga mereka ga ngerti apa gunanya internet, mikir internet bakal ngabisin waktu, dan mikir internet susah dipelajari. Banyak lah alasannya, dan tiap pelapak bisa jadi punya alasan yang beda-beda.

Nah, buat pedagang yang belum “go online”, Badan Ekonomi Kreatif punya program keren. Mereka akan dihubungkan dan difasilitasi oleh Badan Ekonomi Kreatif untuk “go online” di Bukalapak.

Achmad Zaky, Founder & CEO Bukalapak bilang kerjasamanya diharapin bisa bikin 100,000 pelaku ekonomi kreatif baru “go online”. Pelapak akan didampingi mulai dari pemasaran online, fasilitasi hak cipta, dukungan finansial, pengembangan talent, dan pembinaan pengembangan produk kreatif.  Kenapa sih mesti ada kerjasama kaya gini? Pak Triawan Munaf-Kepala Badan Ekonomi Kreatif bilang memang kita tuh mesti siap-siap buat ngadepin MEA, banyak caranya, salah satunya dengan go online. 🙂

TriawanMunaf-Kepala	Badan	Ekonomi	 Kreatif dan Achmad Zaky-CEO dan Founder Bukalapak

Triawan Munaf-Kepala Badan Ekonomi Kreatif dan Achmad Zaky-CEO dan Founder Bukalapak

Masyarakat Ekonomi ASEAN alias MEA itu makhluk apaaaa?
Soal MEA di bawah ini saya salin dari tulisan di bbc, semoga menjelaskan. 🙂

Apa itu Masyarakat Ekonomi Asean?

Lebih dari satu dekade lalu, para pemimpin Asean sepakat membentuk sebuah pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara pada akhir 2015 mendatang.

Ini dilakukan agar daya saing Asean meningkat serta bisa menyaingi Cina dan India untuk menarik investasi asing. Penanaman modal asing di wilayah ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.

Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat.

Apa keuntungan MEA bagi negara-negara Asia Tenggara?

Riset terbaru dari Organisasi Perburuhan Dunia atau ILO menyebutkan pembukaan pasar tenaga kerja mendatangkan manfaat yang besar.

Selain dapat menciptakan jutaan lapangan kerja baru, skema ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan 600 juta orang yang hidup di Asia Tenggara.

Pada 2015 mendatang, ILO merinci bahwa permintaan tenaga kerja profesional akan naik 41% atau sekitar 14 juta.

Sementara permintaan akan tenaga kerja kelas menengah akan naik 22% atau 38 juta, sementara tenaga kerja level rendah meningkat 24% atau 12 juta.

Jadi yaaa, kesempatan kita untuk dapet kerjaan memang besar, kita bisa kerja di mana aja, bebas, sesuai dengan keahlian. Tapi iya, karena terbukanya ruang untuk kerjasama/kerja, saingan bakalan semakin besar. Supaya ga tenggelam di antara arus tenaga kerja asing caranya bisa dengan meningkatkan keahlian sesuai kebutuhan pasar.

Pahlawan Pelapak tingkatannya udah beda. Mereka ga lagi berharap lapangan kerja, tapi bikin lapangan kerja. PR-nya mereka cukup berat, karena saingannya yang tadinya “cuma” se-endonesah bakalan jadi “se-asean”. Buat ngadepin itu pastinya butuh dukungan pemerintah dong, misalnya dengan kerjasama Bekraf dan Bukalapak tadiii.. Semoga programnya sukses ya bapak-bapak.. ^^

Eniwei, abis acara, saya dan beberapa temen sempet muter-muter kantor Bukalapak, kantornya lucu, ada quote-quote di sekitaran dinding, trus banyak pojok buat potoan! Horee.. ^^

quote 5interior quote 3 quote 2 quote 1

Ada hiasan sangkar burung di atapnya! Ini kalo lagi bosen kerja pasti asik betul pandang-pandang langit. 😀

birdcage1

Ini ruang musik di Kantor Bukalapak. Eh, bukan cuma ruang musik dink, ini juga ruang santai-santai buat karyawan yang pingin karokean ato nonton x-box. Asik betuull..

ruang musik 2 ruang musik 3

Anak band wannabe!ruang musik 4

Terimakasih undangannya Bukalapak! Kantornya cantik, makanannya enak, trus bisa poto-poto lucu juga. Ditunggu undangan seru-seru lainnya, ya.. 🙂birdcage ruang musik

/salam jajan online!

Previous Post Next Post

You may also like

4 Comments

  • Reply Main-main Tapi Serius Ke Kantor Buka Lapak | Senja Moktika

    […] pada 12 April 2016 kemarin. Dengan perasaan gembira karena akan segera bertemu dengan Kak Vira dan Rere–geng kesayangan dari trip #PesonaSingkawang yang lalu, saya pun berangkat pukul 7.30 pagi […]

    April 20, 2016 at 00:56
  • Reply Evi

    Dalam era MEA pasar makin besar dan persaingan juga makin sengit. Semoga Buka Lapak bisa membantu UKM Indonesia mengahadapi kedua masalah ini

    April 20, 2016 at 21:11
  • Reply Alwib

    Tapi persaingan bisnis online sekarang lumayan sengit juga ya, buktinya apa yg terjadi dg Lazada. Mudah2an bukalapak tetap eksis membantu para UKM go online 🙂

    April 21, 2016 at 18:42
  • Reply Main-main Tapi Serius di Kantor Bukalapak – The Journale

    […] pada 12 April 2016 kemarin. Dengan perasaan gembira karena akan segera bertemu dengan Kak Vira dan Rere–geng kesayangan dari trip #PesonaSingkawang yang lalu, saya pun berangkat pukul 7.30 pagi […]

    December 27, 2016 at 13:34
  • Leave a Reply