Review: Embun dan Milo Champions Band

quotes

Entah mesti bersyukur atau galau soal anak yang aktifnya ampun-ampunan. Dari bangun tidur sampe tidur lagi, kerjaannya main melulu. Pernah saya bangun kesiangan, pintu udah kebuka, ternyata dia lagi party main masak-masakan di teras, sama temen-temennya.

Bukannya ga boleh main, ya. Boleh banget malah, saya lebih senang liat dia main-main ketimbang diam bengong di depan tipi. Kelihatannya lebih anak-anak. Tapi, ya ga seharian juga, dong! ūüôĀ Continue reading Review: Embun dan Milo Champions Band

Buat Apa Susah Lari di Maybank Bali Marathon 2016?

Namanya hidup, jalannya suka ngejutin. Kadang yang udah direncanain baik-baik, dibayangin bakal seru, yakin usaha sampai, eh belakangan ga jadi. Ada yang dadakan, ga tau gimana nanti caranya, malah kejadian.

Ikutan Maybank Bali Marathon 2016 itu salah satu hal yang ga pernah dibayangin sebelumnya. Apa-apaan lari, naek tangga penyeberangan aja bawaannya pingin ngamuk sama arsiteknya, kok. Gile, ini tangganya tinggi amat, anak tangganya banyak amat, pan nyusahin!

racepack Continue reading Buat Apa Susah Lari di Maybank Bali Marathon 2016?

Review: Harris Denpasar, Hotel Nyaman di Pusat Kota

Kalau ke liburan ke hotel, saya ga banyak mau kok. Saya cuma cari yang kasurnya empuk, bantalnya banyak, airnya lancar, sama makanannya enak.

HARRIS & POP! Hotels Cokroaminoto melampaui keinginan saya. Mereka kasi banyak, paket lengkap dengan harga yang terjangkau.

harris-hotel Continue reading Review: Harris Denpasar, Hotel Nyaman di Pusat Kota

Amaragita, Batik Rasa Muda

Batik sudah lama berubah. Jika dulu kain bermotif cantik ini punya kesan tua dan resmi, sekarang tidak lagi. Batik tidak hanya muncul di acara-acara semacam kondangan nikah dan pelantikan pejabat, sekadar nyore ke mal atau jalan-jalan keliling taman bareng pasangan juga boleh pakai batik.

#batik #kawung #sateencotton #amaragita #nyc #fashionblogger

A photo posted by Faramita Dewi (@miitafarid) on

Continue reading Amaragita, Batik Rasa Muda

Tari Kecak dan Mahakarya Pulau Dewata

Bali itu semacam destinasi impian untuk semua orang. Wisatawan lokal, wisatawan mancanegara, maupun wisatawan setengah-setengah memadati Bali. Keperluannya aneka ragam, liburan, bisnis, atau mencari cinta ala-ala Julia Roberts dan “Eat, Pray, Love”-nya.

Minggu lalu, saya dan beberapa teman mengunjungi Bali dalam keperluan yang berbeda, menelusuri jejak mahakarya yang terbangun dari ratusan tahun tradisi, menelusuri Bali dengan cara yang berbeda, bukan pantai, pub, atau cafe cantik.

74df9d69-1998-4d44-af9d-332b29e8319a Continue reading Tari Kecak dan Mahakarya Pulau Dewata